Dukung Suistainable Tourism, Hotel di Bali Mulai Ramai Pasang PLTS

Hotel di Bali pasang PLTS untuk dukung suistainable tourism, foto: Traveloka
  • Sebanyak 93% wisatawan global mulai mempertimbangkan wisata berkelanjutan menurut survei Booking.com 2025
  • Hotel dan resort di Bali mulai ramai memasang PLTS atap untuk mendukung transisi energi bersih
  • Bali memiliki potensi energi surya hingga 10,9 GW, namun pemanfaatannya masih di bawah 1%

Sobat EBT Heroes! Tren wisata ramah lingkungan atau suistainable tourism ternyata semakin diminati masyarakat dunia. Kini, banyak wisatawan mulai mempertimbangkan aspek keberlanjutan sebelum memilih tempat liburan, termasuk hotel dan akomodasi yang mereka gunakan.

Menurut survei Travel and Suistainability Research 2026 dari Booking.com, sebanyak 85% responden mengaku mempertimbangkan opsi perjalanan yang lebih berkelanjutan. Survei tersebut melibatkan lebih dari 32 ribu wisatawan dari 34 negara, termasuk Indonesia.

Perubahan perilaku wisatawan ini membuat sektor pariwisata mulai ikut beradaptasi. Salah satunya dengan memanfaatkan energi terbarukan seperti Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) atap di kawasan hotel dan resort.

Hotel di Bali Mulai Ramai Pasang PLTS

Fairfield by Marriott Bali, salah satu hotel yang bekerjasama dengan Greenvolt Power Indonesia

Salah satu contoh terbaru datang dari sebuah resort internasional premium di Bali yang memasang PLTS atap bersama Greenvolt Power Indonesia.

Sistem PLTS tersebut memiliki kapasitas sekitar 323 kilowatt-peak (kWp) dan menjadi bagian dari tren penggunaan energi surya di sektor perhotelan Bali.

Head of Business Development Greenvolt Power Indonesia, Bobby Benly, mengatakan bahwa sektor hotel kini mulai melihat energi bersih bukan hanya sebagai upaya penghematan biaya.

“Kami melihat adanya pergeseran struktural dalam strategi sektor perhotelan memandang energi,” ujar Bobby dalam keterangan resmi yang diterima PETROMINER.

Menurutnya, penggunaan PLTS membantu hotel mengurangi ketergantungan pada listrik berbasis energi fosil sekaligus meningkatkan ketahanan energi.

“Ini bukan lagi sekadar soal efisiensi biaya, melainkan tentang ketahanan energi, pemenuhan standar global, serta menjawab ekspektasi wisatawan yang semakin mempertimbangkan aspek keberlanjutan,” jelasnya.

Baca Juga:



Bali Punya Potensi Energi Surya Sangat Besar

Di sisi lain, Bali sebenarnya memiliki potensi energi surya yang sangat besar. Berdasarkan data Institute for Essential Services Reform (IESR), potensi PLTS di Bali diperkirakan mencapai 3,3 hingga 10,9 gigawatt (GW).

Namun hingga 2025, tingkat pemanfaatannya masih di bawah 1%.

Padahal kebutuhan listrik di Bali terus meningkat sekitar 14–16% per tahun. Sementara itu, sebagian pasokan listrik Bali masih bergantung dari luar pulau.

Kondisi ini membuat pengembangan PLTS atap menjadi semakin penting untuk mendukung kemandirian energi daerah.

Pemerintah Bali Dorong Pemanfaatan PLTS Atap

Dukungan terhadap energi surya juga terus diperkuat pemerintah daerah. Sejak 2019, Pemerintah Provinsi Bali mulai mendorong penggunaan PLTS atap di sektor pemerintahan, pariwisata, hingga komersial.

Gubernur Bali Wayan Koster bahkan menegaskan bahwa kemandirian energi menjadi kebutuhan penting bagi masa depan Bali.

“Bali mandiri energi tidak bisa ditawar lagi. Ini soal kedaulatan dan masa depan pulau kita,” ujar Koster dalam pernyataan resmi Pemprov Bali pada Mei 2025.

Ia juga menyebut pemanfaatan PLTS atap secara masif menjadi salah satu solusi nyata karena Bali tidak memiliki sumber daya batu bara maupun migas dalam jumlah besar.

Energi Bersih Mulai Jadi Bagian Industri Pariwisata

Meningkatnya penggunaan PLTS di sektor hotel menunjukkan bahwa transisi energi kini mulai masuk ke industri pariwisata.

Selain membantu mengurangi emisi karbon, penggunaan energi surya juga dapat meningkatkan citra hotel sebagai akomodasi yang peduli lingkungan.

Jika tren ini terus berkembang, Bali berpeluang menjadi salah satu destinasi wisata hijau terbesar di Indonesia bahkan Asia Tenggara.

#ZONAEBT #EBTHeroes #Sebarterbarukan

Sumber:

[1] https://iesr.or.id/pustaka/jelajah-energi-bali-2025/

[2] https://news.booking.com/bookingcoms-latest-travel-and-sustainability-research-reveals-unexpected-generational-paradox/

[3] https://petrominer.com/tekanan-pasar-hotel-premium-di-bali-kebut-pemasangan-plts/

[4] https://power.greenvolt.com/id-en/media/news-id-en/fairfield-by-marriott-bali-kuta-sunset-road-embarks-on-renewable-energy-transition-with-greenvolt-power-indonesia/?_gl=1*x55pn5*_up*MQ..*_ga*MTc4NTM1Nzg0OS4xNzc5NjExODI3*_ga_EH58V0YY0B*czE3Nzk2MTE4MjYkbzEkZzAkdDE3Nzk2MTE4MjYkajYwJGwwJGgw*_ga_SSKZ8XG2J4*czE3Nzk2MTE4MjYkbzEkZzAkdDE3Nzk2MTE4MjYkajYwJGwwJGgw

Bot
ZEBot Asisten Digital ZonaEBT
Hai Kak!
Aku ZEBot, asisten digital ZonaEBT. Ada yang bisa kubantu hari ini?