Pertamina Berinovasi: PLTS Mengubah Sampah Menjadi Energi

Pertamina Berinovasi: PLTS Mengubah Sampah Menjadi Energi zonaebt.com
  • PLTS mendukung pengelolaan sampah yang lebih efisien di Tempat Pengelolaan Sampah Reduce-Reuse-Recycle (TPS3R) Kedonganan. Energi yang dihasilkan digunakan untuk operasional TPS3R, meningkatkan kualitas pengelolaan sampah.
  • PLTS menggunakan energi surya, sumber energi terbarukan yang tak terbatas, yang tak menghasilkan emisi gas rumah kaca. Ini mendukung upaya mitigasi perubahan iklim.
  • Program ini melibatkan masyarakat lokal dalam pengelolaan sampah, menciptakan lapangan kerja baru, dan meningkatkan pendapatan masyarakat. Sebagai contoh, sampah organik diolah menjadi briket bioarang dan pupuk kompos, sementara sampah anorganik dijual kepada pihak ketiga.

Indonesia memiliki banyak tempat yang sangat indah sehingga menarik perhatian warga asing untuk sekedar melihat keindahannya, salah satunya adalah Desa Adat Kedonganan, Kabupaten Badung, Bali, yang memiliki inovasi mengubah sampah menjadi energi. Desa Kedonganan merupakan desa yang terkenal dengan sektor perikanan dan keindahan pantainya. Namun jumlah sampah di Kedonganan, Bali, cukup signifikan. Pada musim hujan, sampah yang menumpuk di Pantai Kedonganan diperkirakan mencapai 50 ton per hari. Pada saat-saat tertentu jumlahnya bisa mencapai 250 ton dalam sehari dan sampah ini didominasi oleh plastik.

Sampah merupakan masalah yang sangat serius untuk Indonesia, terutama Desa Kedonganan.  Sampah tersebut sudah menyusahkan para nelayan di Kedonganan, selain mengganggu keindahan alam, hal ini juga membuat nelayan kesulitan karena hasil tangkapan berkurang. 

Oleh sebab itu energi dan berkelanjutan menjadi kebutuhan penting di Desa Kedonganan.  PT Pertamina (Persero) merupakan salah satu perusahaan yang bergerak di bidang energi telah melakukan inovasi besar dalam bidang ini. Melalui unit bisnis Depot Pengisian Pesawat Udara (DPPU) Ngurah Rai, Pertamina melakukan inovasi dengan memanfaatkan teknologi Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) untuk mengolah sampah menjadi energi yang bernilai ekonomi di Desa Adat Kedonganan, Kabupaten Badung, Bali.

Mengubah Sampah Menjadi Energi

Ilustrasi Memilah Sampah Organik dan Anorganik. Sumber : antarnews.com

Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) adalah suatu sistem yang digunakan untuk menghasilkan energi listrik dengan memanfaatkan energi surya/panas dari matahari yang diserap oleh panel surya melalui proses fotovoltaik. Energi listrik tersebut dapat langsung digunakan atau disimpan dalam baterai untuk digunakan di kemudian hari

Berikut adalah beberapa manfaat dari PLTS:

  • Menghasilkan Energi Listrik

Manfaat PLTS yang pertama adalah PLTS dapat menyediakan energi listrik yang dibutuhkan dalam kehidupan sehari-hari.

  • Ramah Lingkungan

Selain menghasilkan energi listrik, PLTS sangat ramah lingkungan sehingga ekosistem bumi bisa lebih terjaga.

  • Mengurangi Biaya Penggunaan Listrik Harian

Manfaat lain dari PLTS adalah mengurangi biaya listrik. Dengan menggunakan PLTS, biaya penggunaan listrik harian dapat berkurang.

  • Monitoring Penggunaan Listrik

Manfaat PLTS yang terakhir adalah penggunaan listrik dapat dipantau. Jika penggunaan listrik terpantau, kita bisa tahu berapa banyak energi yang kita pakai dan berapa banyak energi listrik yang kita bayar.

