
ZonaEBT – ZonaEBT meluncurkan policy brief berjudul Mempersiapkan Usaha Berkelanjutan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) dan Tenaga Kerja Lokal dalam Integrasi Program 100 GW PLTS. Dokumen ini mengulas kesiapan usaha koperasi desa dan tenaga kerja lokal untuk mendukung keberlanjutan program energi surya nasional.
Peluncuran tersebut dilakukan bersamaan dengan acara Diseminasi Hasil dan Kelulusan Program SINAR (Sinergi Energi Terbarukan untuk Rakyat) 2026 di Four Star by Trans Hotel, Denpasar, Bali, Selasa (27/10/2026).
CEO ZonaEBT, I Kadek Alamsta Suarjuniarta, mengatakan pembangunan PLTS perlu diikuti dengan kesiapan usaha dan tenaga kerja lokal agar manfaat program dapat dirasakan masyarakat desa.
“Pembangunan PLTS tidak cukup hanya berfokus pada pemasangan infrastruktur. Keberlanjutan program juga membutuhkan skema usaha yang jelas, tenaga kerja kompeten, serta dukungan pembiayaan untuk operasional dan pemeliharaan instalasi,” ujarnya.
Melalui policy brief tersebut, ZonaEBT menyoroti peluang keterlibatan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) dalam program PLTS 100 gigawatt (GW). Dalam skema yang dibahas, sebanyak 80 GW direncanakan terintegrasi dengan 80.000 koperasi desa di seluruh Indonesia.
Integrasi tersebut berpotensi membuka sumber pendapatan baru bagi koperasi sekaligus menciptakan lapangan kerja di tingkat lokal. Namun, peluang itu perlu diimbangi dengan kesiapan teknis, kemampuan pengelolaan usaha, serta ketersediaan modal.
Dalam dokumen tersebut, ZonaEBT mengidentifikasi sejumlah tantangan, mulai dari keterbatasan kemampuan koperasi dalam menjalankan usaha PLTS, belum jelasnya pelanggan dan sumber pendapatan layanan operasi dan pemeliharaan (operation and maintenance/O&M), hingga terbatasnya kesempatan praktik lapangan bagi tenaga kerja yang telah mengikuti pelatihan.
Untuk menjawab tantangan tersebut, ZonaEBT merekomendasikan pengembangan usaha PLTS secara bertahap sesuai kemampuan koperasi. Pada tahap awal, koperasi dapat bermitra dengan pengembang dan perusahaan engineering, procurement, and construction (EPC) yang memiliki pengalaman dalam perencanaan dan pembangunan PLTS. Koperasi kemudian dapat mengambil peran dalam layanan O&M sesuai kompetensi tenaga yang tersedia.

Kepastian pelanggan dan sumber pendanaan juga menjadi perhatian. Kebutuhan listrik dari unit usaha desa, seperti kelompok tani, kampung nelayan, dan usaha produktif lainnya, perlu dipetakan sejak tahap perencanaan. Dengan begitu, pengembangan PLTS dapat disesuaikan dengan kebutuhan pengguna sekaligus membuka peluang pendapatan untuk membiayai operasional dan pemeliharaan instalasi.
Selain kesiapan usaha, pengembangan tenaga kerja lokal perlu menjadi bagian dari perencanaan program. ZonaEBT merekomendasikan agar pelatihan bersertifikasi dihubungkan dengan praktik lapangan, pendampingan teknis, dan kesempatan kerja yang nyata. Langkah ini diperlukan agar peserta tidak hanya memiliki sertifikat kompetensi, tetapi juga kesempatan untuk menerapkan keterampilannya dalam pekerjaan di sektor PLTS.
Pengalaman Program SINAR menjadi salah satu dasar pembahasan dalam policy brief tersebut. Pada 2026, sebanyak 42 dari 50 peserta pelatihan SINAR dengan latar belakang pendidikan beragam berhasil memperoleh sertifikasi kompetensi PLTS.
Capaian itu menunjukkan upaya penyiapan tenaga teknis lokal perlu dilanjutkan dengan dukungan untuk memperoleh pengalaman kerja dan mengembangkan keterampilan. Ketersediaan tenaga kompeten di dekat lokasi proyek juga penting untuk mendukung pengoperasian dan pemeliharaan PLTS di wilayah perdesaan.
Melalui policy brief ini, ZonaEBT merekomendasikan pengembangan usaha PLTS oleh koperasi desa secara bertahap sesuai kapasitasnya, didukung kemitraan dengan pengembang berpengalaman dan kepastian pembiayaan untuk operasional serta pemeliharaan instalasi. Dokumen ini juga menekankan pentingnya menghubungkan pelatihan tenaga kerja lokal dengan praktik lapangan, pendampingan teknis, dan kesempatan kerja yang nyata.
Untuk membaca pembahasan lebih lengkap mengenai rekomendasi pengembangan usaha Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) dan penyiapan tenaga kerja lokal dalam mendukung keberlanjutan program PLTS 100 GW, pembaca dapat mengakses dokumen policy brief ZonaEBT melalui tautan berikut: Baca selengkapnya di sini
Tentang ZonaEBT
Berdiri sejak April 2021, ZonaEBT merupakan platform informasi, edukasi, dan layanan transisi energi yang berkomitmen mendukung pengembangan energi terbarukan, dekarbonisasi, dan aksi iklim di Indonesia. Melalui berbagai program edukasi, pelatihan, sertifikasi, forum, hingga solusi dekarbonisasi, ZonaEBT berupaya memberdayakan individu dan organisasi menuju masa depan yang lebih berkelanjutan.
Kontak Media:
ZonaEBT
hello@zonaebt.com
+62 851-7587-8765