Pasar Intaran Sanur, Hemat Biaya Listrik hingga 35 Persen dengan PLTS

Pasar Intaran, Sanur, Denpasar, foto: ZONAEBT.
  • Pasar Intaran Sanur menjadi salah satu lokasi pemanfaatan energi surya di Desa Adat Intaran, Denpasar.
  • PLTS di Pasar Intaran dimanfaatkan untuk mendukung kebutuhan energi di kawasan pasar tradisional.
  • Pemanfaatan energi surya di Pasar Intaran menjadi bagian dari upaya pengembangan energi terbarukan di Bali.

Sobat EBT Heroes! Perjalanan Melali PLTS ZONAEBT membawa peserta melihat lebih dekat pemanfaatan energi surya yang sudah digunakan dalam kehidupan masyarakat Bali. Salah satu tujuannya adalah Pasar Tradisional Intaran di Sanur, Denpasar.

Di tempat ini, panel surya tidak berdiri sebagai proyek besar, melainkan digunakan untuk kebutuhan yang sederhana dan sehari-hari, seperti menggerakkan pompa air dan menyalakan lampu pasar.

Pasar Intaran menjadi salah satu titik dalam perjalanan Melali PLTS karena pemanfaatan energi suryanya cukup dekat dengan aktivitas masyarakat. Di tengah kesibukan pedagang dan pembeli, panel surya berkapasitas 5,5 kW bekerja membantu kebutuhan operasional pasar.

Baca Juga:



Dari Matahari untuk Air di Pasar Intaran

Pagi di Pasar Intaran tidak hanya dimulai dari aktivitas jual beli. Ada air yang harus tersedia untuk menunjang kegiatan pasar. Pedagang ikan, daging, hingga pedagang kebutuhan upacara memiliki kebutuhan masing-masing, sementara kebersihan pasar juga perlu dijaga setiap hari.

Untuk kebutuhan tersebut, pengelola Pasar Intaran memiliki dua pompa air. Satu pompa menggunakan listrik PLN, sedangkan satu lainnya memanfaatkan listrik dari PLTS.

Panel surya 5,5 kW yang terpasang di pasar juga digunakan untuk penerangan. Ketika matahari cukup terik, energi yang dihasilkan panel dapat membantu mengurangi penggunaan listrik dari jaringan.

Penggunaan PLTS kemudian terasa pada biaya operasional. Dengan kondisi matahari yang mendukung, pemanfaatan energi surya dapat menekan biaya listrik sekitar 30–35 persen.

Sebelum panel dipasang, pengelola pasar terlebih dahulu mengamati kondisi lokasi selama sekitar 7–8 hari. Pengamatan dilakukan untuk mencari titik yang mendapatkan paparan matahari dengan baik sekaligus mempertimbangkan keamanan panel ketika musim hujan.

Bukan Sekadar Panel Surya

Perjalanan Melali PLTS di Pasar Intaran tidak berhenti pada melihat panel yang terpasang di atas bangunan. Di sekitar pasar, aktivitas masyarakat tetap berjalan seperti biasa.

Pedagang ikan dan daging beraktivitas berdampingan dengan pedagang perlengkapan upacara. Jenis dagangan yang berbeda juga menghasilkan jenis sampah yang berbeda. Karena itu, pedagang dikelompokkan berdasarkan barang yang dijual untuk memudahkan pengelolaan kebersihan pasar.

Energi surya menjadi salah satu bagian dari pengelolaan ruang tersebut. Air untuk aktivitas pasar bisa dibantu dari matahari, lampu pasar mendapatkan sumber energi dari PLTS, sementara pengelolaan sampah dilakukan menyesuaikan aktivitas para pedagang.

Pemanfaatan serupa juga ditemui di lingkungan Desa Adat Intaran. PLTS digunakan di sejumlah balai banjar untuk membantu mengurangi penggunaan genset berbahan bakar solar. Kebutuhan ini terutama terasa ketika kegiatan adat dan ritual berlangsung sejak pagi hingga malam.

Energi Surya dalam Kehidupan Desa Adat Intaran

Dari Pasar Intaran, perjalanan Melali PLTS juga memperlihatkan bagaimana energi bersih menjadi bagian dari kehidupan Desa Adat Intaran yang terus berkembang sebagai kawasan wisata Sanur.

Desa Adat Intaran tidak hanya berhadapan dengan aktivitas ekonomi masyarakat, tetapi juga perkembangan pariwisata. Penataan kawasan dilakukan dengan mempertimbangkan kenyamanan warga dan wisatawan. Salah satunya melalui pengurangan area parkir tertentu untuk memberikan ruang yang lebih nyaman bagi pejalan kaki.

Perkembangan kawasan juga tetap berada dalam koridor aturan tata ruang yang mengatur pembangunan destinasi pariwisata, mulai dari ukuran hotel, Koefisien Dasar Bangunan (KDB), ketinggian bangunan, hingga luasan kawasan.

#ZONAEBT #EBTHeroes #Sebarterbarukan

Bot
ZEBot Asisten Digital ZonaEBT
Hai Kak!
Aku ZEBot, asisten digital ZonaEBT. Ada yang bisa kubantu hari ini?