Antara Modernisasi dan Polusi

Modernisasi yang memiliki sisi gelap
Ilustrasi kota dengan polusi. Sumber: freepik.com
  • Modernisasi yang menciptakan kemudahan dan banyak manfaat rupanya memiliki dampak negatif, ialah mampu menghasilkan polusi.
  • Polusi bisa dimaknai sebagai masuknya pencemar ke dalam lingkungan yang menimbulkan kerugian atau ketidaknyamanan bagi manusia dan lingkungan.
  • Polusi dibedakan berdasarkan penyebab dan dampak yang ditimbulkan, seperti polusi udara yang diakibatkan oleh asap pabrik dan mengakibatkan gangguan pernafasan.

Halo, sobat EBT Heroes! Modernisasi merupakan perubahan yang terjadi dari masyarakat tradisional menuju masyarakat industrial. Sebagai masyarakat industrial atau masyarakat yang bergantung pada industrialisme, tentunya sebagian besar produktivitas masyarakat berasal dari perindustrian.

Modernisasi telah membawa perubahan besar pada peradaban manusia dan menjadi tren global sejak abad ke-18. Hal ini tidak hanya mencakup perubahan besar dan transformasi dari politik, ekonomi, masyarakat dan budaya tradisional ke modern, tetapi juga seluruh pembangunan manusia dan lingkungan alam. Hampir semua negara di dunia sedang mengalami modernisasi, baik disadari maupun tidak.

Modernisasi menciptakan kemudahan dan banyak manfaat, baik bagi lingkungan maupun bagi kelangsungan hidup manusia. Namun, di balik kecanggihan dan manfaat tersebut, terdapat hal yang nyatanya mampu menimbulkan hadirnya masalah pelik. Ya! Polusi. Kali ini, kita akan membahas mengenai hal negatif yang dihasilkan oleh modernisasi, yaitu polusi.

Segala sesuatu yang menimbulkan pencemaran, hingga manusia dan lingkungan mengalami kerugian atau ketidaknyamanan disebut sebagai polusi. Polusi sendiri terbagi berdasarkan jenis, penyebab, serta dampak yang dihasilkan. Beberapa jenis polusi ialah polusi udara, polusi air, polusi cahaya, hingga polusi suara. Beberapa hal kecil atau yang kadang tidak dihiraukan, bahkan mampu menjadi penyebab munculnya polusi.

Baca Juga



Polusi Udara

Polusi udara menyerang manusia
Ilustrasi polusi udara. Sumber: freepik.com

1. Penyebab Timbulnya Polusi Udara

Gas-gas tertentu di atmosfer dapat menyebabkan polusi udara. Misalnya, di perkotaan, gas yang disebut ozon merupakan penyebab utama polusi udara. Ozon juga merupakan gas rumah kaca yang dapat berdampak baik dan buruk bagi lingkungan kita. Itu semua tergantung di mana letaknya di atmosfer bumi. Ozon yang berada di atmosfer kita adalah hal yang baik. Ini membantu memblokir energi berbahaya dari Matahari, yang disebut radiasi.

Namun, jika ozon berada dekat dengan permukaan tanah, hal ini dapat berdampak buruk bagi kesehatan kita. Ozon di permukaan tanah tercipta ketika sinar matahari bereaksi dengan bahan kimia tertentu yang berasal dari sumber pembakaran bahan bakar fosil, seperti pabrik atau knalpot mobil. Ketika partikel-partikel di udara bercampur dengan ozon, maka akan tercipta kabut asap. Asap merupakan salah satu jenis polusi udara yang bentuknya seperti kabut berasap dan menyulitkan penglihatan.

2. Dampak yang ditimbulkan oleh Polusi Udara Terhadap Lingkungan

Polusi udara mempengaruhi segala hal. Di antaranya, berdampak pada lingkungan dengan mengurangi jarak pandang dan menghalangi sinar matahari yang menyebabkan hujan asam, serta merusak hutan, satwa liar, dan pertanian.

Satwa liar dapat mengalami dampak kesehatan negatif yang sama akibat polusi udara seperti yang dialami manusia. Kerusakan pada sistem pernapasan adalah dampak yang paling umum terjadi pada hewan, tetapi masalah neurologis dan iritasi kulit juga sering terjadi.

