Transisi Baterai Menuju Lithium, Apakah Merugikan Indonesia?

Baterai 4680 sel, produksi tesla pada baterai kendaraan listrik, sumber : cnet.com
  • Bagaimana dampak transisi dari baterai berbasis nikel ke LFP terhadap pemasukan negara Indonesia dari ekspor nikel?
  • Apa strategi yang harus diambil oleh pemerintah Indonesia dalam mengatur suplai dan harga bijih nikel untuk menjaga stabilitas ekonomi negara dan mengembangkan industri dalam negeri?
  • Bagaimana Indonesia dapat mengembangkan industri baterai dalam negeri sebagai respons terhadap perubahan pasar menuju masa depan yang lebih berkelanjutan?

Halo EBT Heroes, tidak lama ini kita sering mendengar pembahasan tentang transisi energi pada kendaraan listrik yang awalnya berasal baterai NCM, NCA, atau NiMH, dsb, menjadi baterai LFP. Namun apa itu baterai LFP? LFP sendiri merupakan singakatan dari Lithium Ferro Phospate, merupakan baterai yang tersusun dari material utama antara litium, besi, dan fosfat. Sehingga pada pembuatan baterai jenis LFP ini tidak menggunakan unsur nikel sama sekali.

TRANSISI BATERAI NIKEL MENJADI BATERAI LITIUM NON-NIKEL

Transisi produksi dan penggunaan baterai dari yang bersumber dari nikel menuju pada baterai berjenis litium besi diakibatkan oleh kelebihan yang dimiliki oleh jenis baterai ini. Keterlimpahan unsur besi dengan harga murah menyebabkan peralihan ini. Tidak hanya itu, jenis baterai LFP ini memiliki tingkat keamanan yang sangat baik. Penggunaan pada suhu ekstrem, tabrakan, bahkan korsleting tidak akan menyebabkan baterai meledak. Akibat stabilitas ikatan antara litium, besi, dan fospat. 

Perhatian yang kuat pada baterai LFP ini juga diakibatkan pada industri otomotif Tesla yang mulai beralih dan melakukan pengembangan pada baterai jenis LFP. Dimana produksi truk listrik berat tesla telah menggunakan baterai LFP untuk skala jangka pendek, yang mana memiliki kapasitas 53 kilowatt-jam (kWh).

Dinilai memiliki kemampuan yang baik dan juga potensi pengembangan yang sangat besar menyebabkan baterai berjenis LFP semakin dilirik oleh industri otomotif. Bahkan pengujian yang dilakukan Tesla pada kendaraan rancangannya menjadi bukti kuat dan testimoni yang baik untuk mempromosikan baterai LFP pada global.

Jika dilihat dari sisi produsen kendaraan listrik, tentunya kita menganggap peralihan baterai nikel menjadi litium sangat menguntungkan dibalik dari keamaanan dan harga. Apabila hal ini kita perhatikan dari sisi Indonesia maka fenomena ini bisa merugikan Indonesia secara sepihak karena penggunaan baterai berjenis LFP yang mana tidak memiliki kandungan nikel sama sekali. Indonesia yang memiliki candangan nikel yang sangat besar dapat menyebabkan kerugian yang besar pada transisi ini.

Oleh karena itu, sobat EBT heroes tentunya menanyakan tentang kejadian ini. Bagaimana Indoensia sebaiknya menyikapi keadaan ini? Bagaimana tentunya dampak peralihan penggunaan baterai nikel menjadi LFP terhadap pemasukan negara?

BACA JUGA



HASIL PENGOLAHAN BIJIH NIKEL MENJADI PRODUK

Indonesia merupakan salah satu produsen terbesar pasokan nikel dunia, bahkan data data US Geological Survey (USGS) pada 2021 menyebutkan Indonesia sebagai produsen terbesar nikel global. Dimana pasokan 139.419.000 nikel dunia disupplai oleh Indonesia 52% atau 72 juta metrik ton. Berdasarkan data dari KESDM di tahun 2020, menyebutkan cadangan bijih nikel Indonesia mecapat 3,65 miliar metrik ton, dengan rincian yang mana cadangan bijih nikel berkadar di atas 1,7 persen sebanyak 1,76 miliar metrik ton dan kurang dari 1,7 persen sebanyak 1,89 miliar metrik ton.

Pengolahan bijih nikel dapat dibentuk menjadi berbagai produk. Nikel banyak dional menjadi peralatan yang terbuat dari baja tahan karat, seperti gagang pintu, kran, sendok, garpu, dll. Tidak hanya itu, dalam alat elektronik nikel juga banyak dimanfaatkan sebagai konduktor, konektor, dan bahkan dalam beberapa kasus, sebagai lapisan pelindung pada perangkat untuk meningkatkan daya tahan dan kualitas. Akan tetapi, pemanfaatan yang paling besar dari nikel itu sendiri sebagai bahan utama dari produk baterai itu sendiri, baik baterai hp, laptop, hingga kendaraan listrik. 

