Kendaraan Listrik di Indonesia: Infrastruktur Pengisian Daya

Kendaraan Listrik di Indonesia: SPKLU milik PLN
SPKLU milik PLN. Sumber: lampung.wahananews.co
  • Pada akhir 2023, Indonesia mencapai kemajuan signifikan dalam adopsi kendaraan listrik dengan lebih dari 1.000 SPKLU, mencatat peningkatan konsumsi listrik oleh pengguna EV hampir enam kali lipat dari tahun sebelumnya.
  • Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo, menekankan peran kunci SPKLU dalam transisi ke kendaraan listrik, sambil mencatat peningkatan pemasangan home charging yang signifikan, mencapai lebih dari 3.700 unit selama tahun 2023.
  • PLN menjalin kerjasama dengan perusahaan swasta dan melibatkan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) serta sistem Online Single Submission (OSS) untuk mempercepat pembangunan infrastruktur SPKLU, sementara SuperApp PLN Mobile memberikan pelayanan efisien kepada pengguna kendaraan listrik di Indonesia.

Sobat EBT Heroes, kehadiran kendaraan listrik di Indonesia terus digalakkan. Perkembangannya semakin melangkah maju dalam melibatkan pertumbuhan infrastruktur pengisian daya yang pesat. Langkah ini tidak hanya mencerminkan transformasi menuju mobilitas berkelanjutan, tetapi juga menjadi landasan bagi visi Indonesia sebagai negara yang memprioritaskan energi ramah lingkungan.

Pada akhir tahun 2023, Indonesia mencapai kemajuan signifikan dalam pengadopsian kendaraan listrik (EV) dan pengembangan infrastruktur pengisian daya. Laporan yang dirilis PT PLN (Persero), sebagai pemain utama di sektor energi, mengungkapkan bahwa jumlah Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) di seluruh negeri telah mencapai 1.081 unit, baik yang dimiliki oleh PLN, mitra, maupun swasta.

Baca Juga



Data juga menunjukkan bahwa konsumsi listrik oleh pengguna EV meningkat hampir enam kali lipat dari tahun sebelumnya. Pada tahun 2023, pengguna EV menyerap total 2.464.825 kilowatt hour (kWh), angka ini naik secara signifikan daripada tahun 2022 yang hanya sebesar 436.656 kWh. Peningkatan ini mencerminkan adopsi yang cepat terhadap kendaraan listrik di Indonesia.

Peran Kunci SPKLU dalam Transisi Energi

Darmawan Prasodjo, Direktur Utama PLN, menekankan bahwa transisi dari kendaraan berbahan bakar minyak (BBM) ke EV adalah salah satu solusi strategis untuk mencapai Net Zero Emissions (NZE) pada tahun 2060 atau bahkan lebih cepat. Prasodjo menyatakan komitmen PLN untuk terus meningkatkan fasilitas pelayanan bagi pengguna EV di seluruh Tanah Air, dengan SPKLU menjadi elemen penting dalam memberikan kemudahan pengisian daya kepada pengguna EV.

Selama tahun 2023, PLN fokus pada pembangunan infrastruktur pendukung pengisian daya EV dan mendorong penggunaan kendaraan listrik secara masif. Langkah ini melibatkan dukungan fasilitas pengisian daya di acara kenegaraan, destinasi wisata, kantor pemerintahan, dan berbagai pameran otomotif berbasis listrik di seluruh negeri. Prasodjo menyatakan bahwa PLN tidak hanya memperkenalkan SPKLU, tetapi juga berkolaborasi dengan pemerintah untuk mendorong penggunaan kendaraan listrik melalui strategi yang beragam.

