Pembangkit Listrik Energi Panas Bumi: Apa saja Jenis-Jenisnya?

Apa Saja Tipe-Tipe Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi? Yuk, Baca dan Menambah Wawasan! zonaebt.com
Geothermal Power Plant. Sumber: vectorstock.com
  • Flash Steam System tipe PLTP yang paling umum beroperasi saat ini.
  • Dry Steam dan Binary Cycle.
  • Pengembangan proyek PLTP di Indonesia dimulai pada tahun 1978, PLTP Kamojang proyek pertama.

Dewasa ini, hampir semua kebutuhan energi manusia diperoleh dari konversi sumber energi fosil, misalnya pembangkitan listrik yang menggunakan energi fosil sebagai sumber energinya. Secara langsung atau tidak langsung, hal ini mengakibatkan dampak negatif terhadap lingkungan dan kesehatan makhluk hidup karena sisa pembakaran energi fosil ini menghasilkan zat pencemar yang berbahaya. Polusi udara, utamanya di kota-kota besar, telah menyebabkan penurunan kualitas udara yang mengganggu kenyamanan lingkungan dan menyebabkan terjadinya gangguan kesehatan. 

Pembangkit listrik tenaga panas bumi adalah salah satu dari sekian banyak pemanfaatan energi alternatif sebagai penghasil tenaga listrik dengan memanfaatkan energi geothermal atau energi panas bumi

Berikut adalah jenis-jenis Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTP) yang telah ada.

PLTP Flash Steam System

Apa Saja Tipe-Tipe Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi? Yuk, Baca dan Menambah Wawasan! zonaebt.com
Flash Steam pada PLTP. Sumber: ei.lehigh.edu

Flash Steam System merupakan tipe PLTP yang paling umum beroperasi saat ini. Sistem ini memiliki dua jenis mesin, yaitu Single Flash dan Double Flash.

Baca Juga



Single Flash

Apa Saja Tipe-Tipe Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi? Yuk, Baca dan Menambah Wawasan! zonaebt.com
Diagram alur Single Flash. Sumber: Geo Heat Center.

Pembangkit listrik sistem Single Flash merupakan tipe pembangkit listrik yang hanya mengalami satu kali proses flashing. Saat ini sudah ada 12 unit pembangkit listrik tipe Single Flash yang dioperasikan di Indonesia dengan kapasitas total 660 MW. Sistem ini cocok digunakan di wilayah yang memiliki kadar air yang tinggi daripada uap keringnya. Air dengan suhu yang tinggi dialirkan ke atas melalui pipa sumur produksi menggunakan tekanannya sendiri. Arah aliran air tersebut menyebabkan tekanan air menurun dan beberapa bagian air berubah menjadi uap. Uap yang terbentuk kemudian dipisahkan dari air dan dialirkan untuk memutar turbin. Sementara itu, sisa air dan uap yang terkondensasi kemudian disuntikkan kembali ke dalam sumur melalui sumur injeksi. Proses tersebut terjadi secara berulang terus menerus.

Kekurangan Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi yang menggunakan sistem ini yaitu adanya kemungkinan penurunan permukaan tanah (land subsidence) besar, sedangkan keuntungan dari sistem ini ada pada biayanya yang rendah.

Double Flash

Apa Saja Tipe-Tipe Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi? Yuk, Baca dan Menambah Wawasan! zonaebt.com
Diagram alur Double Flash. Sumber: Geo Heat Center.

Pembangkit listrik sistem Double Flash merupakan pengembangan dari sistem Single Flash yang dapat memproduksi sekitar 15-25% daya yang lebih besar dengan kondisi fluida panas yang sama. Pada prinsipnya, sistem ini sama dengan sistem Single Flash, namun pada sistem Double Flash, brine hasil flashing pertama di-flash ulang menggunakan throttle valve sehingga diperoleh fasa uap yang digunakan untuk memutarkan turbin.

Sistem ini juga lebih kompleks dan memakan biaya yang lebih banyak. Sekitar pertengahan tahun 2004, terdapat 70 unit pembangkit listrik tipe ini, yaitu 15% dari keseluruhan pembangkit listrik yang digunakan dalam geothermal energy.

Keuntungan dari penggunaan sistem Double Flash adalah mampu menghasilkan daya listrik yang lebih besar dalam satu kali proses jika dibandingkan dengan Single Flash.

