Alasan Panel Surya Tidak Dipasang Menghadap Lurus ke Atas

Ilustrasi panel surya, foto: Linesolar.com.
  • Sudut kemiringan panel surya berpengaruh terhadap penerimaan radiasi matahari dan produksi listrik PLTS.
  • Panel surya tidak selalu dipasang lurus ke atas karena perlu menyesuaikan arah matahari dan kondisi lokasi.
  • Kemiringan panel juga membantu mengurangi penumpukan air, debu, dan kotoran pada permukaan panel.

Sobat EBT Heroes! Panel surya atau PLTS atap sering terlihat dipasang dengan posisi miring, bukan mendatar mengikuti permukaan atap. Sekilas, posisi menghadap lurus ke atas mungkin terlihat lebih ideal karena bisa menerima cahaya matahari dari langit. Namun, pemasangan panel surya sebenarnya perlu mempertimbangkan arah datang sinar matahari, sudut panel, hingga lokasi pemasangan.

Lantas, mengapa panel surya tidak cukup dipasang menghadap lurus ke atas?

1. Matahari Tidak Selalu Berada Tepat di Atas Panel

Matahari bergerak melintasi langit sepanjang hari. Posisi matahari terhadap suatu lokasi juga berubah mengikuti waktu dan musim. Karena itu, panel surya perlu ditempatkan pada sudut tertentu agar permukaannya dapat menerima radiasi matahari secara lebih optimal.

Ketika sinar matahari mengenai permukaan panel dengan sudut yang lebih sesuai, energi yang diterima sel fotovoltaik dapat lebih maksimal dibandingkan ketika panel dipasang tanpa mempertimbangkan posisi matahari.

2. Sudut Kemiringan Memengaruhi Produksi Listrik

Sudut kemiringan panel surya menjadi salah satu faktor dalam menentukan seberapa banyak radiasi matahari yang dapat diterima. Sudut yang tepat berbeda-beda tergantung lintang lokasi, orientasi panel, dan tujuan desain sistem PLTS.

Di Indonesia yang berada di sekitar wilayah khatulistiwa, panel surya umumnya tidak membutuhkan kemiringan ekstrem. Namun, bukan berarti panel harus selalu dipasang benar-benar datar.

Catatan: widget di atas bukan persamaan utama PLTS; untuk topik ini, prinsip yang lebih relevan adalah geometri datangnya radiasi matahari, bukan energi potensial.

3. Panel Datar Bisa Membuat Air dan Kotoran Lebih Mudah Menumpuk

Ada alasan lain yang sering luput dari pembahasan. Panel yang dipasang terlalu datar cenderung membuat air hujan, debu, daun, dan kotoran lebih mudah bertahan di permukaannya.

Kemiringan tertentu membantu air mengalir turun dari permukaan panel. Hal ini dapat mengurangi penumpukan kotoran yang berpotensi menghalangi cahaya matahari menuju sel fotovoltaik.

4. Arah Panel Juga Perlu Diperhatikan

Selain kemiringan, orientasi panel juga penting. Di wilayah Indonesia, penentuan arah panel perlu mempertimbangkan posisi matahari dan kondisi lokasi agar panel memperoleh paparan matahari yang baik sepanjang periode operasi.

Karena itu, pemasangan PLTS tidak sekadar memasang panel mengikuti bentuk atap. Desainer sistem perlu melihat arah atap, kemiringan, potensi bayangan dari bangunan atau pohon, serta kondisi matahari di lokasi.

5. Tidak Ada Satu Sudut yang Cocok untuk Semua Lokasi

Menariknya, panel surya tidak memiliki satu sudut kemiringan yang selalu paling optimal di seluruh dunia. Panel di Indonesia, Jepang, Australia, dan negara-negara Eropa dapat membutuhkan konfigurasi berbeda karena posisi geografis dan lintangnya berbeda.

Bahkan dalam satu wilayah, kondisi atap dan kebutuhan sistem dapat membuat desain pemasangan berbeda. Pada PLTS atap, misalnya, panel sering mengikuti kemiringan atap apabila orientasinya masih sesuai dan perubahan konstruksi tidak memberikan keuntungan yang sebanding.

Baca Juga:



Jadi, Mengapa Tidak Lurus ke Atas?

Panel surya tidak selalu dipasang menghadap lurus ke atas karena tujuan utamanya bukan sekadar menghadap langit, melainkan memperoleh radiasi matahari sebanyak mungkin selama periode yang dibutuhkan.

Sudut kemiringan, arah panel, bayangan, kebersihan, hingga karakteristik lokasi perlu dipertimbangkan bersama. Jadi, panel yang terlihat miring di atas atap bukan sekadar persoalan estetika, melainkan bagian dari desain untuk mengoptimalkan kinerja PLTS.

#ZONAEBT #EBTHeroes #Sebarterbarukan #PLTS

Bot
ZEBot Asisten Digital ZonaEBT
Hai Kak!
Aku ZEBot, asisten digital ZonaEBT. Ada yang bisa kubantu hari ini?