Magang Peserta SINAR ZONAEBT, Begini Penilaian BTI Energy

Kegiatan magang peserta SINAR ZONAEBT di BTI Energy, foto: ZONAEBT.

ZONAEBT – Apa yang terjadi ketika peserta pelatihan energi terbarukan mulai berhadapan dengan pekerjaan sebenarnya di lapangan?

Pertanyaan itu dijawab melalui pengalaman peserta Program SINAR (Sinergi Energi Terbarukan untuk Rakyat) saat menjalani magang di PT Bintang Terbarukan Indonesia (BTI Energy). Dari yang semula masih banyak membutuhkan arahan, peserta mulai dipercaya membantu sejumlah pekerjaan instalasi Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS).

“Pada awalnya, sebagian peserta masih membutuhkan banyak arahan dalam memahami peralatan dan proses instalasi PLTS,” ujar Admin & General Affair Officer BTI Energy Ni Made Noni Damayanti.

Pendampingan di lapangan perlahan mengubah kondisi tersebut. Peserta mulai memahami fungsi komponen PLTS, membantu instalasi dan wiring, menggunakan peralatan kerja, serta mengikuti prosedur keselamatan kerja (K3).

Perkembangan juga terlihat ketika mereka bekerja bersama tim. Peserta dinilai menjadi lebih percaya diri berkomunikasi dan beradaptasi dengan lingkungan kerja.

Selama magang, mereka tidak sekadar mengamati. Peserta ikut membantu persiapan dan instalasi PLTS, pengecekan komponen, pekerjaan wiring, dokumentasi, hingga penyusunan laporan.

“Meskipun masih dalam tahap belajar, mereka sudah dapat membantu menyelesaikan pekerjaan-pekerjaan tertentu dengan arahan dari tim sehingga pekerjaan menjadi lebih efektif,” kata Noni.

Mulai Sesuai Kebutuhan Industri

Bagi BTI Energy, pengalaman tersebut sekaligus menjadi cara untuk melihat sejauh mana kompetensi peserta sesuai dengan kebutuhan industri.

Di sektor PLTS, perusahaan membutuhkan tenaga yang memahami instalasi, kelistrikan dasar, wiring, troubleshooting, sistem PLTS, serta K3. Kemampuan membaca single-line diagram dan wiring diagram juga menjadi bekal penting.

Peserta SINAR dinilai sudah mulai mengarah pada kebutuhan tersebut. Namun, perusahaan melihat masih ada satu tahap yang perlu mereka lalui: memperbanyak jam terbang agar mampu bekerja lebih mandiri.

“Secara umum, kemampuan peserta sudah mulai mengarah dan sesuai dengan kebutuhan tersebut. Namun, mereka masih perlu memperbanyak pengalaman praktik dan meningkatkan pemahaman teknis agar dapat bekerja secara lebih mandiri,” ujarnya.

Penilaian itu juga membuka peluang bagi peserta untuk melihat sektor PLTS sebagai pilihan karier. Industri yang terus berkembang membutuhkan tenaga kerja yang bukan hanya menguasai kemampuan teknis, tetapi juga memiliki disiplin, tanggung jawab, kemampuan berkomunikasi, dan kemauan untuk terus belajar.

Bagi BTI Energy, kualitas tersebut menjadi bekal penting ketika peserta nantinya benar-benar masuk ke dunia kerja.

“Selain kemampuan teknis, sikap kerja seperti disiplin, tanggung jawab, komunikasi, dan kemauan untuk terus belajar juga sangat penting,” pungkasnya.

Tentang Program SINAR (Sinergi Energi Terbarukan untuk Rakyat)

Program SINAR adalah inisiatif strategis dari ZONAEBT yang dirancang untuk mengembangkan kompetensi teknis dan sertifikasi bidang PLTS (Solar PV) bagi anggota koperasi dan Koperasi Desa Merah Putih. Program ini bertujuan menciptakan teknisi lokal yang andal guna mendukung keberlanjutan infrastruktur energi bersih sekaligus berkontribusi pada percepatan transisi energi nasional.

Tentang ZONAEBT

Berdiri sejak April 2021, ZONAEBT merupakan platform informasi, edukasi, dan layanan transisi energi yang berkomitmen mendukung pengembangan  energi terbarukan dan aksi iklim di Indonesia. Melalui berbagai program edukasi, pelatihan, sertifikasi, hingga solusi dekarbonisasi, ZONAEBT berupaya memberdayakan individu dan organisasi menuju masa depan yang lebih berkelanjutan.

Kontak Media:

ZONAEBT
hi@zonaebt.com
+62 851-7587-8765

Bot
ZEBot Asisten Digital ZonaEBT
Hai Kak!
Aku ZEBot, asisten digital ZonaEBT. Ada yang bisa kubantu hari ini?