Sulap Sampah Jadi Dekorasi, TPS di Bandung Konsep Ramah Lingkungan

Ramah lingkungan
Layout Tempat Pemungutan Suara (TPS) Kelurahan Nyengseret, Kec. Astanaanyar Kota Bandung Sulap Sampah jadi Dekorasi, Sumber: Liputan6.com
  • Ramah lingkungan adalah jawaban dari pemanfaatan sampah pada dekor TPS, dikarenakan harus kreatif untuk memanfaatkan momentum demokrasi menjadi edukasi.
  • Sulap sampah menjadi dekorasi TPS adalah hal yang harus dipertahankan
  • Dengan mengurangi penggunaan plastik sekali pakai dan mendorong penggunaan bahan-bahan mudah di daur ulang, tempat pemungutan suara dapat membantu mengurangi pencemaran plastik di lingkungan

Menjelang pemilihan umum (Pemilu) 2024 beberapa tempat pemungutan suara (TPS) mulai melakukan konsep tempat dan dekorasi saat pemilu guna memberikan kenyamanan dan ketertiban saat pencoblosan. Tempat pemungutan suara merupakan tempat yang dijadikan sebagai sarana demokrasi pemilihan umum Indonesia di berbagai daerahnya.

Menjawab problem persampahan di Indonesia yang tak kian surut, salah satu TPS di Bandung tepatnya di Kelurahan Nyengseret, Kec. Astanaanyar membuat terobosan berpikir kreatif untuk berinovasi menjadikan tempat TPS memiliki konsep ramah lingkungan yang mengedukasi.

Baca juga



Alasan TPS Harus Ramah Lingkungan

Ramah lingkungan
Tangan seseorang yang memberikan suara di TPS saat pemungutan suara. Sumber: istockphoto.com

Latar belakang TPS adalah penting karena lingkungan yang sehat mendukung kesejahteraan manusia dan keberlanjutan ekosistem. Beberapa alasan mengapa tempat pemungutan suara harus ramah lingkungan termasuk:

  • Pengurangan Limbah
    Dengan menggunakan bahan-bahan yang dapat didaur ulang dalam pembangunan dan pengelolaan tempat pemungutan suara, kita dapat mengurangi jumlah limbah yang dihasilkan oleh proses tersebut.
  • Efisiensi Energi
    Memanfaatkan teknologi hemat energi seperti lampu LED, penggunaan sumber energi terbarukan, dan sistem pemanas dan pendingin yang efisien dapat mengurangi jejak karbon dari tempat pemungutan suara.
  • Konservasi Sumber Daya
    Menggunakan bahan bangunan yang tidak merusak lingkungan membantu dalam konservasi sumber daya alam seperti kayu, air, dan energi.
  • Promosi Kesadaran Lingkungan
    Dengan membuat tempat pemungutan suara, kita juga dapat meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga lingkungan dan mendorong praktik-praktik pemanfaatan limbah di komunitas.
  • Contoh Kepemimpinan
    Pemerintah dan lembaga yang bertanggung jawab atas pemilihan dapat memberikan contoh kepemimpinan dalam menjaga lingkungan dengan memastikan bahwa berjalannya pemilu dimasing-masing daerah tidak merusak area sekitarnya.
  • Kesehatan Masyarakat
    Lingkungan yang bersih dan sehat di sekitar tempat pemungutan suara juga berkontribusi pada kesehatan masyarakat secara keseluruhan.

Dengan memperhatikan aspek-aspek ini dan mengambil langkah-langkah untuk membuat tempat pemungutan suara menjadi lebih ramah lingkungan, kita dapat memastikan bahwa proses demokrasi tidak hanya berlangsung dengan adil dan transparan, tetapi juga secara positif mempengaruhi lingkungan tempat kita tinggal.

Karakteristik TPS Minim Limbah

Tempat pemungutan suara yang ramah lingkungan adalah lokasi atau fasilitas yang dirancang dan dioperasikan dengan memperhatikan dampaknya terhadap alam sekitarnya. Pengertian ini mencakup berbagai aspek, termasuk desain bangunan, penggunaan sumber daya, manajemen limbah, dan kesadaran lingkungan. Ini dia karakteristik TPS yang masuk dalam kategori ramah lingkungan:

