PLTA Saguling, Intip dan Kenali Lebih Dekat

Pembangkit Listrik Tenaga Air
  • Kunjungan Menteri ESDM, Arifin Tasrif ke PLTA Saguling.
  • Fungsi-fungsi PLTA Saguling dalam kehidupan.
  • Peranan penting pembangunan PLTA Saguling sebagai pemasok listrik.

Pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Air atau PLTA sudah menyebar di kawasan Indonesia sebagai penghasil energi listrik dengan energi bersih. Salah satunya, PLTA Saguling, yang mana menjadi penopang jaringan dan pemasok listrik saat adanya kejadian blackout, sama halnya di tahun 2019.

Menteri ESDM atau Energi dan Sumber Daya Mineral bernama Arifin Tasrif melakukan kunjungan ke PLTA Saguling dengan tujuan untuk memastikan suatu keandalan pasokan listrik dalam menyambut momen Natal dan Tahun Baru 2022. Apresiasi dari Menteri ESDM, Arifin Tasrif dalam mitigasikan aspek-aspek dari ketersediaan energi primer bagi pembangkit listrik sampai backup plan pada saat adanya keadaan darurat.

Baca juga:



Arifin Tasrif menilai pada saat momen Natal dan Tahun Baru 2022, lebih mendapatkan perhatian yang besar. Akibatnya, adanya pembatasan perjalanan yang membuat masyarakat dalam menghabiskan waktu di rumah dengan ketersediaan waktu yang lebih banyak untuk meningkatkan potensi konsumsi listrik.

Pada saat itu, energi listrik di sebagian kawasan Jawa padam secara serentak karena adanya gangguan sistem transmisi sebesar 500 kilovolt. Gangguan sistem transmisi di Ungaran dan Pemalang, yang menbuat jaringan terganggu di sebagian kawasan Jawa padam.

PT PLN atau Persero membangun PLTA Saguling ini di Bandung Barat, Jawa Barat yang mana memiliki fungsi mendukung energi hijau di Indonesia. PLTA Saguling ini berperan penting dalam sistem kelistrikan dalam jangka Jawa Bali.

Baca juga:



Energi listrik yang dinilai ramah lingkungan dari PLTA Saguling akan disalurkan melalui Gardu Induk Tegangan Ekstra Tinggi atau GITET Saguling. Pembangkit listrik Saguling akan diinterkoneksikan ke jaringan se-Jawa dan Bali  dengan melalui saluran utama dengan tegangan ekstra yang tinggi sebesar 500 kilovolt.

PLTA Saguling bertugas memberikan tegangan energi listrik secara perdana untuk penghidupan kembali pembangkit yang sudah padam. PLTA Saguling menjadi alat energize karena untuk mengoperasikannya dinilai sederhana.

Pembangkit Listrik Tenaga Air atau PLTA Saguling yang berada di Jawa Barat ini juga berfungsi sebagai mengatur frekuensi sistem dengan melakukan penerapan load frequency control. Memiliki tiga fungsi dalam pembangunan PLTA Saguling sebagai berikut baseload, stabilizer, serta pengurangan emisi dengan menggunakan energi baru terbarukan atau EBT.

Sebagai mengatur adanya frekuensi sistem pada saat menerapkan load frequency control (LFC), PLTA Saguling masih beroperasi sebagai black start dan berperan menjadi mengisi tegangan guna untuk menopang pembangkit listrik PLTU Surayala pada saat adanya gangguan.

Pembangkit Listrik Tenaga Air atau PLTA yang mana berlokasi di Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat memiliki daya kapasitas sebesar mencapai 844,36 Mega Watt. Ditopangnya PLTA Saguling dengan tujuh sub-unit yang mana satu unitnya adalah jasa operasi dan memeliharaan pembangkit dalam menjaga keandalan pasok listrik.

Di tahun 2021, PLTA Saguling yang dioperasikan oleh PT Indonesia Power ini miliki target untuk menjadi wadah atau penyedia bahan baku cofiring dari gulma eceng gondok yang sudah tidak dimanfaatkan. Hal ini guna untuk mencegah adanya pedangkalan waduk dan mendukung pelaksanaan cofiring pada PLTU.

Referensi:

Kunjungi PLTA Saguling, Menteri ESDM Pastikan Keandalan Pasokan Listrik Natal dan Tahun Baru

PLTA Saguling di Bandung Barat berfungsi dukung energi hijau Indonesia

Facebook
WhatsApp
Twitter
LinkedIn
Pinterest

Leave a Reply

Your email address will not be published.