Proses pengecasan baterai pada kendaraan listrik, sumber: Unplash.com

Terdapat beberapa jenis baterai hasil pengolahan nikel, diantaranya jenis NCM, NCA, NiMH, dll. Dimana berbagai jenis ini tersusun dari unsur yang berbeda namun unsur utama nikel tetap digunakan pada produksi jenis baterai tersebut. 

  1. NCM, atau Nickel Cobalt Manganese. Batarai NCM merupakan sejenis baterai lithium-ion yang terdiri dari tiga elemen utama: Nikel (N), Cobalt (C), dan Mangan (M). Karakteristik kinerja baterai ditentukan oleh rasio ketiga elemen ini. Baterai NCM dapat memiliki rasio N, C, dan M yang berbeda, tetapi baterai yang paling umum adalah NCM 111, NCM 523, dan NCM 622. Mereka juga dikenal memiliki kepadatan energi yang tinggi, pengisian daya yang cepat, dan masa pakai yang lama.
  1. NCA, atau Nickel Cobalt Aluminum. Baterai NCA juga merupakan baterai lithium-ion, dibandingkan dengan NCM, komposisi kimianya diubah dari mangan menjadi aluminium, yang ditandai dengan umur yang lebih panjang. Baterai NCA dikembangkan oleh Tesla dan Panasonic pada tahun 2019. Namun karena kendala teknis yang tinggi, sebagian besar produsen mobil belum menggunakannya. Baterai NCA saat ini dipasang pada kendaraan listrik Tesla. Pengembangan lebih lanjut dari litium nikel oksida, NCA menambahkan aluminium untuk meningkatkan stabilitas kimia baterai. NCA adalah kandidat untuk powertrain EV karena padatan energi dan daya yang tinggi, serta masa pakai yang lama. Namun, biaya tinggi dan keamanan marginal memberikan dampak negatif.
  1. NiMH, atau Nickel Metal Hydride. Baterai NiMH memiliki elektroda positif dari nikel hidroksida dan elektroda negatif dari logam hidrida. Baterai NiMH menjadi sangat populer pada kendaraan hibrida listrik, dan mereka menguasai 10% pasar baterai isi ulang. NiMH memiliki kapasitas sekitar dua kali lipat dari baterai NiCd karena menyediakan energi spesifik empat puluh persen lebih banyak. Baterai NiMH juga tidak terlalu terpengaruh oleh penurunan voltase, namun keunggulan utamanya adalah tidak adanya kadmium beracun. Efek memori baterai NiMH jauh lebih sedikit dibandingkan baterai nikel-kadmium.

TRANSISI PENGGUNAAN BATERAI MENUJU ERA LITIUM BESI FOSFAT

Pada saat ini, produksi baterai masih berfokus pada baterai jenis nikel. Namun, potensi dan pengembangan baterai jenis litium besi non-nikel sedang pada titik baliknya. Baterai LFP atau Litium, Besi, dan Fosfat, juga merupakan seri dari baterai litium-ion, yang dapat dilakukan proses isi-ulang. Baterai LFP sendiri tidak menggunakan nikel pada proses pembuatannya. Tidak seperti baterai timbal-asam tradisional, baterai LFP mengandung katoda yang stabil dan aman, menjadikannya lebih aman dan tahan lama. Teknologi litium-ion dan besi-fosfat menyebabkan kinerja baterai yang lebih dan lebih stabil. Karena memiliki kemampuan discharge yang baik menyebabkan baterai jenis LFP ini menjadi salah satu pilihan baterai pada kendaraan listrik.

Transisi penggunaan baterai pada produksi kendaraan listrik, tidak lain dan tidak bukan karena potensi yang direamiliki baterai jenis LFP ini dan juga harga produksi yang rendah. Saat ini kemampuan baterai NCM atau NCA menjadi unggulan pada kendaraan listrik, karena bentuk baterai tidak memakan ruang yang besar, kemampuannya yang baik, dan juga pengisian yang cepat. Baterai jenis NCM dan NCA ini juga memiliki kelemahan seperti biaya produksi yang tinggi dan sumber daya alam yang terbatas – sehingga menyebabkan biaya bahan baku akan semakin mahal kedepannya. 