Tanaman akan tumbuh lebih sedikit bila terkena polusi udara jangka panjang. Hal ini dapat merusak struktur yang disebut stomata, yaitu pori-pori kecil di bagian bawah daun yang memungkinkan tanaman untuk “bernapas”. Beberapa jenis tanaman dapat melindungi diri dengan menutup sementara stomata atau menghasilkan antioksidan, tetapi tanaman lainnya sangat sensitif terhadap kerusakan. Selain itu, polusi udara mampu menciptakan terjadinya hujan asam, lubang pada lapisan ozon, bertambahnya jumlah nitrogen ke dalam tanah yang nantinya akan mengganggu keseimbangan spesies dalam ekosistem.

Polusi Air

Polusi air merusak biota laut
Ilustrasi polusi air. Sumber: freepik.com

1. Penyebab Timbulnya Polusi Air

Industri di seluruh dunia merupakan penyumbang utama pencemaran air. Banyak lokasi industri yang menghasilkan limbah dalam bentuk bahan kimia beracun dan polutan, dan meskipun sudah diatur, beberapa lokasi masih belum memiliki sistem pengelolaan limbah yang tepat. Limbah industri dari lahan pertanian, pertambangan, dan pabrik manufaktur dapat terbawa ke sungai, aliran sungai, dan badan air lainnya yang langsung menuju ke laut. Proses pembuangan sampah di laut juga menjadi penyebab timbulnya polusi air.

Selain itu, polusi air juga disebabkan oleh kebocoran dan tumpahan yang seringkali disebabkan oleh operasi pengeboran minyak di lautan atau kapal yang mengangkut minyak. Bahkan, pestisida kimia yang biasa digunakan para petani mampu menimbulkan polusi air. Bagaimana tidak? Jika zat-zat tersebut meresap ke dalam air tanah, maka zat kimia tersebut bercampur dengan air hujan, yang kemudian mengalir ke sungai dan aliran sungai yang disaring ke laut, sehingga menyebabkan pencemaran air lebih lanjut.

2. Dampak yang Ditimbulkan oleh Polusi Air Terhadap Lingkungan

Di bagian bawah rantai makanan terdapat produsen primer, seperti alga dan tumbuhan di air. Mereka mengubah sinar matahari menjadi energi dan berfungsi sebagai makanan bagi herbivora. Ketika polusi air terjadi, hal itu dapat mengganggu pertumbuhan makhluk-makhluk utama tersebut atau bahkan membunuh mereka. Tingkat pH dan oksigen serta suhu akan berubah sehingga sangat sulit bagi organisme akuatik untuk bertahan hidup.

Selain tanaman mati dan mengganggu sumber makanan spesies lain, herbivora yang bergantung pada tanaman juga menderita. Tanpa sumber makanan, mereka mungkin harus bermigrasi ke daerah lain dengan harapan mendapatkan makanan, atau mereka mungkin harus berjuang untuk bertahan hidup. Hal ini juga menyebabkan penurunan populasi herbivora yang berdampak pada karnivora yang bergantung pada mereka untuk makanan juga.

Baca Juga



Polusi Cahaya

Polusi cahaya di Hongkong
Ilustrasi polusi cahaya. Sumber: freepik.com

1. Penyebab Timbulnya Polusi Cahaya

Polusi cahaya adalah polusi yang disebabkan oleh penggunaan cahaya buatan yang berlebihan dan tidak tepat. Polusi cahaya termasuk ke dalam masalah global. Penyebab utama polusi cahaya adalah lampu luar ruangan yang memancarkan cahaya ke atas atau ke samping. Cahaya apa pun yang keluar ke atas, kecuali jika terhalang oleh pohon atau bangunan, akan tersebar ke seluruh atmosfer dan mencerahkan langit malam, sehingga mengurangi pandangan ke langit. Sebagian besar di wilayah perkotaan, akibat lampu listrik mobil, lampu jalan, kantor, pabrik, iklan luar ruang, dan gedung, mengubah malam menjadi siang hari bagi orang-orang yang bekerja dan bermain lama setelah matahari terbenam.

2. Dampak yang ditimbulkan oleh Polusi Cahaya Terhadap Lingkungan

Meskipun polusi cahaya tampaknya tidak berbahaya bagi kesehatan dan kesejahteraan masyarakat dibandingkan polusi sumber daya air atau atmosfer, hal ini merupakan masalah kualitas lingkungan yang tidak kalah pentingnya. Polusi cahaya berdampak buruk bagi para astronom profesional dan amatir, serta pengamat langit malam, karena sangat mengurangi visibilitas bintang dan benda langit lainnya.

