Rubah Persampahan jadi Cuan, Emang bisa?

Persampahan
Persampahan jadi sumber penghasilan, Sumber: Canva.com
  • Masalah persampahan yang semula sangat mendominasi alam sudah mulai berubah sejak adanya kerusuhan modern.
  • Menghasilkan produk yang dapat dijual, sehingga memberikan manfaat ekonomi sambil memperhatikan keberlanjutan lingkungan.
  • Barang yang ditangani dari pabrik ini lebih tangguh. Oleh karena itu, minat pemanfaatan manusia pada produk yang ditangani lini produksi terus meningkat.

Dimana ada manusia, disitu ada sampah. Suatu kalimat yang bisa mendeskripsikan pada masa ini. Manusia dan sampah adalah dua hal yang tak bisa terpisah, hubungan keduanya semakin dekat dan erat, hal ini dikarenakan manusia popular memiliki sifat konsumtif yang terus menerus hingga akhir hidup mereka, dan sampah merupakan sisa residu dari perilaku konsumif tersebut.

Alasan Masalah Persampahan Selalu Ada

Salah satu tempat kedekatan antara manusia dan sampah terlihat sejak pergolakan modern menjelang akhir abad kedelapan belas di Inggris. Kejadian inilah yang menjadi awal mula manusia menciptakan dan mengonsumsi fasilitas industri yang diolah dengan limbah.

Pabrik yang menangani pemborosan berkembang pesat. Produk-produk yang dihasilkan oleh pabrik tersebut juga dijual dengan harga terjangkau karena volume produksinya semakin meningkat. Barang yang ditangani dari pabrik ini lebih tangguh. Oleh karena itu, minat pemanfaatan manusia pada produk yang ditangani lini produksi terus meningkat.

Pemborosan yang semula didominasi oleh sampah alam sudah mulai berubah sejak adanya kerusuhan modern. Mulai dari bahan anorganik, sampah dan simpanan yang dikirim oleh masyarakat. Beraneka ragamnya sampah rupanya sudah menjadi sesuatu yang dibawa sejak lahir. Namun, pernahkah Sobat EBT Heroes merasa bahwa sampah yang kita hasilkan bisa dijadikan barang? Saat ini, sampah tidak dibuang begitu saja.

Kita bisa memanfaatkan limbah untuk menghasilkan produk yang signifikan. Terutama mengingat jumlah sampah yang terus bertambah secara konsisten. Badan Pengawasan Iklim dan Penjaga Hutan mencatat pada tahun 2022 produksi sampah masyarakat akan mencapai 67,8 juta ton. Dengan asumsi dipisahkan, sekitar 270 juta penduduk Indonesia memproduksi 185.753 ton secara konsisten. Setiap orang menghasilkan 0,68 Kg sampah per hari. Peningkatan jumlah sampah seharusnya terlihat pada tahun 2018. Pada tahun itu produksi sampah publik mencapai 64 juta ton.


Baca juga
Sampah Plastik, Daur Ulang atau Ancaman Lingkungan?
Sulap Sampah Jadi Dekorasi, TPS di Bandung Konsep Ramah Lingkungan


Sulap Sampah Auto Cuan

Sampah jadi Uang, Sumber: Canva.com

Melihat banyaknya pemborosan tersebut, tentunya memiliki kesadaran lain sangatlah penting. Dimana kita bisa melihat sebagai sesuatu yang mempunyai nilai jual. Menurut sudut Sobat EBT Heroes ini, hal ini pada dasarnya dapat memicu perubahan di arena publik.

Kehadiran sampah bukan berarti tempat penanganan terakhir (TPA) penuh. Kalau sendiri, dari total TPA yang ada di Indonesia, terdapat sekitar 500 TPA yang hampir seluruhnya menggunakan sistem bongkar muat terbuka. Kerangka kerja ini menyiratkan bahwa sampah pada dasarnya dibuang.

Melihat informasi TPA, peran pemerintah dalam pengawasan sampah patut ditingkatkan lagi. Mengingat bagian otoritas publik dalam menghambur-hamburkan dewan diatur dalam Peraturan No. 18 Tahun 2009. Bahwa semua kalangan harus mengurangi dan menangani masalah persampahan. Penurunan limbah seperti yang diharapkan dalam pedoman ini mencakup upaya untuk membatasi usia limbah, menggunakan kembali limbah, atau berpotensi menggunakan kembali limbah.

Program yang sering dikumandangkan adalah 3R atau Diminish, Reuse, Reuse. Selain langkah besar pemerintah dalam memberikan layanan pengelolaan sampah, kita juga bisa berperan aktif dalam mengawasi sampah mulai dari rumah. Selain tidak membuat TPA semakin penuh dengan sampah, kegiatan menata sampah juga bisa membuat sampah tetap bisa digunakan kembali atau didaur ulang.