Baterai jenis LFP ini dapat menutupi kelemahan dari baterai jenis NCM dan NCA yang banyak digunakan oleh produsen kendaraan listrik. Seperti harga produksi yang rendah, dan sumber daya yang masih melimpah. Tidakh hanya itu, salah satu kelemahan baterai jenis nikel ini memiliki keamaan yang rendah, karena sensitif terhadap waktu dan dapat menyebabkan kebakaran bahkan ledakan. Salah satu kelemahan ini dapat ditutupi dengan keunggulan yang dimiliki baterai LFP yaitu keamaan. Kerusakan atau kebocoran pada baterai tidak bakal menyebabkan kebakaran atau ledakan. Hal ini diakibatkan teknologi litium ion dan ikatan yang stabil antara besi-fosfat. 

Namun untuk masalah peforma baterai jenis LFP masih tergolong lebih rendah dari baterai jenis nikel, bahkan kemampuannya akan terus menurun sebanding dengan penurunan suhu. Sehingga semakin dingin cuaca lingkungan kemampuan baterai akan semakin rendah. Baterai LFP membutuhkan ruang dan berat yang lebih besar untuk menyimpan energi yang sama dengan baterai berbasis nikel. Akan tetapi, kekurangan yang dimiliki baterai jenis LFP ini tidak menjadi tembok yang mengahalagi riset kedepannya. 

APAKAH PRODUKSI BATERAI LFP MERUGIKAN INDONESIA?

Penambangan nikel di Indonesia sebagai komoditi unggulan, sumber : chinadialogue.net

Terdapat sebuah ketakutan besar terhadap inovasi baterai LFP ini. Mungkin saat ini baterai jenis LFP belum bisa menandingin baterai berbahan nikel seperti NCM atau NCA, tetapi tidak ada yang tau untuk 5 tahun atau 10 kedepannya. Ketakutan yang dirasakan adalah kehilangan primadona atas hasil tambang Indonesia pada global.

Harga jual yang diperoleh dari penjualan bijih nikel mencapai 30 USD per metrik ton, atau berkisar Rp 500.000,-. Angka yang tidak terlalu besar untuk penjualan bahan mentah, akan tetapi penjualan pada volume yang besar katakanlah pada angka berjuta-juta ton maka harga yang diperoleh juga mencapai nominal milyaran. Tidak hanya itu, keuntungan juga diperoleh pada transportasi dan pajak. Sehingga keuntungan yang diperoleh pada proses ekspor bijih nikel cukup berpengaruh sebagai pendapatan negara. Oleh karena itu, ketakutan kedepannya andaikata ekspor ini menurun bahkan terpaksa diberhentikan, Indonesia akan kehilangan salah satu unggulannya. 

Keadaan ini tidak menjadikan nikel berhenti begitu saja, karena kebutuhan nikel tidak hanya bergantung pada produksi baterai kendaraan. Bahkan nikel juga digunakan pada produk stainless steel, teknologi renewable energy, dll. Produksi baterai ponsel pintar, atau komputer tetap menggunakan sistem bateri lithium ion yang bergantung pada penggunaan nikel. Kemampuan pemerintah menjadi ujung tombak dari keadaan ini. Bagaimana Indonesia tetap bertahan? Yaitu dengan mengatur supply and demand sedemikian rupa.

Sebagai pemasok yang paling besar, Indonesai memiliki kemampuan untuk mengatur suplai dan harga. Indonesia juga bisa menghasilkan produk sendiri untuk bersaing dengan produk luar. Tidak dapat dipungkiri, teknologi masa depan pasti akan terus berkembang. Saat ini ada gebrakan baru baterai non-nikel namun kedepannya bakal ada teknologi yang membutuhkan nikel .Sehingga fenomena transisi baterai berbasis nikel menjadi baterai LFP tidak akan memiliki pengaruh yang signifikan pada Indonesia – dengan catatan kemampuan Indonesia untuk terus dapat mengatur harga dan suplai nya.

BACA JUGA



KESIMPULAN

Indonesia, sebagai salah satu negara dengan pertumbuhan ekonomi yang signifikan dan produsen terbesar nikel global, menghadapi transisi dari baterai berbasis nikel ke baterai litium besi fosfat (LFP). Baterai LFP, dengan keamanan yang tinggi dan harga produksi yang rendah, semakin diminati oleh industri otomotif, terutama dengan langkah Tesla yang mulai menggunakan baterai ini pada truk listriknya. Namun, transisi ini menimbulkan kekhawatiran terhadap dampaknya pada pemasukan negara dari ekspor nikel.

Indonesia harus menyikapi fenomena ini dengan bijak. Meskipun baterai LFP dapat mengurangi ketergantungan pada nikel, Indonesia masih memiliki pasar yang besar untuk produk nikel, seperti stainless steel dan teknologi renewable energy. Pemerintah perlu mengatur suplai dan harga bijih nikel untuk menjaga stabilitas pemasukan negara dan mengembangkan industri dalam negeri yang lebih mandiri.