PLTP Dry Steam System

Apa Saja Tipe-Tipe Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi? Yuk, Baca dan Menambah Wawasan! zonaebt.com
Dry Steam pada PLTP. Sumber: ei.lehigh.edu

Sistem Dry Steam ini menggunakan cairan hidrotermal sebagai bahan utama, dengan uap yang dihasilkan langsung menuju ke turbin, kemudian memutar generator yang akan menghasilkan tenaga listrik sehingga tidak memerlukan kebutuhan transportasi dan simpanan untuk bahan bakar. Sistem ini merupakan yang tertua dari sejarah perkembangan PLTP. Diterapkan pertama kali di Larderello, Italia, pada tahun 1904 dan masih aktif sampai sekarang. Keuntungan dari sistem pembangkit ini hanyalah mengeluarkan sisa uap dan sedikit gas.

Baca Juga



 

PLTP Binary System

Apa Saja Tipe-Tipe Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi? Yuk, Baca dan Menambah Wawasan! zonaebt.com
Binary Steam pada PLTP. Sumber: ei.lehigh.edu

Sistem biner ini digunakan ketika temperatur fluida yang tersedia di lokasi sedang atau tidak terlalu panas (100 – 200 derajat), sehingga menggunakan fluida organik sebagai pengganti air dari panas bumi. Fluida organik yang digunakan yaitu Iso-Butana (C4H10). 

Air dari panas bumi digunakan untuk memanaskan fluida organik pada alat penukar panas. Fluida organik tersebut kemudian menjadi panas dan berubah menjadi uap. Uap yang dihasilkan di dalam penukar panas akan dialirkan untuk memutar turbin dan selanjutnya menggerakkan generator untuk menghasilkan listrik.

Keuntungan dari penggunaan Binary System, yaitu:

  • dapat menggunakan fluida panas bumi bertemperatur rendah
  • tidak memerlukan pemisahan uap dan air.

Sementara itu, terdapat juga kerugian dari penggunaan Binary System:

  • cost yang dibutuhkan sangat tinggi
  • fluida organik yang digunakan sebagai pengganti air panas bumi mudah terbakar sehingga harus ekstra hati-hati saat melakukan sealing
  • memerlukan air pendingin yang banyak.

Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi di Indonesia

Pengembangan proyek PLTP di Indonesia dimulai pada tahun 1978 dengan proyek pertama, yaitu PLTP Kamojang. Menurut Kementrian Energi Sumber Daya dan Mineral (ESDM), terhitung hingga Desember 2021, potensi panas bumi di Indonesia sebesar 23,766 gigawatt (GW) atau 23.766 MW. Total potensi panas bumi yang baru dimanfaatkan menjadi PLTP baru sebesar 2.286 MWe menurut Handbook of Energy & Economic Statistics of Indonesia 2022 yang dirilis Kementerian ESDM.

Daftar PLTP yang ada di indonesia beserta jenis sistem yang digunakan: 

  1. PLTP Salak menggunakan Single Flash System
  2. PLTP Sarulla menggunakan Binary Cycle System
  3. PLTP Darajat menggunakan Dry Steam System
  4. PLTP Kamojang menggunakan Single Flash System
  5. PLTP Wayang Windu menggunakan Single Flash System
  6. PLTP Ulubelu menggunakan Single Flash System
  7. PLTP Sorik Marapi menggunakan Binary Cycle System
  8. PLTP Lahendong menggunakan Binary System
  9. PLTP Rantau Dedap menggunakan Single Flash System
  10. PLTP Muara Laboh menggunakan Double Flash System 
  11. PLTP Dieng menggunakan Single Flash System
  12. PLTP Lumut Balai menggunakan Single Flash System
  13. PLTP Patuha menggunakan Single Flash System
  14. PLTP Karaha menggunakan Dry Steam System
  15. PLTP Sibayak menggunakan Binary System
  16. PLTP Ulumbu menggunakan Single Flash System
  17. PLTP Sokoria menggunakan Binary Cycle System
  18. PLTP Mataloko menggunakan Single Flash System

Nah, setelah membaca, Sobat EBT Heroes jadi Makin Tahu Indonesia punya banyak Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi yang sudah beroperasi sejak lama dan tersebar di berbagai provinsi di Indonesia.

#zonaebt #Sebarterbarukan #EBTHeroes

Editor: Ni Luh Nyoman Vitari Amritaning Ati

Referensi:

[1] Pemanfaatan Tidak Langsung Energi Panas Bumi « Lembayung Mendayuh

[2] Which countries invest the most in renewable energy?

[3] Jenis Jenis Geothermal Power Plant di Dunia, Apa Saja?

[4] Tenaga panas bumi di Indonesia

[5] Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTP): Cara Kerja, Jenis, dan Komponennya

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

22 Comment