Kendaraan Listrik Meroket, Indonesia Lancarkan Target 2030

Tesla, Kendaraan Listrik
Perusahaan Tesla, Kendaraan Listrik. Sumber: bbonenews.id
  • Kendaraan listrik saat ini masih menjadi isu hangat di lingkungan masyarakat.
  • Pemerintah Indonesia kini menargetkan 15 juta kendaraan listrik mengaspal di jalanan Indonesia pada tahun 2030.
  • Untuk menggapai target tersebut, pemerintah Indonesia mulai dari mempermudah perizinan hingga memberikan subsidi pajak.

Kendaraan listrik saat ini masih menjadi isu hangat di lingkungan masyarakat. Mulai ramainya kendaraan listrik di jalan raya baik mobil listrik, motor listrik, hingga bus listrik menjadi bentuk nyata keberhasilan pemerintah mentransformasi kendaraan yang berkelanjutan. Pemerintah Indonesia hingga saat ini masih terus mewujudkan target di sektor kendaraan listrik, yaitu menargetkan 15 juta kendaraan listrik mengaspal di jalanan Indonesia pada tahun 2030.

Seperti yang dikutip pada siaran pers tanggal 21 Mei 2024 di laman Kementerian Energi Sumber Daya Mineral (ESDM), ”Pemerintah Indonesia telah menetapkan target yang ambisius untuk penerapan kendaraan listrik yang bertujuan untuk memiliki 2 juta unit mobil listrik dan 13 juta unit kendaraan listrik roda dua di jalan pada tahun 2030,” ujar Sekretaris Jendral Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) Dadan Kusdiana dalam diskusi panel High-Level Closed-Door Minestrial Discussion bagian dari rangkaian IEA’s 9th Global Conferences on Energy Efficiency (GCEE) di Nairobi, Kenya.

Untuk menggapai target tersebut pemerintah Indonesia memberi karpet merah kepada kendaraan listrik mulai dari mempermudah perizinan hingga memberikan subsidi pajak. Seperti pada mobil listrik pemerintah Indonesia mengecualikan Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) dan Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB) untuk mobil listrik hingga tahun 2025, memberikan keringanan pajak pada mobil listrik yang hanya akan terkena pajak 10% dari tarif normal sesuai Peraturan Menteri Dalam  Negeri Nomor 1 Tahun 2021 pasal 10 dan 11, serta impor mobil listrik hanya terkena PPN 1% dari harga jual sesuai dengan Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 8 tahun 2024.

Dampaknya daya beli masyarakat pada pembelian mobil listrik mulai tumbuh secara signifikan, hal ini berdasarkan data pelaku industri otomotif penjualan mobil listrik pada 2023 yang dikutip dari perupadata, mereka berhasil menjual 52.915 mobil listrik yang terbagi dari 39.911 mobil listrik hybrid dan 11.910 mobil listrik baterai murni, daripada tahun 2022 yang hanya berkisar 15.437 mobil listrik yang terbagi dari 5.100 mobil listrik hybrid dan 10.327 mobil listrik baterai murni.

Kenaikan pembelian mobil listrik di masyarakat selain adanya campur andil pemerintah yang menganak emaskan kendaraan listrik, harus diakui bahwa kualitas mobil listrik menawarkan keunggulan yang tidak dimiliki oleh mobil berbahan bakar minyak (BBM).

Baca Juga



Keunggulan Keberadaan Kendaraan Listrik di Indonesia

Mengisi daya kendaraan listrik
Mengisi Daya Kendaraan Listrik. Sumber: Fairfax County

Keberadaan mobil listrik tidak semerta-merta ada, namun banyak pertimbangan dari beberapa keunggulan yang perlu Sobat EBT ketahui yaitu:

1. Bebas Polusi

Bebas polusi udara pada mobil listrik didasarkan karena kendaraan tersebut tidak memerlukan bahan bakar minyak (BBM) untuk proses operasional. Menggunakan mobil listrik berarti juga turut andil dalam menyukseskan target pemerintah Indonesia Net zero Emisi 2060 atau Indonesia bebas emisi pada tahun 2060. Selain bebas polusi udara mobil listrik juga bebas polusi suara, karena tidak menimbulkan kebisingan dari dalam mesin.

2. Lebih Hemat Bahan Bakar

Kehematan bahan bakar mobil listrik sudah diakui oleh banyak penelitian, salah satunya adalah penelitian yang dilakukan PLN di Bandung pada 2021 membuktikan mobil listrik jauh lebih hemat. Cukup dengan Rp10.000 bisa menempuh jarak 72 km. Berbanding terbalilk dengan mobil berbahan bakar minyak (BBM) di mana 72 km harus mengeluarkan biaya Rp 60.000. Wakil Direktur Utama PLN, Darmawan prasojo mengatakan, “Hitungannya kan kWh itu bisa dapat 10 km ya. Tadi kita sudah jajal 72 km. Artinya pelanggan hanya perlu Rp 10.000 untuk menempuh 72 km.”