Polusi cahaya juga berdampak buruk pada burung dan hewan lainnya. Banyak burung yang bermigrasi, misalnya, terbang di malam hari, ketika cahaya dari bintang dan bulan membantu mereka bernavigasi. Burung-burung ini mengalami disorientasi karena silaunya cahaya buatan saat mereka terbang di atas daerah perkotaan dan pinggiran kota. Populasi burung-burung mengalami penurunan, bisa saja karena bertabrakan dengan menara dan bangunan yang terang benderang.

Polusi Suara

Polusi suara menyebabkan kebisingan
Ilustrasi polusi suara. Sumber: inkl

1. Penyebab Timbulnya Polusi Suara

Suatu kebisingan yang melebihi 75 desibel (dB) dapat disebut sebagai polusi suara. Kebisingan lalu lintas merupakan penyebab kebisingan yang paling menimbulkan polusi di perkotaan. Misalnya klakson mobil menghasilkan 90 dB dan bus menghasilkan 100 dB. Kemudian Jumlah pesawat yang terbang di atas kota lebih sedikit dibandingkan jumlah mobil di jalan raya, tetapi dampaknya lebih besar: satu pesawat menghasilkan 130 dB. Konstruksi bangunan dan tempat parkir mobil serta pekerjaan pelapisan ulang jalan dan trotoar sangat bising. Misalnya, bor pneumatik menghasilkan 110 dB.

2. Dampak yang ditimbulkan oleh Polusi Suara Terhadap Lingkungan

Dampak terbesar dari polusi suara terhadap lingkungan adalah pada hewan. Polusi suara dapat mempengaruhi kemampuan hewan untuk mendeteksi sinyal akustik, mempengaruhi perilaku, menyebabkan burung menghasilkan lebih sedikit telur, dan menyebabkan lebih sedikit keturunan yang mencapai usia reproduksi.

Polusi suara dapat menjadi masalah ketika frekuensi yang dihasilkan mengganggu transmisi informasi pada hewan, khususnya hewan yang menggunakan frekuensi serupa untuk berkomunikasi. Gangguan tersebut juga dapat menyebabkan perilaku anti predator yang lebih tinggi pada situasi yang tidak memerlukannya, serta mengubah vokalisasi spesies, meningkatkan stres dan penyakit terkait stres, serta berpotensi menurunkan populasi.

Nah, Sobat EBT Heroes pasti sudah memahami penyebab serta dampak yang ditimbulkan oleh jenis-jenis polusi. Cara yang dapat kita lakukan guna meminimalisir atau mencegah timbulnya polusi ialah dengan menggunakan sumber energi terbarukan agar asap pabrik yang menghasilkan polusi udara dapat menyerang lingkungan kita.

Kemudian, kita juga harus menjaga kebersihan lingkungan air, dengan tidak membuang sampah sembarangan di sungai atau laut, guna menghindari timbulnya polusi air. Sementara itu, untuk mencegah timbulnya polusi cahaya, kita dapat meminimalisir penggunaan lampu pada malam hari. Berikutnya, guna mencegah timbulnya polusi suara, pengontrolan tingkat kebisingan harus dilakukan, misal dengan memasang peredam kebisingan atau membuat peraturan daerah mengenai batas kebisingan.

#zonaebt #serbaterbarukan #ebtheroes

Editor: Ni Luh Nyoman Vitari Amritaning Ati

Referensi:                       

[1] Pengertian Modernisasi, Ciri-Ciri, Syarat, dan Faktor Pendorong

[2] Tinggal di Perkotaan, Ketahui Dulu Dampak Pencemaran Udara yang Bisa Ganggu Kesehatan

[3] Pengertian Pencemaran Air, Penyebab, Dampak, dan Cara Mengatasinya

[4] Polusi Cahaya

[5] Polusi Suara: Pengertian, Dampak Buruk dan Cara Mengatasinya

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

2 Comment

  1. Wow that was strange. I just wrote an incredibly long comment but after I clicked submit my comment didn’t show up.
    Grrrr… well I’m not writing all that over again. Anyway, just wanted to say fantastic blog!