Inilah Jenis –Jenis Turbin Air yang Kamu Harus Ketahui!

Turbin Air, Unsplash
  • Turbin adalah mesin yang menghasilkan energi mekanik
  • Turbin air adalah komponen penting pada PLTA
  • Turbin air terdiri atas turbin reaksi dan turbin impulse

Turbin adalah suatu mesin berputar yang digerakkan oleh fluida. Fluida yang bergerak menggerakkan baling baling turbin. Fluida yang biasa digunakan untuk menggerakkan turbin antara lain berupa uap, air, gas dan angin. Oleh karena itu, klasifikasi turbin berdasarkan fluida terdiri atas turbin uap, turbin gas, turbin air dan turbin angin.

Dalam bidang pembangkitan energi listrik, turbin di pasang kopel dengan generator. Fluida yang menggerakkan baling baling turbin kemudian menghasilkan energi gerak yang menggerakkan generator, kemudian generator tersebut mengonversi energi gerak dari turbin menjadi energi listrik.

Turbin dengan Generator, Studyelectronika

Baca Juga



Turbin Air

Turbin air merupakan komponen yang sangat penting pada pembangkit listrik tenaga air (PLTA). Turbin air adalah komponen yang menggunakan fluida berupa air untuk menggunakan baling – baling turbin yang kemudian dari turbin tersebut digunakan untuk menggerakkan generator untuk membangkitkan energi listrik.

Untuk memilih jenis turbin yang tepat untuk pemakaian di pembangkit listrik tenaga air (PLTA) ada beberapa aspek yang diperhatikan, aspek aspek tersebut adalah debit air, tinggi jatuh aliran air efektif(head), kecepatan putaran dan ekonomis.

Komponen turbin air

  1. Rotor

Rotor adalah bagian yang berputar pada turbin yang terdiri atas sudu, poros dan bearing.

  • Sudu adalah bagian yang digunakan untuk mengatur jumlah aliran air yang masuk ke turbin.
  • Poros atau shaft adalah bagian yang terhubung dengan generator.
  • Bantalan atau bearing adalah komponen yang berfungsi sebagai perapat agar tidak terjadi kebocoran pada sistem.

2. Stator

Stator adalah bagian yang tidak bergerak pada turbin, stator terdiri atas nozel dan rumah turbin.

  • Nozel adalah bagian yang berfungsi sebagai pengarah pancaran air ke sudu turbin.
  • Rumah turbin berfungsi sebagai dudukan bagi komponen komponen turbin.

Baca Juga



Jenis – Jenis Turbin Air

  1. Turbin impuls
Turbin Impulse, Studentlesson

Turbin impuls adalah turbin yang memanfaatkan energi kinetik air yang dihasilkan oleh nozzel untuk memutar sudu turbin. Pada turbin impuls terjadi perubahan energi potensial air yang mengalir melewati penstock menjadi energi kinetik yang diubah oleh nozzel, kemudian nozzel tersebut mengalirkan aliran air tersebut untuk memutar turbin. Turbin impuls sangat cocok diaplikasikan pada PLTA yang memiliki head tinggi dan debit yang rendah. Turbin yang termasuk dari turbin impuls adalah turbin pelton dan crossflow. PLTA yang menggunakan jenis turbin impuls adalah PLTMH Cikopo yang menggunakan turbin pelton

2. Turbin reaksi

Turbin Reaksi, Studentlesson

Turbin reaksi adalah jenis turbin air yang memanfaatkan debit dari air untuk menggerakkan turbin secara langsung tanpa melalui nozel. Air yang mengalir melalui penstock kemudian langsung masuk ke turbin, energi potensial dan kinetik air yang mengalir melalui penstock dikonversi menjadi energi gerak. Oleh karena itu, turbin reaksi harus ditempatkan berada di dalam air. Semakin besar debit air maka semakin cepat pula turbin akan berputar.  Turbin impuls sangat cocok diaplikasikan pada PLTA yang memiliki head rendah, dengan debit yang besar. Turbin yang termasuk dari turbin impuls adalah turbin kaplan, turbin francis dan turbin propeller. Contoh pemanfaatan turbin reaksi pada PLTA adalah PLTA Saguling yang menggunakan turbin francis dan PLTA Rajamandala yang menggunakan turbin kaplan.

Referensi

[1] Difference between impulse turbine and reaction turbine

[2] Jenis Turbin Air: Turbin Impuls dan Turbin Reaksi

[3] Hydro Turbine

Facebook
WhatsApp
Twitter
LinkedIn
Pinterest

Leave a Reply

Your email address will not be published.