Profil PT Ormat Geothermal Indonesia, Pemenang Lelang Panas Bumi Telaga Ranu di Halmahera Barat

Profil PT Ormat Geothermal Indonesia, foto: porostimur
  1. PT Ormat Geothermal Indonesia Resmi Menang Lelang WKP Telaga Ranu
    Perusahaan ditetapkan Kementerian ESDM sebagai pemenang lelang proyek panas bumi Telaga Ranu di Halmahera Barat.
  2. Profil dan Jejak Global Ormat Technologies di Sektor Panas Bumi
    Ormat memiliki pengalaman internasional dalam pengembangan pembangkit panas bumi dan teknologi ORC.
  3. Dampak Proyek Panas Bumi Telaga Ranu bagi Transisi Energi Indonesia
    WKP Telaga Ranu berpotensi menambah kapasitas EBT dan mendukung target Net Zero Emission 2060.

Sobat EBT Heroes! PT Ormat Geothermal Indonesia resmi ditetapkan sebagai pemenang lelang Wilayah Kerja Panas Bumi (WKP) Telaga Ranu di Kabupaten Halmahera Barat, Provinsi Maluku Utara. Penetapan ini diumumkan Kementerian ESDM pada awal Januari 2026.

Keputusan tersebut tertuang dalam Pengumuman Nomor 5.Pm/EK.04/DJE.P/2026 tertanggal 12 Januari 2026 yang diterbitkan Direktorat Jenderal EBTKE. Penetapan pemenang juga merujuk pada Keputusan Menteri ESDM Nomor 8.K/EK.04/MEM.E/2026 tanggal 8 Januari 2026 tentang Pemenang Pelelangan Wilayah Kerja Panas Bumi di Daerah Telaga Ranu.

Penunjukan ini menandai langkah penting dalam pengembangan proyek panas bumi Telaga Ranu sekaligus memperkuat portofolio Ormat di sektor energi panas bumi Indonesia.

Baca Juga:



Siapa PT Ormat Geothermal Indonesia?

PT Ormat Geothermal Indonesia merupakan entitas anak dari Ormat Technologies, perusahaan global yang bergerak di bidang pengembangan, kepemilikan, dan pengoperasian pembangkit listrik panas bumi serta energi pemulihan panas (Recovered Energy Generation/REG).

Induk perusahaannya didirikan pada 1965 oleh Lucien Y. Bronicki dan Dita Bronicki. Awalnya, Ormat fokus pada pengembangan turbin berbasis teknologi Organic Rankine Cycle (ORC)—teknologi yang kini menjadi salah satu standar dalam pembangkit panas bumi biner.

Pada 2004, Ormat melakukan IPO di New York Stock Exchange dengan kode saham ORA dan berkantor pusat di Reno, Nevada, Amerika Serikat.

Jejak Global Ormat Technologies di Sektor Panas Bumi

Proyek PT Ormat berkapasitas 150 MW di Kenya, foto: Ormat Geothermal

Dalam perkembangannya, Ormat bertransformasi dari pemasok peralatan menjadi penyedia pembangkit listrik turnkey, termasuk pembiayaan proyek. Perusahaan ini kini mencakup seluruh rantai bisnis panas bumi: eksplorasi, pengembangan, konstruksi, hingga operasi.

Beberapa proyek strategis global Ormat antara lain:

  • Wubaska 700 kW (1984) – ORC komersial pertama di Amerika Serikat.
  • Ormesa I 30 MW (1986) – Salah satu proyek awal panas bumi Ormat.
  • Pembangkit Panas Bumi Leyte 130 MW, Filipina (1995) – Proyek siklus gabungan berskala besar.
  • Ngatamariki 100 MW, Selandia Baru (2013) – Disebut sebagai salah satu pembangkit panas bumi biner terbesar di dunia.
  • Platanares 35 MW, Honduras (2017) – Fasilitas panas bumi skala utilitas pertama di negara tersebut.
  • Sarulla 330 MW, Sumatra Utara (2018) – Salah satu kompleks panas bumi terbesar di dunia, di mana Ormat terlibat dalam penyediaan teknologi dan pengembangan unit.

Di Kenya, proyek Olkaria III yang awalnya 8 MW berkembang menjadi kompleks 150 MW yang dimiliki dan dioperasikan Ormat.

Selain panas bumi, Ormat juga aktif dalam pengembangan energi pemulihan panas (REG) serta memasuki bisnis penyimpanan energi melalui akuisisi Viridity Energy.

Peran Ormat dalam Pengembangan Panas Bumi Indonesia

Keterlibatan Ormat dalam proyek WKP Telaga Ranu memperkuat posisi perusahaan ini di pasar panas bumi Indonesia, yang merupakan salah satu potensi terbesar di dunia.

Sebagai pemenang lelang WKP Telaga Ranu, PT Ormat Geothermal Indonesia akan memasuki tahap eksplorasi dan pengembangan sumber daya panas bumi di Halmahera Barat. Proyek ini diharapkan berkontribusi terhadap:

  • Peningkatan kapasitas pembangkit EBT nasional
  • Penguatan bauran energi dalam RUPTL
  • Dukungan terhadap target Net Zero Emission 2060

Pengembangan panas bumi di wilayah timur Indonesia juga dinilai strategis untuk pemerataan investasi dan ketahanan energi daerah.

Panas Bumi dan Aksi Nyata Pengurangan Emisi: Sertifikat Karbon Proyek Lahendong

Sebagai energi bersih, pemanfaatan panas bumi berkontribusi langsung dalam menekan emisi gas rumah kaca. Salah satu bentuk kontribusi konkretnya adalah melalui Sertifikat Karbon, yang merepresentasikan penurunan emisi dari proyek energi terbarukan.

Salah satu proyek panas bumi yang telah terverifikasi adalah Proyek Lahendong Unit 5 & Unit 6 milik PT Pertamina Geothermal Energy Tbk di Sulawesi Utara. Proyek ini menghasilkan listrik rendah emisi dari panas bumi sekaligus menggantikan pembangkit berbahan bakar fosil.

Bagi pelaku usaha, institusi, maupun individu yang ingin mengambil peran dalam aksi iklim, memiliki Sertifikat Karbon Proyek Lahendong menjadi langkah strategis untuk melakukan carbon offset sekaligus mendukung pengembangan energi terbarukan nasional.

👉 Pelajari informasi lengkap dan dapatkan Sertifikat Karbon Proyek Lahendong Unit 5 & 6 melalui tautan berikut:

https://zonaebt.myr.id/pl/sertifikat-karbon-pertamina-nre-proyek-lahendong-unit-5-unit-6-pt-pertamina-geothermal-energy-tbk

Dengan berpartisipasi dalam proyek panas bumi melalui sertifikat karbon, Sobat EBT Heroes turut mempercepat transisi energi dan berkontribusi pada masa depan Indonesia yang lebih bersih, tangguh, dan berkelanjutan.

#ZonaEBT #EBTHeroes #PanasBumi #EnergiTerbarukan

Sumber:

[1] Ormat Jadi Pemenang Lelang Panas Bumi Telaga Ranu

Bot
ZEBot Asisten Digital ZonaEBT
Hai Kak!
Aku ZEBot, asisten digital ZonaEBT. Ada yang bisa kubantu hari ini?