
- Potensi EBT Indonesia mencapai 3.687 GW, tetapi pemanfaatannya baru sebesar 15,63 GW pada 2025.
- Energi surya menjadi EBT dengan potensi terbesar, mencapai 3.294 GW, dengan pemanfaatan baru 1,49 GW.
- Energi air menjadi sumber EBT dengan pemanfaatan terbesar, yakni 7,58 GW dari potensi 95 GW.
Sobat EBT Heroes! Indonesia memiliki sumber energi baru terbarukan (EBT) yang sangat besar. Potensinya tersebar mulai dari energi surya, angin, air, laut, bioenergi, hingga panas bumi.
Namun, besarnya potensi tersebut belum diikuti tingkat pemanfaatan yang sebanding. Berdasarkan data Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) 2025, total potensi EBT Indonesia mencapai 3.687 gigawatt (GW), sementara kapasitas yang telah dimanfaatkan baru sekitar 15,63 GW.
Artinya, ruang pengembangan EBT di Indonesia masih sangat luas, terutama pada sumber energi yang pemanfaatannya masih berada jauh di bawah potensi yang tersedia.
Energi Surya Punya Potensi Terbesar

Energi surya menjadi sumber EBT dengan potensi paling besar di Indonesia, yakni mencapai 3.294 GW. Angka tersebut jauh melampaui potensi energi angin, air, laut, bioenergi, maupun panas bumi.
Meski demikian, pemanfaatan energi surya baru mencapai 1,49 GW. Jika dibandingkan dengan potensinya, kapasitas yang telah dimanfaatkan masih sangat kecil.
Kondisi ini menunjukkan bahwa pengembangan PLTS masih memiliki ruang yang sangat besar. Potensi tersebut dapat dikembangkan melalui berbagai bentuk pemanfaatan, mulai dari PLTS skala besar, PLTS terapung, hingga PLTS atap.
Baca Juga:
- Dukung Suistainable Tourism, Hotel di Bali Mulai Ramai Pasang PLTS
- 5 Manfaat & Tantangan Pembangunan PSEL di Bali, Solusi atau Risiko Baru?
Energi Air dan Panas Bumi Sudah Lebih Banyak Dimanfaatkan
Berbeda dengan energi surya, pemanfaatan energi air dan panas bumi sudah lebih berkembang. Indonesia memiliki potensi energi air sekitar 95 GW, dengan pemanfaatan mencapai 7,58 GW.
Energi air menjadi sumber EBT dengan pemanfaatan terbesar dalam data tersebut. Pembangkit listrik tenaga air dapat dikembangkan melalui berbagai skala pembangkit, menyesuaikan kondisi sungai, waduk, dan wilayah yang memiliki sumber daya air.
Sementara itu, panas bumi memiliki potensi sekitar 24 GW dan telah dimanfaatkan sebesar 2,74 GW. Potensi panas bumi Indonesia cukup besar karena berada di kawasan cincin api yang memiliki aktivitas vulkanik tinggi.
Potensi Angin, Bioenergi, dan Laut Masih Terbuka Lebar
Energi angin memiliki potensi sekitar 155 GW, tetapi pemanfaatannya baru mencapai 0,15 GW. Salah satu contoh pemanfaatannya adalah Pembangkit Listrik Tenaga Bayu (PLTB) yang telah dikembangkan di sejumlah wilayah dengan kondisi angin yang mendukung.
Bioenergi juga memiliki potensi sekitar 57 GW, dengan pemanfaatan mencapai 3,14 GW. Sumber energinya dapat berasal dari berbagai bahan organik, termasuk limbah pertanian, perkebunan, kehutanan, maupun limbah organik lainnya.
Adapun energi laut memiliki potensi sekitar 63 GW, tetapi dalam data ESDM 2025 pemanfaatannya masih tercatat 0 GW. Sumber energi ini mencakup potensi yang berasal dari gelombang, arus laut, maupun perbedaan karakteristik perairan.
Selain sumber-sumber tersebut, data ESDM juga mencatat pemanfaatan gasifikasi batubara sebesar 0,45 GW dan PLTSa sebesar 0,04 GW.
Pemanfaatan EBT Baru Sebagian Kecil dari Potensi
Jika dibandingkan dengan total potensinya, pemanfaatan EBT Indonesia sebesar 15,63 GW masih sangat kecil. Secara kasar, angka tersebut baru sekitar 0,42 persen dari total potensi EBT yang mencapai 3.687 GW.
Kesenjangan paling terlihat pada energi surya dan angin yang memiliki potensi besar, tetapi kapasitas pemanfaatannya masih rendah. Di sisi lain, energi air, panas bumi, dan bioenergi telah menunjukkan pemanfaatan yang lebih berkembang.
Besarnya selisih antara potensi dan pemanfaatan tersebut menjadi gambaran bahwa Indonesia masih memiliki pekerjaan panjang dalam mengembangkan energi terbarukan. Penguatan investasi, infrastruktur jaringan listrik, teknologi penyimpanan energi, serta kebijakan yang mendukung pengembangan pembangkit EBT menjadi bagian penting agar potensi tersebut dapat benar-benar dimanfaatkan.
Dengan potensi mencapai ribuan gigawatt, EBT dapat menjadi salah satu sumber penting dalam diversifikasi energi Indonesia sekaligus mendukung proses transisi menuju sistem energi yang lebih bersih.
#ZONAEBT #EBTHeroes #Sebarterbarukan
Sumber:
[1] https://www.instagram.com/p/DeEqF_iPdrp/?utm_source=ig_web_copy_link&stkn=MzRlODBiNWFlZA==