Oleh karena itu, Indonesia harus mampu beradaptasi dengan perubahan pasar dan tetap berperan sebagai pemimpin dalam industri nikel global, sambil memanfaatkan peluang untuk mengembangkan teknologi dan industri baterai dalam negeri. Dengan strategi yang tepat, Indonesia dapat menjaga keuntungan ekonomi dari sektor nikel sambil berinovasi menuju masa depan yang lebih berkelanjutan.

#zonaebt #sebarterbarukan #EBTheroes

Editor: Bellinda Putri Hidayat

REFERENSI

[1] Apa itu Baterai Lithium Ferro Phosphate atau LFP – Ishak Okta Sagita – anakteknik.co.id

[2] Mengenal Baterai LFP Tanpa Nikel, Bagaimana Nasib RI? : Okezone Economy

[3] Elon Musk Beberkan Alasan Mobil Listrik Tesla Mulai Beralih ke Baterai LFP – Otomotif Tempo.co

[4] Cadangan dan Potensi Nikel Melimpah, MIND ID Jadi Penopang Hilirisasi dan Transisi Energi Pemerintah – Nasional Tempo.co

[5] Nikel: Dari Asal Usul hingga Kegunaannya – PT ICSA

[6] NCM Batteries: The High-Performance Solution for Electric Vehicles – Powering Solution

[7] NCA battery characteristics and comparison – NCA vs NCM The Best lithium ion battery suppliers | lithium ion battery Manufacturers – TYCORUN ENERGY (takomabattery.com)

[8] Nickel Metal Hydride Battery | NiMH Battery | Description & Applications (electricity-magnetism.org)

[9] Apa Saja Kelebihan dan Kekurangan Baterai LFP dan Nikel untuk Mobil Listrik? Simak Ulasannya – Jurnal Faktual

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

47 Comment

  1. The largest marketplace for freelancers in Europe and America, all services from $ 10, more than 1 million offers, discounts and sales are available on the marketplace. Earn money with us by selling your services – visit the store http://kworks.store

  2. Asking questions are genuinely pleasant thing if you are
    not understanding anything entirely, but this post
    presents fastidious understanding even.

  3. Article writing is also a fun, if you be acquainted with then you can write otherwise it is complex to write.

  4. May I just say what a relief to find a person that truly knows what they’re discussing over the internet.
    You definitely understand how to bring a problem to light and make it important.
    A lot more people should check this out and understand this side of the story.
    I can’t believe you’re not more popular since you most certainly
    have the gift.

    my blog: http://top.elblaski.elblag.pl

  5. Simply desire to say your article is as astonishing.

    The clarity to your post is simply cool and i can think you’re a professional in this subject.
    Fine with your permission let me to grab your RSS feed to stay updated with approaching post.
    Thanks one million and please carry on the enjoyable work.

  6. I’ve been exploring for a bit for any high quality articles or weblog
    posts on this sort of house . Exploring in Yahoo I ultimately
    stumbled upon this website. Reading this info So i’m happy to express that I
    have an incredibly good uncanny feeling I found out exactly
    what I needed. I such a lot certainly will make certain to
    don?t omit this website and give it a look on a continuing basis.

  7. Hey! This is my first visit to your blog! We are a team of volunteers
    and starting a new initiative in a community in the same niche.
    Your blog provided us useful information to work on. You have done a marvellous job!

  8. Useful info. Lucky me I found your website accidentally, and I am stunned why this accident didn’t
    came about earlier! I bookmarked it.

  9. Hi i am kavin, its my first occasion to commenting anyplace, when i read this article i thought i could also make comment due to this sensible piece of writing.

  10. I feel this is among the most important info for me.

    And i am happy reading your article. But want to statement on few
    normal issues, The web site style is wonderful, the articles is actually excellent : D.

    Excellent task, cheers

  11. I’m not sure why but this site is loading very slow for me.
    Is anyone else having this issue or is it a problem on my end?
    I’ll check back later on and see if the problem still
    exists.

  12. Hey I am so delighted I found your weblog, I really found you by accident, while I was browsing on Google
    for something else, Nonetheless I am here now and would just like to say many thanks for a incredible post and a
    all round thrilling blog (I also love the theme/design), I don’t have time to read through it all at the
    minute but I have bookmarked it and also added your RSS feeds, so when I have time I will be back to read a lot more, Please do keep up the awesome
    work.

  13. I loved as much as you’ll receive carried out right here.

    The sketch is tasteful, your authored subject matter
    stylish. nonetheless, you command get bought an shakiness over that you wish be delivering the
    following. unwell unquestionably come more formerly again as exactly the
    same nearly a lot often inside case you shield this hike.

    Also visit my web site – http://new.stargardzki.stargard.pl