
- Fervo menjadi perusahaan geothermal dengan skor tertinggi pada H2 2026, yakni 75/100.
- Pertamina Geothermal Energy (PGE) menempati posisi kedua dengan skor 73,5/100 dan menjadi perusahaan Indonesia dengan peringkat tertinggi.
- 10 perusahaan geothermal dunia dalam daftar Curence mencakup perusahaan dari Amerika Serikat, Indonesia, Kenya, Filipina, Ethiopia, hingga Inggris.
Sobat EBT Heroes! Energi panas bumi atau geothermal menjadi salah satu sumber energi terbarukan yang terus dikembangkan untuk mendukung kebutuhan listrik rendah karbon. Sejumlah perusahaan geothermal di berbagai negara pun berlomba mengembangkan teknologi, proyek, dan kapasitas pembangkit untuk memanfaatkan potensi panas bumi.
Dalam daftar Top 10 Perusahaan Geothermal Dunia Berdasarkan Skor H2 2026 yang dirilis Curence, perusahaan asal Indonesia, Pertamina Geothermal Energy (PGE), berhasil menempati posisi kedua dengan skor 73,5 dari 100. PGE berada di bawah Fervo yang memperoleh skor 75/100.
Berikut daftar lengkap perusahaan geothermal dunia berdasarkan skor H2 2026.

1. Fervo
Fervo menempati posisi pertama dalam daftar perusahaan geothermal dunia dengan skor 75/100. Perusahaan asal Amerika Serikat ini dikenal mengembangkan teknologi geothermal generasi baru, termasuk pendekatan enhanced geothermal systems (EGS) untuk membuka potensi panas bumi yang sebelumnya sulit dimanfaatkan.
2. Pertamina Geothermal Energy
Pertamina Geothermal Energy (PGE) berada di peringkat kedua dengan skor 73,5/100. Perusahaan Indonesia ini menjadi salah satu pemain utama dalam pengembangan energi panas bumi nasional dan memiliki portofolio proyek geothermal di sejumlah wilayah Indonesia.
Posisi PGE di tiga besar menunjukkan semakin kuatnya peran perusahaan Indonesia dalam industri geothermal global. Indonesia sendiri memiliki potensi panas bumi yang besar karena berada di kawasan Cincin Api Pasifik.
3. Ormat
Ormat menempati posisi ketiga dengan skor 72/100. Perusahaan ini merupakan salah satu pemain geothermal global yang mengembangkan pembangkit serta teknologi pemanfaatan energi panas bumi di berbagai negara.
4. KenGen
KenGen berada di posisi keempat dengan skor 68,5/100. Perusahaan asal Kenya ini menjadi salah satu perusahaan energi yang aktif mengembangkan pembangkit listrik tenaga panas bumi. Kenya sendiri dikenal memiliki potensi geothermal yang besar di kawasan Rift Valley.
5. Energy Development Corp. (EDC)
Energy Development Corp. (EDC) menempati peringkat kelima dengan skor 65/100. Perusahaan asal Filipina ini bergerak dalam pengembangan energi terbarukan, termasuk panas bumi. Filipina merupakan salah satu negara dengan pemanfaatan energi geothermal yang cukup besar di dunia.
6. Zanskar
Zanskar berada di peringkat keenam dengan skor 54/100. Perusahaan asal Amerika Serikat ini berfokus pada pengembangan teknologi dan eksplorasi sumber daya geothermal untuk menemukan serta mengembangkan potensi panas bumi baru.
7. Baseload
Baseload menempati posisi ketujuh dengan skor 46/100. Perusahaan ini menjadi salah satu pemain yang masuk dalam daftar perusahaan geothermal dunia berdasarkan penilaian H2 2026.
8. Calpine
Calpine memperoleh skor 43/100 dan berada di posisi kedelapan. Perusahaan asal Amerika Serikat ini memiliki kegiatan di sektor pembangkitan listrik, termasuk pemanfaatan sumber energi panas bumi.
8. Ethiopian Electric Power
Ethiopian Electric Power juga memperoleh skor 43/100 dan berada di posisi yang sama. Perusahaan listrik Ethiopia ini masuk dalam daftar bersama Calpine dan Geothermal Engineering Ltd. (GEL).
8. Geothermal Engineering Ltd. (GEL)
Geothermal Engineering Ltd. (GEL) melengkapi tiga perusahaan yang berada di peringkat kedelapan dengan skor 43/100. Perusahaan asal Inggris ini berfokus pada pengembangan proyek energi panas bumi.
Baca Juga:
- Sumber Pendapatan PLN Tahun 2025, Penjualan Listrik Masih Mendominasi
- Mengenal Subholding Downstream Pertamina, Hasil Merger Tiga Bisnis Hilir Energi
PGE Perkuat Posisi Indonesia di Industri Geothermal Global
Masuknya Pertamina Geothermal Energy ke posisi kedua menunjukkan bahwa perusahaan Indonesia memiliki posisi yang semakin diperhitungkan dalam industri panas bumi global. Hal ini juga sejalan dengan besarnya potensi geothermal Indonesia yang tersebar di berbagai wilayah.
Pengembangan panas bumi menjadi penting karena energi ini dapat menyediakan listrik secara lebih stabil dibandingkan sejumlah sumber energi terbarukan yang bergantung pada kondisi cuaca. Dengan pengembangan teknologi dan investasi yang berkelanjutan, geothermal berpotensi menjadi salah satu bagian penting dalam memperkuat bauran energi bersih dunia.
#ZonaEBT #EBTHeroes #Sebarterbarukan
Sumber:
[1] https://www.instagram.com/p/Db5va6kPC3c/?utm_source=ig_web_copy_link&igsh=MzRlODBiNWFlZA==