Dalam program Desa Energi Berdikari (DEB), program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) yang memperkuat komitmen perusahaan dalam memberdayakan masyarakat agar akselerasi transisi energi terbarukan merata hingga ke pelosok desa dengan memanfaatkan sumber daya energi lokal. Pertamina melakukan inovasi dengan menggunakan PLTS, mengubah sampah menjadi energi. Jadi, Pertamina membangun PLTS di Tempat Pengelolaan Sampah Reduce-Reuse-Recycle (TPS3R) Kedonganan.  Nantinya PLTS akan mengubah sampah seperti sampah organik menjadi briket bioarang dan pupuk kompos dan sampah anorganik dilakukan pengepresan untuk selanjutnya dijual kepada pihak ketiga. 

Baca Juga



Manfaat Bagi Masyarakat dan Lingkungan

Ilustrasi Pemberdayaan Masyarakat. Sumber : satuharapan.com

Inovasi ini tidak hanya memberikan manfaat ekonomi, tetapi juga memberikan dampak positif bagi lingkungan. Berikut manfaat Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) di Tempat Pengelolaan Sampah Reduce-Reuse-Recycle (TPS3R) Kedonganan:

  • Mendukung Pengelolaan Sampah

Energi yang dihasilkan oleh PLTS digunakan untuk mendukung operasional TPS3R. Ini termasuk proses pengumpulan, pengolahan, dan pembuangan sampah. Dengan energi yang cukup, TPS3R dapat beroperasi dengan lebih efisien dan efektif sehingga meningkatkan kualitas pengelolaan sampah di Kedonganan.

  • Pemanfaatan Energi Terbarukan

PLTS memanfaatkan energi surya, yang merupakan sumber energi terbarukan. Ini berarti bahwa PLTS tidak menghasilkan emisi gas rumah kaca yang dapat menyebabkan perubahan iklim. Selain itu, energi surya adalah sumber energi yang tak terbatas sehingga dapat digunakan secara berkelanjutan.

  • Penghematan Biaya Listrik

Dengan kapasitas 6,54 Watt Peak (Wp) dan 10 Watt Hour (Wh) per tahunnya, PLTS ini dapat menghasilkan sejumlah energi yang cukup untuk memenuhi sebagian besar kebutuhan listrik TPS3R. Ini berarti bahwa TPS3R dapat menghemat biaya listrik yang seharusnya digunakan untuk operasionalnya.

  • Pengurangan Emisi

Dengan menggunakan energi surya, PLTS dapat mengurangi emisi gas rumah kaca yang dihasilkan oleh pembangkit listrik konvensional. Dengan demikian, PLTS berkontribusi pada upaya mitigasi perubahan iklim.

  • Pemberdayaan Masyarakat

Program ini melibatkan masyarakat lokal dalam proses pengelolaan sampah. Misalnya, masyarakat dapat terlibat dalam pengumpulan dan pengolahan sampah. Selain itu, program ini juga dapat menciptakan lapangan kerja baru dan meningkatkan pendapatan masyarakat.

Baca Juga



Kesimpulan

Pertamina Berinovasi: PLTS Mengubah Sampah Menjadi Energi zonaebt.com
Ilustrasi PLTS di Desa Kedonganan, Bali. Sumber : jakarta.tribunnews.com

Pertamina telah melakukan lompatan besar dengan memanfaatkan Teknologi Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) untuk mengubah sampah menjadi sumber energi bernilai ekonomi di Desa Adat Kedonganan, Kabupaten Badung, Bali. Inovasi ini tidak hanya memberikan dampak positif yang luar biasa dalam hal ekonomi dan lingkungan, tetapi juga menopang pengelolaan sampah yang lebih efisien, mengurangi emisi gas rumah kaca, menghemat biaya listrik, serta membantu menciptakan peluang kerja dan pendapatan tambahan bagi masyarakat lokal. Pertamina telah mengukuhkan tekadnya dalam memberdayakan masyarakat dan mempercepat transisi ke energi terbarukan di berbagai desa, dengan memanfaatkan sumber daya energi lokal. Melalui inovasi seperti PLTS, Pertamina berperan penting dalam menciptakan solusi energi bersih dan berkelanjutan untuk masa depan yang lebih cerah.

#zonaebt #sebarterbarukan #ebtheroes

Editor: Rewinur Alifianda Hera Umarul

Referensi:

[1] Sampah Laut yang Menyulitkan Nelayan Kedonganan

[2] Astaga, Sampah Plastik Kiriman di Pantai Kedonganan Capai 250 Ton

[3] Pertamina Gunakan PLTS Olah Sampah di Kedonganan Bali

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

1 Comment