  • Desain Bangunan Berkelanjutan
    Tempat pemungutan suara dirancang dengan memperhatikan efisiensi energi, penggunaan bahan bangunan yang ramah lingkungan, dan pemanfaatan sumber energi terbarukan jika memungkinkan.
  • Manajemen Limbah yang Efektif
    Mengimplementasikan program daur ulang dan pengelolaan limbah yang baik untuk mengurangi jumlah limbah yang dihasilkan oleh tempat pemungutan suara. Ini termasuk penggunaan kembali kertas, plastik, dan bahan lainnya yang dapat didaur ulang. Limbah yang sulit terurai seperti plastik akan menjadi limbah pertama dan yang akan terus dimanfaatkannya dikarenakan kateogrinya yang sulit terurai
  • Promosi Transportasi Ramah Lingkungan
    Mendorong pemilih untuk menggunakan transportasi umum, berjalan kaki, atau berkendara dengan sepeda untuk mencapai tempat pemungutan suara, dengan menyediakan fasilitas parkir sepeda dan aksesibilitas yang baik untuk pejalan kaki.
  • Penggunaan Sumber Energi Terbarukan
    Menggunakan energi matahari, angin, atau sumber energi terbarukan lainnya untuk memenuhi kebutuhan listrik tempat pemungutan suara.
  • Pendidikan Lingkungan
    Menyediakan informasi dan pendidikan kepada pemilih tentang pentingnya menjaga lingkungan dan praktik-praktik ramah lingkungan yang dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.
  • Penanaman Vegetasi
    Memasukkan ruang hijau dan penanaman vegetasi di sekitar tempat pemungutan suara untuk meningkatkan kualitas udara, menyerap polusi, dan menciptakan lingkungan yang lebih nyaman bagi pemilih.
  • Kesadaran Lingkungan
    Melibatkan staf dan relawan dalam upaya untuk menjaga kebersihan dan keindahan lingkungan sekitar tempat pemungutan suara serta mendorong kesadaran akan praktik-praktik ramah lingkungan.

Baca juga



Manfaat TPS Ramah Lingkungan

Sumber: Pixabay.com

Selain hal karakteristik, TPS memiliki ragam manfaat terhadap lingkungan dan memberikan sumber energi positif yang menyebar kepada lingkungan sekitarnya. Nah ini dia manfaatnya dengan berkonsep ramah lingkungan:

  1. Konservasi Sumber Daya Alam
    Penggunaan bahan bangunan yang didaur ulangmembantu dalam konservasi sumber daya alam seperti kayu, air, dan energi. Hal ini mengurangi tekanan terhadap lingkungan dan ekosistem yang rentan terhadap eksploitasi berlebihan.
  2. Pengelolaan Limbah yang Efektif
    TPS kerap kali memakan banyak sampah seperti kertas dan plastik. Dengan menerapkan program pengelolaan limbah yang baik, termasuk daur ulang dan pemrosesan limbah yang efisien. Ini mengurangi jumlah limbah yang mencemari lingkungan sekitarnya dan mengurangi dampak negatif terhadap ekosistem.
  3. Peningkatan Kualitas Udara dan Air
    Penanaman vegetasi dan penggunaan teknologi ramah lingkungan membantu meningkatkan kualitas udara dan air di sekitar tempat pemungutan suara. Vegetasi dapat menyerap polusi udara dan menyediakan habitat bagi berbagai spesies, disisi lain dapat mengurangi polusi udara.
  4. Promosi Kesadaran Lingkungan
    Menjadi sumber inspirasi dan pendidikan bagi masyarakat tentang pentingnya menjaga lingkungan. Dengan memberikan contoh yang baik dan menyediakan informasi tentang pemanfaatan limbah sulit didaur ulang.
  5. Pengurangan Sampah Plastik
    Dengan mengurangi penggunaan plastik sekali pakai dan mendorong penggunaan bahan-bahanplastik, tempat pemungutan suara dapat membantu mengurangi pencemaran plastik di lingkungan. Ini mendukung upaya global untuk mengatasi masalah limbah plastik yang semakin meningkat.

Secara keseluruhan, TPS dapat memberikan kontribusi positif terhadap kesehatan dan keberlanjutan lingkungan hidup, serta memberikan contoh yang baik dalam menjaga alam bagi generasi mendatang.

Referensi
[1] Warga Kota Bandung Buat TPS Berkonsep Ramah Lingkungan
[2] Pemilu Ramah Lingkungan Bukan Sekedar Mimpi, Komitmen Bersama Menjadi Kunci untuk Realisasinya
[3] Demi Ramah Lingkungan, KPU Usul Penggunaan E-Rekap di Pemilu
[4] 5 Tips Menjadi Pemilih yang Ramah Lingkungan pada Pemilu 2024

#ZonaEBT #SebarTerbarukan #EBTHeroes

Editor: Nadia Istikomatuz Zulfa

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

4 Comment