Berkenalan dengan Tiga Model Colokan Mobil Listrik

Jenis-jenis colokan pada mobil listrik. Sumber Foto: LinkedIn ZonaEBT
  • Mobil listrik merupakan mobil ramah lingkungan dengan tenaga listrik.
  • Tenaga maupun cadangan Listrik disimpan pada baterai khusus penyimpanan listrik.
  • Pengecasan dilakukan untuk pengisian daya listrik mobil listrik. 

Mobil listrik merupakan salah satu kendaraan yang ramah lingkungan karena tidak menimbulkan polusi udara dan menggunakan listrik sebagai tenaga utamanya. Energi listrik tersebut disimpan pada baterai khusus yang digunakan untuk kendaraan listrik.

Berbeda dengan mobil konvensional yang mengisi bahan bakarnya ke SPBU, mobil listrik mengisi bahan bakarnya dengan melakukan pengisian ulang daya pada listriknya atau melakukan pengecasan hingga persentase baterai menjadi 100%. Pengisian daya mobil listrik dilakukan pada stasiun pengisian khusus kendaraan listrik, kemudian memilih model colokan mobil listrik sesuai dengan mobil yang akan di cas. 

Sesuai dengan Peraturan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) RI Nomor 13 Tahun 2020 terdapat 3 jenis model colokan kendaraan listrik yang dapat digunakan pada Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU). Berikut ini 3 jenis colokan mobil listrik yang dapat digunakan! Simak di bawah ya!


Baca Juga:


1. TYPE 2 AC CHARGING

Colokan Mobil Listrik yang Beredar di Eropa. Sumber Foto: Multitronic.fi

Model colokan mobil listrik type 2 AC Charging merupakan colokan mobil listrik yang saat ini paling banyak digunakan di dunia. Colokan mobil listrik dengan tipe pengisian ulang arus bolak-balik (Alternating Current Charging System) dengan tujuh pin koneksi pada kedua ujungnya yang dapat memudahkan menyambungkan pada stop kontak dinding rumah maupun stasiun pengisian umum. 

Karena model colokan mobil listrik ini menggunakan arus bolak balik (AC), memungkinkan pengisian daya menjadi lebih lambat (hingga 43 kW) dibandingkan pengisian cepat DC, yang memerlukan koneksi CCS. Meski memungkinkan pengisian daya lebih lambat, pengguna colokan mobil listrik Type 2 AC Charging ini dapat melakukan aktivitas lain selagi menunggu proses pengisian daya, seperti berbelanja maupun berolahraga di gym.

2. DC CHARGING CHAdeMO

Colokan Mobil Listrik Wilayah Jepang dan Amerika. Sumber Foto: Spklu.com

Model colokan mobil listrik CHAdeMo atau CHarge de Mode merupakan model colokan mobil listrik dengan tipe pengisian ulang arus searah (Direct Current Charging System) atau DC yang menggunakan konektor tipe konfigurasi AA series. Colokan mobil listrik CHAdeMO memiliki bentuk colokan bulat dengan empat lubang, dua merupakan elemen konektor DC positif dan negatif.

Karena model colokan mobil listrik ini merupakan tipe pengisian ulang satu arah, maka arus listriknya langsung ke baterai dan memungkinkan pengisian daya dalam waktu yang cepat. DC Charging CHAdeMO dikembangkan oleh Jepang, sehingga model colokan mobil listrik ini biasa digunakan oleh mobil listrik buatan Jepang. Selain itu, DC Charging CHAdeMO juga dapat ditemui pada mobil Nissan Leaf, Mitsubishi Outlander PHEV, dan Toyota Prius Plug-In Hybrid. 


Baca Juga:


3. DC CHARGING COMBO TYPE CCS2

Fast Charging Mobil Listrik Eropa. Sumber Foto: Goodtopssm.life

Model colokan mobil listrik DC Charging Combo Type CCS2 merupakan tipe colokan mobil listrik tipe pengisian ulang kombinasi arus bolak-balik dan searah (Combined Charging System) dengan konektor tipe konfigurasi FF. Pengisian daya colokan mobil listrik DC Charging Combo Type CCS2 merupakan fast charging dan banyak digunakan pada mobil-mobil listrik keluaran Eropa. 

DC Charging Combo Type CCS2 memiliki bentuk yang hampir serupa dengan colokan mobil listrik type 2 AC Charging. Yang membedakannya adalah pada  DC Charging Combo Type CCS2, terdapat tambahan konektor 2 lubang di bawahnya. Model colokan mobil listrik DC Charging Combo Type CCS2 dapat ditemui pada mobil listrik seperti Tesla, Hyundai, dan Porsche. 

Nah Sobat EBT Heroes, itulah beberapa model colokan mobil listrik yang ada di dunia maupun yang digunakan di Indonesia dan tersedia pada stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU). Sobat EBT Heroes menggunakan model colokan mobil listrik yang mana nih untuk pengisian daya mobil listrik? Komen di bawah ya!

#zonaebt #sebarterbarukan #ebtheroes

Editor: Alvin Pratama

Sumber Rujukan:

[1] Permen ESDM No. 13 Tahun 2020

[2] What is a Type 2 charging cable? – AG Electrical Technology Co., Ltd

[3] Mengenal 3 Macam Colokan Mobil Listrik yang Berlaku di Indonesia

[4] Kenali Jenis Colokan Mobil Listrik Yang Digunakan di Indonesia – Moto Mobi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *