10 Tips Aman dan Legal Sebelum Pasang Panel Surya di Rumah

Potret panel surya yang dipasang di atap rumah, foto: Atoenergi
  • Pemasangan PLTS atap rumah wajib mengikuti aturan terbaru Permen ESDM Nomor 2 Tahun 2024
  • Calon pengguna panel surya perlu memperhatikan kuota PLN, kapasitas listrik, dan penggunaan instalator bersertifikat
  • PLTS atap dapat menjadi investasi energi jangka panjang jika dirancang sesuai kebutuhan rumah

Sobat EBT Heroes! Penggunaan panel surya atap atau PLTS atap kini semakin diminati masyarakat Indonesia. Selain membantu mengurangi tagihan listrik, penggunaan energi surya juga dianggap lebih ramah lingkungan dan mendukung transisi energi bersih.

Namun, pemasangan panel surya di rumah tidak bisa dilakukan sembarangan. Ada sejumlah aturan teknis, legalitas, hingga aspek keamanan yang perlu dipahami sebelum memasang PLTS atap.

Apalagi, pemerintah telah menerbitkan aturan terbaru melalui Permen ESDM Nomor 2 Tahun 2024 yang mengatur sistem PLTS atap yang terhubung dengan jaringan PLN.

Agar pemasangan berjalan aman dan sesuai aturan, berikut beberapa hal yang perlu diperhatikan sebelum memasang panel surya di rumah.

Potret panel surya yang dipasang di atap rumah, foto: Atoenergi

Baca Juga:



1. Pahami Aturan PLTS Atap yang Berlaku

Sebelum memasang panel surya, penting untuk memahami regulasi terbaru terkait PLTS atap di Indonesia. Saat ini, aturan yang digunakan adalah Permen ESDM Nomor 2 Tahun 2024 yang mulai berlaku sejak 31 Januari 2024.

Aturan ini mengatur mekanisme pemasangan, kapasitas, hingga sistem koneksi PLTS atap dengan jaringan listrik PLN. Dengan memahami regulasinya sejak awal, proses instalasi akan lebih aman dan legal.

2. Pastikan Mengajukan Permohonan ke PLN

PLTS atap yang terhubung ke jaringan listrik rumah wajib mendapatkan persetujuan dari PLN terlebih dahulu. Jadi, pemasangan tidak bisa langsung dilakukan tanpa proses pengajuan resmi.

Saat ini proses pengajuan juga sudah lebih mudah karena dapat dilakukan melalui aplikasi atau layanan digital PLN.

3. Cek Kuota PLTS di Wilayah Rumah

Dalam aturan terbaru, pemasangan PLTS atap menggunakan sistem kuota per wilayah. Artinya, setiap daerah memiliki batas kapasitas tertentu yang bisa dipasang.

Karena itu, penting untuk memastikan kuota di wilayah rumah masih tersedia sebelum membeli perangkat panel surya. Sistem ini menggunakan mekanisme first come first served atau siapa cepat dia dapat.

4. Sesuaikan Kapasitas dengan Kebutuhan Listrik

Sekarang sistem ekspor-impor listrik atau net metering sudah tidak diberlakukan lagi. Jadi, listrik berlebih yang dihasilkan panel surya tidak lagi dihitung sebagai pengurang tagihan listrik.

Karena itu, kapasitas PLTS sebaiknya dirancang sesuai kebutuhan listrik rumah agar energi yang dihasilkan tidak terbuang percuma.

5. Gunakan Instalator Bersertifikat

Pemasangan panel surya termasuk pekerjaan teknis kelistrikan yang membutuhkan standar keamanan tinggi. Karena itu, gunakan jasa instalator atau perusahaan yang sudah memiliki sertifikasi resmi.

Instalator bersertifikat akan membantu memastikan pemasangan panel, inverter, kabel, hingga sistem proteksi berjalan sesuai standar keselamatan.

6. Perhatikan Kondisi Atap Rumah

Tidak semua atap rumah langsung cocok dipasang panel surya. Kondisi atap perlu diperiksa, mulai dari kekuatan struktur, arah paparan matahari, hingga potensi bayangan dari bangunan atau pohon sekitar.

Atap yang terlalu sering tertutup bayangan dapat mengurangi produksi listrik dari panel surya.

7. PLN Akan Mengganti Meteran Listrik

Jika pengajuan PLTS atap disetujui, PLN nantinya akan mengganti meteran listrik lama dengan advanced meter atau meteran digital khusus.

Meteran ini berfungsi untuk memantau penggunaan listrik rumah yang sudah terintegrasi dengan sistem PLTS atap.

8. Jangan Memasang PLTS Secara Ilegal

Jika kuota PLTS di wilayah rumah sudah penuh, pengajuan baru bisa ditolak oleh PLN. Karena itu, jangan memaksakan pemasangan tanpa izin resmi.

Pemasangan ilegal berisiko mendapatkan sanksi administrasi hingga pemutusan sementara aliran listrik oleh PLN.

9. Perhitungkan Biaya dan Masa Balik Modal

Walau harga panel surya semakin terjangkau, pemasangan PLTS tetap membutuhkan investasi awal yang cukup besar.

Karena itu, penting menghitung estimasi penghematan listrik dan masa balik modal atau payback period agar penggunaan PLTS lebih optimal dalam jangka panjang.

10. Pahami Perawatan Panel Surya

Panel surya memang minim perawatan, tetapi tetap perlu dibersihkan dan diperiksa secara berkala agar performanya tetap maksimal.

Debu, daun, atau kotoran yang menumpuk di permukaan panel dapat mengurangi penyerapan sinar matahari dan menurunkan produksi listrik.

PLTS Atap Bisa Jadi Investasi Energi Jangka Panjang

Dengan potensi sinar matahari yang besar di Indonesia, PLTS atap menjadi salah satu solusi energi bersih yang semakin relevan untuk rumah tangga.

Namun sebelum memasang panel surya, penting untuk memahami aturan, kondisi teknis, hingga kebutuhan listrik rumah agar sistem yang dipasang benar-benar efektif dan aman digunakan dalam jangka panjang.

#ZONAEBT #EBTHeroes #Sebarterbarukan #PLTS #PLTSAtap

Sumber:

[1] https://www.netralnews.com/7-hal-penting-sebelum-memasang-plts-di-rumah/bGNLL2YweEpyVWhMVTlodjdkZlk0UT09

Bot
ZEBot Asisten Digital ZonaEBT
Hai Kak!
Aku ZEBot, asisten digital ZonaEBT. Ada yang bisa kubantu hari ini?