Adu cepat baterai kendaraan listrik  Amerika VS Tiongkok

  • Persaingan ketat antara Amerika dan Tiongkok dalam hal teknologi baterai kendaraan listrik 
  • ONE perusahaan baterai asal Amerika Serikat berhasil menemukan baterai-kapasitas 1.400 km sekali charge 
  • Teknologi baterai tersebut tidak menggunakan bahan dari Nikel dan Cobalt 

Balapan inovasi dibidang kendaraan listrik terus berlanjut. Salip menyalip antara Amerika Serikat dengan Tiongkok terus berlanjut. Di tikungan balapan, Amerika Serikat menyalip para pesaingnya, sementara unggul di depan.

Adu inovasi ini, merupakan perlombaan tentang baterai kendaraan listrik. Mengingat salah satu komponen paling mahal di kendaraan listrik yaitu Baterai itu sendiri. Maka negara-negara maju tak putus untuk berinovasi menghasilkan baterai yang murah dan memiliki jarak tempuh terjauh. 

Sebelumnya negara Tiongkok sudah menemukan baterai dengan jarak tempuh 1.000 km, untuk sekali charge. Tapi berita terbaru Amerika sudah mampu dengan baterai kapasitas 1.400 km, sekali charge juga. 

Penemuan ini datang dari Profesor Mujeeb Ijaz, dari Virginia. Ia juga merupakan lulusan dari Universitas Virginia Tech. Dalam hal inovasi baterai yang ditemukan oleh beliau, secara teknologi tidak baru karena masih menggunakan bahan dari Lithium. Tetapi materialnya yang baru, Density-nya lebih tinggi. Harga juga lebih murah. Fakta nya juga, Ijaz sangat menghindari menggunakan bahan dari Nikel dan Cobalt, itu dua material yang sangat mahal.

Baca juga 



Cari pintar Ijaz, patut di contoh. Ia tidak membangun pabrik mobil listrik. Ia hanya membangun pabrik baterai saja, dengan merek Anda pasti belum tau: One – Our Next Energy. Menghadirkan nama baterai Gemini khusus untuk mobil, sekali charge bisa sampai 1.400 km. 

Jika kalian berkata, itu masih hanya masih berupa penelitian di Lab saja. Salah besar, Baterai dengan nama Gemini itu, sudah nyata dan bahkan telah dicoba di jalan raya di Amerika sana. Berikut video tesnya yang sudah ditonton sebanyak 700.00 ribu kali  

Mobil yang dipakai dalam uji coba itu adalah Tesla dengan seri S. Dimana standar dari mobil Tesla itu hanya 415 km sekali charge. Naik dua kali lipat berkat baterai Gemini dari One itu. 

DI video itu juga dijelaskan, Tesla yang memiliki motif warna baju tentara itu melaju. start dari Michigan balik lagi ke Michigan. Memutar jauh sampai masuk wilayah Indiana. Setelah tiba lagi di Michigan speedometer sudah merekam: 1.419 km. Rata-rata kecepatan 85 km/jam. 

Baca juga 



Mujeeb Ijaz, tidak hanya menjual ONE (teknologi baterai) itu ke pabrik mobil saja. Ia juga menjual ONE itu sebagai powerbank  skala besar.

Hal yang menjadi konsen dari Mujeep itu ada tigal hal: Mendesain baterai mobil listrik dengan kekuatan dua kali lipat dari yang ada sebelumnya. Kedua, pakai bahan yang terjamin harga dan ketersediaannya yang berkelanjutan. Ia tidak memakai Nikel dan Cobalt. Ketiga, membuat rangkaian pasok untuk memudahkan penggunaannya dimanapun itu. 

Apa itu perusahaan ONE?

Mengutip dari laman resmi ONE.ai, dijelaskan bahwa perusahaan yang terbentuk Juli tahun 2020. ONE sebagai pelopor industri penyimpanan energi. Pengalaman para pendirinya dapat dengan cepat mempu membuat inovasi dari baterai itu.

Perlombaan teknologi baterai kendaraan listrik. Sementara Amerika Serikat yang memimpin di depan. Tidak menutup kemungkinan saja negara- negara seperti Tiongkok dan juga Eropa akan menyusul juga.  Sedangkan kita di Indonesia masih semarak euforia menonton balapan MotoGP.

zonaebt.com

Renewable Content Provider

Editor : Bunga Pertiwi

Referensi 

https://www.disway.id/r/5639/keluarga-fisika

https://one.ai

Facebook
WhatsApp
Twitter
LinkedIn
Pinterest

Leave a Reply

Your email address will not be published.