3 Inovasi Energi Terbarukan BRIN yang Siap Dukung Listrik Pulau-Pulau Kecil

Bangunan weir (bendung) pada PLTM Sako-1 yang berlokasi di Kabupaten Pesisir Selatan, Sumatera Barat, foto: Bisnis.
  • BRIN memperkenalkan tiga inovasi pembangkit listrik EBT, yaitu PLT Pikohidro, PLTP Modular, dan Pembangkit Listrik Tenaga Energi Laut.
  • Ketiga teknologi dirancang untuk meningkatkan akses listrik di wilayah kepulauan dan daerah terpencil dengan memanfaatkan potensi energi lokal.
  • Potensi surya, mikrohidro, dan energi laut menjadi peluang besar untuk mempercepat transisi energi di Indonesia.

Sobat EBT Heroes! Indonesia memiliki lebih dari 17 ribu pulau dengan karakteristik geografis yang beragam. Kondisi ini membuat penyediaan listrik tidak bisa mengandalkan satu jenis pembangkit saja. Di banyak wilayah terpencil dan pulau kecil, akses listrik masih bergantung pada pembangkit berbahan bakar diesel yang biaya operasionalnya relatif tinggi.

Untuk menjawab tantangan tersebut, Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) memperkenalkan tiga inovasi pembangkit listrik berbasis energi baru terbarukan (EBT) yang dirancang khusus untuk wilayah kepulauan dan daerah terpencil. Inovasi ini diharapkan mampu memanfaatkan potensi energi lokal sekaligus mendukung transisi menuju sistem kelistrikan yang lebih bersih dan berkelanjutan.

Baca Juga:



Tiga Inovasi Pembangkit Listrik EBT dari BRIN

Dalam Stakeholder Consultation Regional Maluku untuk Rancangan Rencana Umum Energi Nasional (RUEN) 2026–2035, Kepala Organisasi Riset Energi dan Manufaktur BRIN, Cuk Supriyadi Ali Nandar, memperkenalkan tiga teknologi pembangkit yang dikembangkan untuk menjawab kebutuhan listrik di wilayah kepulauan.

1. PLT Pikohidro Very Low Head 3 kW

Teknologi ini dirancang untuk memanfaatkan aliran sungai atau saluran air dengan tinggi jatuh air (head) yang rendah. Berbeda dengan pembangkit listrik tenaga air skala besar, PLT Pikohidro tidak memerlukan pembangunan bendungan sehingga lebih ramah lingkungan, biaya investasinya lebih rendah, dan lebih mudah diterapkan di desa-desa terpencil.

2. PLTP Modular

BRIN juga mengembangkan Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTP) Modular yang ditujukan untuk memanfaatkan sumber panas bumi berskala kecil. Selama ini, banyak potensi panas bumi belum dapat dimanfaatkan karena dianggap kurang ekonomis jika menggunakan pembangkit konvensional. Melalui sistem modular, potensi tersebut diharapkan dapat dimanfaatkan secara lebih efisien.

3. Pembangkit Listrik Tenaga Energi Laut

Sebagai negara kepulauan, Indonesia memiliki potensi energi laut yang sangat besar. Teknologi ini memanfaatkan gelombang laut, arus laut, dan pasang surut untuk menghasilkan listrik. Pembangkit energi laut dinilai sangat prospektif untuk memenuhi kebutuhan listrik di pulau-pulau kecil yang hingga kini masih bergantung pada bahan bakar fosil.

Potensi Energi Lokal Jadi Kunci Kelistrikan Wilayah Kepulauan

BRIN menilai bahwa pengembangan sistem kelistrikan di wilayah kepulauan harus disesuaikan dengan potensi energi yang dimiliki setiap daerah. Pendekatan berbasis sumber daya lokal dinilai mampu menciptakan sistem energi yang lebih efisien, mandiri, dan berkelanjutan.

Sebagai contoh, Provinsi Maluku memiliki potensi energi surya yang tersebar hampir di seluruh wilayah sehingga cocok untuk pengembangan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS), baik sebagai sistem mandiri maupun dikombinasikan dengan battery energy storage system (BESS) untuk menjaga keandalan pasokan listrik.

Sementara itu, Maluku Utara memiliki potensi pembangkit minihidro dan mikrohidro sekitar 24 MW, dengan potensi teknis regional mencapai 1,5 GW. Meski demikian, pengembangannya tetap perlu mempertimbangkan kondisi musim kemarau, sedimentasi sungai, serta karakteristik daerah aliran sungai (DAS). Karena itu, pembangkit tenaga air dinilai lebih sesuai dikembangkan di pulau-pulau besar yang memiliki kawasan pegunungan, seperti Seram, Buru, dan Halmahera.

Melalui inovasi teknologi dan pemanfaatan potensi energi lokal, BRIN berharap pengembangan energi baru terbarukan di Indonesia dapat berlangsung lebih efektif, efisien, serta mampu mempercepat pemerataan akses listrik bersih hingga ke wilayah terpencil dan kepulauan.

#ZONAEBT #EBTHeroes #Sebarterbarukan

Sumber:

[1] https://www.dunia-energi.com/brin-luncurkan-3-teknologi-ebt-untuk-listriki-pulau-pulau-kecil-dan-daerah-terpencil/

Bot
ZEBot Asisten Digital ZonaEBT
Hai Kak!
Aku ZEBot, asisten digital ZonaEBT. Ada yang bisa kubantu hari ini?