ZonaEBT Dukung Pekan Iklim Bali 2026, Perkuat Kolaborasi untuk Aksi Iklim Daerah

Foto: Pidato kunci Wakil Ketua MPR RI Eddy Soeparno pada Pekan Iklim 2026 hari kedua Rabu, (13/10/2026), ZonaEBT.
  • ZonaEBT turut menjadi mitra dalam Pekan Iklim Bali 2026 yang berlangsung pada 13–17 Oktober, sebagai bentuk dukungan terhadap kolaborasi lintas sektor untuk memperkuat aksi iklim dan mempercepat transisi menuju energi bersih.
  • Pekan Iklim Bali 2026 menghadirkan sembilan solusi iklim di berbagai wilayah Bali, mulai dari pemanfaatan energi surya, penataan Kawasan Rendah Emisi, pengelolaan sampah berbasis ekonomi sirkular, hingga penguatan ketahanan air.
  • Mengusung tema “Gerakan Iklim Daerah: Memaknai Transisi Berkeadilan untuk Semua”, kegiatan ini mendorong keterlibatan pemerintah, pelaku usaha, lembaga, dan masyarakat untuk mendukung target Bali Net Zero Emission 2045 serta pengembangan ekonomi hijau yang inklusif.

ZonaEBT – ZonaEBT turut menjadi mitra dalam penyelenggaraan Pekan Iklim Bali 2026 yang telah berlangsung pada 13–17 Oktober 2026. Keterlibatan ini menjadi bagian dari dukungan terhadap kolaborasi lintas sektor untuk memperkuat aksi iklim daerah, mendorong pengembangan energi terbarukan, dan mewujudkan transisi berkeadilan.

Mengusung tema “Gerakan Iklim Daerah: Memaknai Transisi Berkeadilan untuk Semua”, Pekan Iklim Bali 2026 menghadirkan berbagai inisiatif untuk merespons perubahan iklim melalui kebijakan, investasi hijau, penerapan teknologi, dan keterlibatan masyarakat. Kawasan Rendah Emisi Sanur menjadi salah satu lokasi utama, sementara kegiatan lainnya tersebar di sejumlah wilayah Bali, termasuk Denpasar, Badung, Gianyar, Klungkung, Buleleng, dan Bangli.

Kegiatan ini diinisiasi oleh Koalisi Bali Emisi Nol Bersih (Bali Net Zero Emission Coalition) dengan melibatkan pemerintah, lembaga, pelaku usaha, komunitas, dan berbagai mitra. Kolaborasi tersebut menjadi ruang untuk mempertemukan pemangku kepentingan sekaligus memperkenalkan solusi iklim yang dapat diterapkan sesuai kebutuhan daerah.

Pekan Iklim Bali 2026 Hadirkan Sembilan Solusi Iklim

Rangkaian Pekan Iklim Bali 2026 terbagi menjadi empat pilar utama, yaitu Forum Kebijakan Publik, Forum Investasi Iklim, Jelajah Inovasi, dan Festival Rakyat. Keempatnya menghubungkan pembahasan kebijakan strategis dengan peluang pendanaan, penerapan solusi di lapangan, serta edukasi publik mengenai perubahan iklim.

Forum Kebijakan Publik menjadi ruang diskusi untuk membahas arah kebijakan dan penguatan aksi iklim daerah. Sementara itu, Forum Investasi Iklim mempertemukan berbagai pihak untuk menjajaki peluang pendanaan bagi proyek-proyek hijau dan inisiatif berkelanjutan.

Penerapan solusi di lapangan diperkenalkan melalui Jelajah Inovasi yang menampilkan sembilan inisiatif di berbagai lokasi di Bali. Solusi tersebut mencakup penataan mobilitas di Kawasan Rendah Emisi Sanur, optimalisasi tempat pengolahan sampah reduce, reuse, recycle (TPS3R) di Sidakarya, pemanfaatan energi surya, pengelolaan air bersih dan sumur imbuhan, hingga pengembangan inisiatif desa net-zero.

Berbagai inisiatif tersebut memperlihatkan bahwa aksi iklim dapat dilakukan melalui pendekatan yang beragam. Pengembangan energi surya mendukung pemanfaatan energi bersih, sedangkan optimalisasi pengolahan sampah dan pengelolaan sumber daya air menjadi bagian dari upaya memperkuat ketahanan lingkungan di tingkat lokal.

Pekan Iklim Bali juga menghadirkan Festival Rakyat sebagai ruang edukasi dan partisipasi publik. Melalui kegiatan ini, masyarakat dan komunitas lokal didorong untuk terlibat dalam upaya menjaga lingkungan serta memahami dampak perubahan iklim terhadap kehidupan sehari-hari.

Baca Juga:



ZonaEBT Dukung Kolaborasi Menuju Bali Net Zero Emission 2045

Sebagai mitra Pekan Iklim Bali 2026, ZonaEBT mendukung upaya memperkuat kolaborasi lintas sektor dalam mendorong aksi iklim dan pengembangan energi terbarukan. Keterlibatan berbagai pihak diperlukan agar inisiatif yang diperkenalkan tidak berhenti pada diskusi, tetapi dapat diterapkan dan dikembangkan sesuai kebutuhan masyarakat.

Transisi energi menjadi salah satu bagian penting dalam upaya mengurangi emisi. Pemanfaatan energi surya, misalnya, dapat menjadi pilihan untuk memperluas penggunaan energi bersih. Namun, penerapannya juga perlu memperhatikan kesiapan sumber daya manusia, kebutuhan masyarakat, serta keberlanjutan pengelolaan fasilitas energi.

Selain itu, prinsip transisi berkeadilan yang diangkat dalam Pekan Iklim Bali menekankan pentingnya memastikan perubahan menuju ekonomi rendah karbon turut mempertimbangkan kebutuhan masyarakat. Pengembangan energi bersih dan solusi lingkungan diharapkan dapat berjalan seiring dengan terbukanya peluang ekonomi hijau yang inklusif.

Melalui dukungan terhadap Pekan Iklim Bali 2026, ZonaEBT menjadi bagian dari upaya mendorong penguatan ekosistem aksi iklim di tingkat daerah. Kolaborasi antara pemerintah, dunia usaha, lembaga, dan masyarakat diharapkan dapat terus berkembang untuk mendukung target Bali Net Zero Emission 2045.

#ZONAEBT #EBTHeroes #Sebarterbarukan

Bot
ZEBot Asisten Digital ZonaEBT
Hai Kak!
Aku ZEBot, asisten digital ZonaEBT. Ada yang bisa kubantu hari ini?