
Jakarta, 17 April 2026 — PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN) melanjutkan komitmennya dalam penguatan kapasitas sumber daya manusia di sektor energi bersih melalui pelaksanaan Sertifikasi Kompetensi Ketenagalistrikan Sistem Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) 2026 Batch 2. Kegiatan ini diselenggarakan selama tiga hari, mulai Selasa (15/4) hingga Kamis (17/4), dan diikuti oleh 6 peserta dari internal perusahaan.
Program sertifikasi ini merupakan kelanjutan dari pelatihan “PV Systems Operation and Maintenance Overview” yang sebelumnya telah difasilitasi oleh ZONAEBT. Melalui tahapan ini, Toyota memastikan bahwa kompetensi teknis peserta tidak hanya bersifat aplikatif, tetapi juga memperoleh pengakuan resmi sesuai standar nasional di sektor ketenagalistrikan.
Sertifikasi dilaksanakan secara komprehensif melalui serangkaian tahapan asesmen yang mencakup uji tulis, uji praktik, hingga uji lisan, dengan mengacu pada standar kompetensi yang ditetapkan oleh Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM).
Hari Pertama: Uji Tulis dan Penguatan Standar Kompetensi

Peserta mengikuti sesi pembekalan terkait mekanisme asesmen serta penyamaan persepsi terhadap standar penilaian yang digunakan. Selanjutnya, peserta menjalani uji tulis untuk mengukur pemahaman teoritis mencakup sistem PLTS, aspek keselamatan kerja, serta regulasi ketenagalistrikan. Tahapan ini menjadi fondasi dalam menilai kesiapan peserta sebelum memasuki uji praktik.
Hari Kedua: Uji Praktik Operasional PLTS

Pada hari kedua, peserta mengikuti uji praktik yang menitikberatkan pada kemampuan teknis dalam mengelola sistem PLTS di lingkungan industri. Peserta diuji dalam melakukan analisis kondisi sistem, pengambilan keputusan teknis, serta penerapan prosedur kerja sesuai standar keselamatan dan operasional yang berlaku.
Hari Ketiga: Uji Lisan dan Evaluasi Kompetensi

Rangkaian sertifikasi ditutup dengan uji lisan serta sesi evaluasi bersama asesor. Dalam sesi ini, peserta memperoleh umpan balik menyeluruh terkait capaian kompetensi dan area pengembangan ke depan, sehingga proses sertifikasi tidak hanya menjadi penilaian, tetapi juga bagian dari pembelajaran berkelanjutan.
CEO ZONAEBT, I Kadek Alamsta Suarjuniarta, menegaskan bahwa sertifikasi merupakan tahap penting dalam memastikan kesiapan SDM industri dalam mendukung pemanfaatan energi surya secara berkelanjutan.
“Melalui sertifikasi kompetensi ini, kami ingin memastikan bahwa setiap individu yang terlibat dalam pengelolaan PLTS memiliki standar kemampuan yang terukur, teruji, dan diakui secara nasional. Ini menjadi fondasi penting agar implementasi energi surya di sektor industri dapat berjalan secara optimal, aman, dan berkelanjutan,” ujarnya.
Sejalan dengan filosofi “We Make People Before We Make Product”, Toyota terus menempatkan pengembangan sumber daya manusia sebagai prioritas utama. Investasi dalam program pelatihan dan sertifikasi ini menjadi bagian dari kontribusi perusahaan dalam meningkatkan kualitas SDM, baik di lingkungan internal maupun dalam ekosistem industri yang lebih luas.
Dengan terselenggaranya sertifikasi Batch 2 ini, PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia bersama ZONAEBT semakin menegaskan komitmen dalam mendukung transisi energi bersih melalui penguatan SDM yang kompeten, tersertifikasi, dan siap mengelola sistem PLTS sesuai standar nasional.
Tentang ZONAEBT
Berdiri sejak April 2021, ZONAEBT adalah platform informasi dan edukasi energi terbarukan di Indonesia. Dengan visi untuk mendorong transisi energi yang adil dan berkelanjutan, ZONAEBT aktif berkontribusi dalam pengembangan kapasitas dan literasi energi bersih di tanah air.
Kontak Media:
ZONAEBT.com
hello@zonaebt.com
085175878765