Pemprov DKI Jakarta Meluncurkan Sebuah Digitalisasi Pengelolaan Sampah Melalui Scan QR Code

  • Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan meluncurkan pengelolaan sampah digital dengan menggunakan scan QR code.
  • Pemprov DKI Jakarta dalam program ini bekerja sama dengan Kaktus App sebagai bagian dari program digitalisasi pengelolaan sampah.
  • Kolaborasi ini mewujudkan program-program Kaktus sesuai dengan milestone mewujudkan ekosistem hijau dengan pemanfaatan teknologi dalam mengelola sampah di DKI Jakarta.

Pada peringati Hari Bumi lalu, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan meluncurkan pengelolaan sampah digital dengan menggunakan scan QR code. Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengatakan nantinya petugas pengangkut sampah bakal terlacak secara real time. Digitalisasi pengelolaan sampah merupakan sebuah inovasi dan terobosan baru yang menyediakan wadah kolaborasi untuk semua stakeholder.

“Program ini merupakan sebuah inovasi dan terobosan bagaimana kita semua dapat mengelola sampah berbasis teknologi digital secara lebih sistematis sekaligus menyediakan wadah kolaborasi semua stakeholders yang ada,” kata Anies melalui video sambutannya dalam acara kickoff digitalisasi pengelolaan sampah digelar hari ini di M Bloc Space Creative Hall, Jakarta Selatan.

Gubernur Anies juga mengatakan bahwa dengan adanya teknologi digital dalam pengelolaan sampah nantinya dapat memberi pesan kepada semua pihak bahwa sampah adalah tanggung jawab bersama. Anies berharap dengan hadirnya teknologi digital dapat menumbuhkan kesadaran dan kepedulian dalam pengelolaan sampah di Ibu Kota.

Baca Juga:



Pemprov DKI Jakarta dalam program ini bekerja sama dengan Kaktus App sebagai bagian dari program digitalisasi pengelolaan sampah. Pemprov DKI mengundang 101 mitra biokonversi BSF Maggot, 10 asosiasi kolaborator yang menunjukkan transformasi pengelolaan sampah dan booth transportasi green energy.

Founder Kaktus Indonesia Arya Primanda berterimakasih kepada Pemprov DKI Jakarta dan Dinas Lingkungan Hidup, terutama Pemerintah Kota Jakarta Selatan yang mau bertransformasi dan bersedia melibatkan Kaktus sebagai program pengelolaan sampah. 

Kepala DLH DKI Jakarta Asep Kuswanto menyampaikan bahwa melalui digitalisasi pengelolaan sampah ini masyarakat akan mendapatkan banyak sekali manfaat kesehatan dengan lingkungan yang bersih dan ekonomi sirkular karena sampah yang dihasilkan dapat ditukar dengan poin nantinya sehingga adanya pengurangan sampah setiap hari.

“Dengan adanya semangat dan komitmen dari semua pihak dalam kolaborasi Gerakan Jakarta Sadar Sampah ini maka pengelolaan sampah di DKI Jakarta yang lebih baik dapat tercapai,” tutur Asep.

Baca Juga:



Asep menilai peran para pemangku kepentingan Kota Jakarta untuk menyukseskan pengelolaan sampah secara digital demi mewujudkan ekosistem hijau yang berdampak pada sirkuler ekonomi.

“Sangat penting untuk selalu menjaga komitmen dan semangat semua pihak yang terlibat di dalam Kolaborasi Gerakan Jakarta Sadar Sampah dan Baik Untuk Bumi ini sehingga pengelolaan sampah yang baik, terutama pengurangan sampah di Jakarta bisa tercapai sesuai dengan target,” ungkap Asep.

Kolaborasi ini mewujudkan program-program Kaktus sesuai dengan milestone mewujudkan ekosistem hijau dengan pemanfaatan teknologi dalam mengelola sampah di DKI Jakarta.

Editor: Riana Nurhasanah

Referensi:

[1] Anies Luncurkan Kelola Sampah Berbasis Digital: Petugas Terlacak Real Time

[2] Hari Bumi, Anies Luncurkan Pengelolaan Sampah Digital

[3] Anies Luncurkan Kelola Sampah Berbasis Digital, Petugas Real Time

Facebook
WhatsApp
Twitter
LinkedIn
Pinterest

Leave a Reply

Your email address will not be published.