Baca juga
Pertamina Berinovasi: PLTS Mengubah Sampah Menjadi Energi
5 Daerah di Indonesia: Denda Bagi yang Membuang Sampah Sembarangan


Cara Supaya Persampahan jadi Sumber Penghasilan

Persampahan jadi cuan, Sumber: Canva.com

Sampah-sampah seperti jenis rosok bisa memiliki nilai jual. Kita juga bisa memanfaatkan adanya bank sampah yang ada di setiap wilayah kita atau para pengepul sampah swasta. Nah gimana sih caranya agar sampah bukan hanya saja sebagai barang yang tak ternilai tapi menjadi cuan tambahan? Ini dia caranya:

1. Daur Ulang

Daur ulang adalah proses mengubah bahan-bahan bekas atau limbah menjadi produk baru yang memiliki nilai guna atau ekonomi. Proses ini melibatkan pengumpulan, pemilahan, pembersihan, dan pengolahan sampah menjadi bahan baku yang dapat digunakan kembali dalam pembuatan produk baru.

Contoh dari proses daur ulang adalah:

  • Kertas: Kertas bekas dapat dikumpulkan, dibersihkan, dan diubah kembali menjadi kertas baru atau produk kertas lainnya seperti karton, kertas hias, atau kertas daur ulang lainnya.
  • Plastik: Plastik bekas dapat didaur ulang menjadi biji plastik yang kemudian dapat digunakan untuk membuat produk plastik baru seperti botol, tas belanja, atau barang-barang lainnya.
  • Logam: Logam seperti aluminium dan besi bisa didaur ulang melalui proses peleburan dan pemurnian untuk dijadikan bahan baku dalam pembuatan produk logam baru.
  • Kaca: Botol dan kaca bekas dapat dilebur kembali menjadi kaca cair yang kemudian dapat dibentuk menjadi produk kaca baru seperti botol atau kaca hias.

2. Membuka Usaha Pengolahan Persampahan

Membuka usaha pengolahan sampah adalah memulai suatu bisnis yang berfokus pada proses pengolahan atau daur ulang sampah menjadi produk yang memiliki nilai jual. Ini bisa dilakukan dengan berbagai cara, tergantung pada jenis sampah yang diolah dan produk akhir yang dihasilkan. Misalnya:

  • Mendirikan Tempat Pengolahan Sampah: Sobat EBT Heroes melakukan proses pemilahan, pencucian, dan pengolahan sampah menjadi bahan yang dapat dijual atau digunakan kembali. Contohnya, Sobat EBT Heroes bisa memproses sampah plastik menjadi biji plastik yang kemudian dijual kepada pabrik pengolah plastik.
  • Membuat Produk dari Sampah: Sobat EBT Heroes bisa mengolah sampah menjadi produk baru yang memiliki nilai jual. Misalnya, membuat kerajinan tangan dari sampah plastik atau kertas dan membuat kompos dari sampah organik.
  • Pengolahan Energi dari Sampah: Sobat EBT Heroes juga bisa membuka usaha yang fokus pada pengolahan sampah menjadi energi, seperti pembangkit listrik dari sampah organik atau produksi biofuel dari limbah biomassa.

3. Mengikuti Program Pemerintah NGO

Beberapa pemerintah atau organisasi non-pemerintah (NGO) memiliki program atau inisiatif untuk mengelola terkait persampahan. Anda bisa bergabung atau mengikuti program-program tersebut untuk mendapatkan pelatihan atau bantuan dalam memulai usaha pengelolaan sampah.

  • Pelatihan: Program tersebut biasanya menyediakan pelatihan tentang teknik-teknik pengelolaan sampah yang baik dan efisien. Ini bisa termasuk cara pengumpulan, pemilahan, pengolahan, dan daur ulang sampah.
  • Bantuan Keuangan: Beberapa program memberikan bantuan keuangan atau dana modal awal bagi peserta yang ingin memulai usaha pengelolaan sampah. Bantuan ini dapat meringankan dalam membeli peralatan atau modal awal lainnya yang diperlukan.
  • Akses ke Sumber Daya: Melalui program tersebut, Anda dapat memperoleh akses ke sumber daya seperti fasilitas pengolahan sampah, tempat pembuangan akhir yang terkelola dengan baik, atau pasar untuk menjual produk-produk daur ulang.
  • Jaringan dan Kolaborasi: Bergabung dengan program pemerintah atau NGO memberikan kesempatan untuk membangun jaringan dengan para pemangku kepentingan terkait, termasuk pelaku usaha lain, komunitas lokal, dan pihak-pihak terkait lainnya.
  • Pengakuan dan Dukungan Legal: Mengikuti program yang didukung pemerintah atau NGO dapat memberikan pengakuan resmi terhadap usaha Anda dalam bidang pengelolaan sampah. Selain itu, Anda juga bisa mendapatkan dukungan legal dalam hal regulasi atau perizinan yang terkait dengan kegiatan usaha tersebut.

Bergabung atau mengikuti program-program ini dapat membantu Anda membangun dan mengembangkan usaha pengelolaan sampah secara lebih efektif dan berkelanjutan.

Siapa nih Sobat EBT Heroes yanag udah mikir cuan-cuan nih? Mari bersama-sama pilah sampah dan jadikan sebagai sumber penghasilan yang auto cuan, cuan dan cuan.

#ZonaEBT #SebarTerbarukan #EBTHeroes

Editor: Nadia Istikomatuz Zulfa

Referensi


[1] 9 Ide Cara Mengolah Sampah Menjadi Uang, Mudah serta Untung!
[2] Dari Sampah jadi Uang
[3] Buang Sampah jadi Uang
[4] Bank Sampah, Ubah Sampah jadi Uang

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

3 Comment