10 Cara Hemat Energi dan Peduli Lingkungan Favorit Masyarakat Indonesia

  • 68% masyarakat Indonesia rutin mematikan lampu dan alat elektronik untuk menghemat energi.
  • Jalan kaki, bersepeda, dan menggunakan transportasi umum jadi pilihan populer untuk mengurangi emisi karbon.
  • Gaya hidup ramah lingkungan seperti membawa botol minum sendiri dan urban farming makin diminati publik Indonesia.

Sobat EBT Heroes! Gerakan hemat energi ternyata makin dekat dengan kebiasaan sehari-hari masyarakat Indonesia. Mulai dari mematikan lampu, membawa botol minum sendiri, hingga memilih jalan kaki untuk jarak dekat, semuanya jadi langkah sederhana yang kini banyak dilakukan publik untuk menjaga lingkungan.

Berdasarkan survei Jakpat pada April 2026, mayoritas masyarakat Indonesia mulai menerapkan gaya hidup yang lebih ramah lingkungan. Survei ini melibatkan 1.373 responden yang didominasi Gen Z dan milenial, dengan margin of error di bawah 5%.

Menariknya, sebagian besar kebiasaan tersebut sebenarnya sangat mudah dilakukan dari rumah dan tidak membutuhkan biaya besar. Selain membantu mengurangi emisi karbon, langkah kecil ini juga bisa membuat penggunaan energi jadi lebih efisien.

Baca Juga:



1. Mematikan Lampu dan Elektronik Saat Tidak Digunakan

Sebanyak 68% responden mengaku rutin mematikan lampu dan alat elektronik ketika tidak dipakai. Kebiasaan sederhana ini menjadi aksi hemat energi paling populer di Indonesia.

Selain membantu mengurangi tagihan listrik, langkah ini juga penting untuk menekan konsumsi energi nasional yang masih banyak bergantung pada energi fosil.

2. Membawa Botol Minum dan Wadah Guna Ulang

Sebanyak 51% responden mulai terbiasa menggunakan wadah makan atau botol minum sendiri.

Kebiasaan ini membantu mengurangi sampah plastik sekali pakai yang sulit terurai dan sering mencemari lingkungan.

3. Jalan Kaki atau Bersepeda untuk Jarak Dekat

Setengah responden dalam survei memilih berjalan kaki atau bersepeda saat bepergian jarak dekat.

Selain lebih sehat, kebiasaan ini juga membantu mengurangi emisi kendaraan bermotor dan konsumsi bahan bakar.

4. Membawa Tas Belanja Sendiri

Sebanyak 50% publik Indonesia kini mulai membawa kantong belanja guna ulang ketika berbelanja.

Langkah kecil ini dinilai efektif untuk mengurangi penggunaan plastik sekali pakai yang masih menjadi masalah lingkungan di banyak daerah.

5. Menghemat Penggunaan Air Bersih

Sebanyak 44% responden mulai lebih bijak menggunakan air di rumah.

Mulai dari mematikan keran saat tidak dipakai hingga mengurangi pemborosan air, kebiasaan ini penting karena ketahanan air juga berkaitan erat dengan ketahanan energi dan pangan.

6. Memilih Produk Lokal

Sebanyak 38% masyarakat mulai memilih membeli produk lokal dibanding produk impor.

Selain mendukung ekonomi dalam negeri, produk lokal biasanya memiliki rantai distribusi lebih pendek sehingga jejak karbon dari proses pengiriman bisa ditekan.

7. Tidak Membakar Sampah

Sebanyak 37% responden menghindari kebiasaan membakar sampah rumah tangga.

Pembakaran sampah dapat menghasilkan polusi udara dan emisi berbahaya yang berdampak pada kesehatan maupun lingkungan.

8. Menggunakan Transportasi Umum

Sebanyak 31% masyarakat mulai rutin menggunakan transportasi umum untuk aktivitas harian.

Semakin banyak orang menggunakan transportasi publik, semakin kecil pula emisi karbon dari sektor transportasi.

9. Mengurangi Produk Kemasan Saset

Sebanyak 29% responden mulai mengurangi penggunaan produk dengan kemasan saset sekali pakai.

Langkah ini dilakukan untuk membantu mengurangi timbulan sampah plastik yang sulit didaur ulang.

10. Berkebun di Rumah atau Urban Farming

Sebanyak 27% masyarakat menjadikan berkebun sebagai aktivitas yang mendukung gaya hidup hijau.

Selain membuat lingkungan lebih asri, urban farming juga membantu meningkatkan kualitas udara dan ketahanan pangan rumah tangga.

Gaya Hidup Hijau Makin Jadi Kebiasaan Baru

Hasil survei ini menunjukkan bahwa kesadaran masyarakat terhadap isu lingkungan dan hemat energi terus meningkat. Menariknya, sebagian besar langkah tersebut sebenarnya bisa dimulai dari hal-hal sederhana di rumah.

Jika dilakukan bersama-sama secara konsisten, kebiasaan kecil ini dapat memberi dampak besar bagi pengurangan emisi karbon dan mendukung transisi energi bersih di Indonesia.

#ZONAEBT #EBTHeroes #Sebarterbarukan

Sumber:                                                            

[1] https://insight.jakpat.net/sustainable-living-the-plastic-pivot-responding-to-market-changes/

Bot
ZEBot Asisten Digital ZonaEBT
Hai Kak!
Aku ZEBot, asisten digital ZonaEBT. Ada yang bisa kubantu hari ini?