
- Sekolah Energi Berdikari (SEB) adalah program Pertamina untuk mengenalkan energi bersih dan STEM kepada pelajar
- Program ini menghadirkan instalasi PLTS di sekolah untuk mendukung pembelajaran berbasis praktik
- Hingga Mei 2026, SEB sudah hadir di 23 sekolah dan menjangkau lebih dari 10 ribu siswa di Indonesia
Sobat EBT Heroes! Transisi energi bukan cuma soal membangun PLTS, kendaraan listrik, atau energi terbarukan lainnya. Ada satu hal penting yang juga harus disiapkan, yaitu generasi mudanya. Sebab, beberapa tahun ke depan, anak-anak muda hari ini akan jadi orang yang mengambil keputusan, membuat teknologi, bahkan menjalankan industri energi di Indonesia.
Karena itu, Pertamina menghadirkan program Sekolah Energi Berdikari (SEB). Program ini menjadi salah satu cara untuk mengenalkan energi bersih dan teknologi sejak dini kepada pelajar melalui pembelajaran berbasis STEM atau Science, Technology, Engineering, and Mathematics.
Apa Itu Sekolah Energi Berdikari?

Sekolah Energi Berdikari adalah program edukasi dari Pertamina yang menggabungkan pembelajaran STEM dengan praktik energi terbarukan di sekolah. Jadi, siswa bukan hanya belajar teori di kelas, tetapi juga melihat langsung bagaimana energi bersih digunakan.
Lewat program ini, beberapa sekolah mendapat instalasi Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS), baterai penyimpanan energi, hingga fasilitas pembelajaran energi terbarukan. Listrik dari PLTS tersebut kemudian dipakai untuk mendukung kegiatan sekolah, seperti laboratorium, komputer, dan alat praktik lainnya.
Program ini dibuat karena kebutuhan energi di masa depan akan berubah. Energi fosil makin terbatas, sementara kebutuhan listrik terus meningkat.
VP CSR SMEPP Management PT Pertamina, Rudi Ariffianto, mengatakan perubahan menuju energi baru terbarukan memang tidak bisa dihindari.
“Jumlah penduduk akan semakin banyak, fosil semakin sedikit dan semakin kompetitif,” ujarnya, dikutip dari Kompas.
Baca Juga:
- Inovasi Energi Terbarukan: Solusi Cerdas untuk Mengurangi Dampak Perubahan Iklim
- Mengenal SIG UGM, Program Studi GIS Pertama di Indonesia
Kenapa Program Ini Penting?
Saat ini Indonesia masih menghadapi tantangan di bidang pendidikan STEM. Data Bappenas menunjukkan jumlah lulusan bidang STEM di Indonesia masih cukup rendah dibanding beberapa negara lain di Asia Tenggara.
Padahal, bidang seperti teknologi, sains, dan engineering akan sangat dibutuhkan di masa depan, terutama untuk mendukung perkembangan energi bersih dan industri modern.
Karena itu, program seperti SEB menjadi penting. Pelajar mulai dikenalkan dengan isu energi, teknologi, dan lingkungan sejak sekolah. Harapannya, mereka tidak asing lagi dengan transisi energi ketika nanti masuk dunia kerja.
Rudi juga mengatakan bahwa generasi muda nantinya bukan hanya menjadi pengguna energi, tetapi juga bisa menjadi pengambil kebijakan maupun pelaku industri energi.
“20 tahun yang akan datang mereka akan menjadi penentu kebijakan,” katanya.
Sudah Hadir di Puluhan Sekolah

Hingga 2025, program Sekolah Energi Berdikari sudah hadir di 23 sekolah di Indonesia dan akan terus diperluas ke lebih banyak daerah.
Salah satu contohnya ada di SMKN Nusawungu Cilacap. Sekolah ini mendapatkan bantuan PLTS berkapasitas 3.300 watt peak lengkap dengan baterai penyimpanan energi.
Kepala SMKN Nusawungu Cilacap, Sri Windiarti, mengatakan fasilitas tersebut membantu kegiatan praktik siswa dengan sumber listrik yang lebih bersih dan mandiri.
Selain membantu pembelajaran, penggunaan PLTS juga membuat sekolah lebih hemat listrik dan ikut mengurangi emisi karbon.
Vice President Corporate Communication Pertamina, Fadjar Djoko Santoso, mengatakan program ini sudah memberikan dampak kepada lebih dari 10 ribu siswa dan ratusan guru di Indonesia.
“Program ini memberikan dampak signifikan, baik dari sisi pendidikan, lingkungan, maupun efisiensi energi,” ujar Fadjar.
Belajar Energi Bersih dari Sekolah
Program Sekolah Energi Berdikari menunjukkan bahwa edukasi energi bersih bisa dimulai dari lingkungan sekitar, termasuk sekolah. Dengan melihat langsung cara kerja panel surya dan energi terbarukan, siswa jadi lebih mudah memahami pentingnya transisi energi.
Bukan tidak mungkin, dari program seperti ini akan lahir inovator, engineer, atau pemimpin masa depan yang mendorong energi bersih Indonesia semakin berkembang.
#ZONAEBT #EBTHeroes #Sebarterbarukan #Pertamina #Energi
Sumber:
[1] https://www.tempo.co/info-tempo/sekolah-energi-berdikari-pertamina-dorong-edukasi-stem-energi-2077269
[2] https://lestari.kompas.com/read/2026/05/11/171655386/minat-stem-pelajar-naik-90-persen-pt-pertamina-perluas-edukasi-transisi