Peningkatan Signifikan pada Pemasangan Home Charging

Kendaraan Listrik di Indonesia: Home Charging Produk Layanan PLN
Home Charging Produk Layanan PLN. Sumber: web.pln.co.id

Upaya PLN dalam mendukung ekosistem EV di Indonesia tidak terbatas pada SPKLU, tetapi juga melibatkan pemasangan home charging. Pada tahun 2023, terjadi peningkatan yang signifikan dalam jumlah home charging yang terpasang. Sebanyak 3.729 unit layanan home charging berhasil dipasang selama tahun tersebut, meningkat lima kali lipat daripada tahun 2022. Total home charging yang saat ini terhubung dengan listrik PLN mencapai 4.610 unit. Pemakaian daya listrik pelanggan khusus home charging pada tahun 2023 mencapai 2.937 MWh, meningkat lebih dari tujuh kali lipat daripada tahun sebelumnya yang hanya sebesar 399 MWh.

Prasodjo menyatakan bahwa peningkatan konsumsi listrik pada SPKLU dan home charging oleh pengguna EV merupakan bukti positif bahwa upaya PLN selama ini dalam membangun ekosistem EV di Indonesia telah diterima dengan baik oleh masyarakat. Darmawan menambahkan bahwa berbagai kebijakan dan strategi yang dijalankan oleh PLN semakin lengkap dengan kehadiran SuperApp PLN Mobile. Aplikasi ini tidak hanya memudahkan pengguna untuk mengecek keberadaan SPKLU melalui ponsel mereka, tetapi juga menyediakan berbagai layanan PLN, termasuk pendaftaran pemasangan home charging untuk pengisian daya EV di rumah.

Kerja Sama dan Kemitraan dalam Mendukung Pertumbuhan Ekosistem Kendaraan Listrik di Indonesia

Kendaraan Listrik di Indonesia: The 11th Indonesia EBTKE ConEx 2023
The 11th Indonesia EBTKE ConEx 2023. Sumber: mediabumn.com

Sebagai bagian dari komitmen PLN dalam mendukung pertumbuhan ekosistem EV di Indonesia, PLN menjalin kerja sama dengan beberapa pihak untuk mempercepat pembangunan infrastruktur SPKLU. Kemitraan tersebut mencakup perjanjian dengan PT Exelly Elektrik Indonesia, PT Astra Otoparts Tbk, PT Bringin Karya Sejahtera, dan PT High Volt Technology, yang ditandai dengan penandatanganan kesepakatan kerja sama pengembangan pada acara The 11th Indonesia EBTKE ConEx 2023 pada bulan Juli 2023.

Baca Juga



PLN juga melibatkan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) dalam memberikan kemudahan proses perizinan pembangunan SPKLU melalui sistem Online Single Submission (OSS) milik Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), yang terintegrasi dengan sistem AMDALNET. Hal ini bertujuan untuk mempermudah mitra PLN dalam mengurus perizinan pembangunan SPKLU.

Prasodjo menyimpulkan bahwa kontribusi PLN bagi masyarakat Indonesia akan membawa negara ini menjadi negara dengan energi hijau. Dia menekankan bahwa penyebaran SPKLU akan terus ditingkatkan hingga seluruh masyarakat merasa nyaman dan tidak ragu untuk menikmati kendaraan listrik. Upaya PLN dalam mendukung ekosistem EV di Indonesia mencerminkan langkah yang strategis untuk mencapai tujuan Net Zero Emissions pada tahun 2060 atau bahkan lebih cepat. Melalui kerja sama, inovasi, dan dukungan penuh dari masyarakat, Indonesia terus bergerak menuju masa depan yang lebih berkelanjutan dan ramah lingkungan.

#zonaebt #EBTHeroes #Sebarterbarukan

Editor: Alvin Pratama

Referensi:

[1] Konsumsi Daya Kendaraan Listrik Serap 2,4 Juta kWh pada 2023

[2] Hingga Akhir 2023 Terdapat 1.081 Unit Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum di Indonesia

[3] Selama 2023 PLN Berhasil Penuhi Kebutuhan Pengguna Kendaraan Listrik di Indonesia

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

2 Comment