3. Bebas Aturan Ganjil-Genap

Salah satu keunggulan mobil listrik di Indonesia untuk daerah perkotaan adalah bebasnya dari sistem ganjil-genap jalanan, seperti yang terjadi di Jakarta. Mobil listrik dapat beroperasi pada jam sibuk dan lolos dari sistem ganjil genap, di mana aturan tersebut tertuang di Peraturan Gubernur DKI Jakarta Nomor 88 Tahun 2019 tentang Ganjil Genap.

4. Subsidi Pajak Oleh Pemerintah

Keistimewaan pajak yang didapatkan oleh pengguna mobil listrik oleh pemerintah Indonesia antara lain impor mobil listrik hanya terkena PPN 1% dari harga pembelian, pajak hanya 10% dari tarif normal, serta bebas Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) dan Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB) hingga tahun 2025.

5. Kecanggihan Fitur

Kecanggihan mobil listrik selaras dengan fitur yang diberikan, fitur tersebut jarang didapatkan pada mobil berbahan bakar minyak (BBM), seperti fitur tanpa genggaman pintu, wiper tunggal kaca depan, kecanggihan berbagai fitur kemudi, hingga dapat menyetir sendiri tanpa sopir. Jadi, apakah Sobat EBT Heroes mulai tertarik memiliki mobil listrik?

6. Perawatan Mudah dan Hemat

Selain banyaknya fitur baru yang memudahkan pengguna, perawatan mobil listrik lebih efisien karena dapat dicas di rumah dan biaya perawatan operasionalnya lebih hemat daripada mobil berbahan bakar minyak (BBM) karena tidak perlu sering mengganti komponen pokok layaknya mobil BBM.

Selain menawarkan banyak keunggulan yang dimiliki, namun sayang mobil listrik di Indonesia saat ini masih memiliki beberapa kekurangan.

Baca Juga



Ketidakmampuan Kendaraan Listrik Untuk Bertahan di Indonesia

Presiden menghampiri kendaraan listrik
Kunjungan Presiden Melihat Kendaraan Listrik. Sumber: ekonomi.republika.co.id

1. Pengisian Baterai Lama

Lamanya pengisian baterai mulai dari 30 menit hingga berjam-jam, berbeda dengan mobil dengan bahan bakar minyak yang hanya menjadi beberapa menit saja masih menjadi problem utama mobil listrik yang membuat konsumen terkadang enggan membeli mobil listrik.

2. SPKLU Masih Sedikit

Di Indonesia sendiri saat ini, Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) terbilang masih sangat minim dibandingkan luasnya wilayah Indonesia, minimnya jumlah SPKLU menjadi alasan masyarakat menimbang kembali untuk membeli mobil listrik, terlebih lagi di daerah yang jauh dari kota besar. Namun hingga saat ini PLN terus menggenjot pembangunan SPKLU di berbagai daerah, makin tahu Indonesia berdasarkan data terbaru dari PLN, jumlah SPKLU yang terbangun di seluruh Indonesia yang telah beroperasi hingga akhir tahun 2023 sudah mencapai 1.081 unit baik yang dimiliki negara maupun pihak swasta. Perkembangan jumlah SPKLU yang telah terbangun diharapkan bisa menjadi solusi dari berbagai permasalahan mobil listrik di Indonesia.

3. Jangkauan Jarak Minim

Masih sedikitnya SPKLU yang ada di Indonesia mempengaruhi jarak jangkauan mobil listrik, seperti luasnya wilayah Indonesia dan pembangunan SPKLU yang sebagian besar dibangun hanya daerah perkotaan besar sehingga hanya kota besar yang bisa menggunakan mobil listrik.

Terlepas dari kelebihan dan kekurangan yang ada, pertimbangan polusi pada lingkungan dan sistem energi terbarukan yang berkelanjutan harus menjadi faktor utama yang diperhatikan oleh kita bersama, terlebih lagi saat ini cadangan minyak bumi di dunia terus menurun sehingga memepengaruhi pemanasan global.

Sobat EBT Heroes, kini sudah tahu `kan apa keunggulan dan kelemahan mobil listrik? Apakah kalian ingin kontribusi mempunyai mobil listrik untuk masa depan energi yang lebih cerah?

#zonaebt #Sebarterbarukan #EBTHeroes

Editor: Adhira Kurnia Adhwa

Referensi:

[1] Pajak Mobil Listrik: Update Terbaru dan Implikasinya

[2] Ini Target Pemerintah untuk Populasi Kendaraan Listrik di Tahun 2030

[3] Penjualan Mobil 2023 Turun, Mobil Listrik Meningkat

[4] PLN Buktikan Hematnya Pakai Mobil Listrik, 72 Kilometer Hanya Perlu Rp 10.000

[5] Terus Tingkatkan Jumlah SPKLU Selama 2023, PLN Berhasil Penuhi Kebutuhan Pengguna Kendaraan Listrik di Indonesia

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

4 Comment

  1. Your blog is a testament to your dedication to your craft. Your commitment to excellence is evident in every aspect of your writing. Thank you for being such a positive influence in the online community.