Industri Kendaraan Listrik Indonesia akan Menjadi Pemain Utama di Kancah Dunia

Motor Listrik
  • Mengutip International Energy Agency (IEA) yang dalam laporannya pada tahun 2022 menjelaskan prospek mobil listrik dari tahun ke tahun mengalami kemajuan.
  • Lebih lanjut, jelas Budi, penjualan mobil listrik juga meningkat hingga mencapai 6,7 juta unit pada 2021. Angka ini tumbuh 116,13% dibanding penjualan tahun 2020.
  • Untuk mencapai transportasi yang efisien, berkelanjutan dan ramah lingkungan, kata Budi, maka inovasi harus terus diperkuat.

Percepatan program kendaraan listrik akan mendukung pengurangan impor BBM dan meningkatkan ketahanan energi nasional. Memberhentikan impor BBM khususnya gasoline diharapkan dapat terjadi sebelum tahun 2030. Kedepan, pemanfaatan kendaraan listrik ditargetkan meningkat signifikan, sekaligus mendukung target net zero emission di tahun 2060.

Baca Juga



Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi menyampaikan, sesuai dengan kesepakatan dunia, mulai dari protokol Montreal, Rio Summit, Kyoto, Paris, dan Glassgow, dunia membutuhkan transisi energi bersih. Hal ini seperti peralihan ke moda transportasi yang lebih ramah lingkungan, seperti bersepeda, transportasi publik dan kendaraan berbasis energi baru terbarukan  seperti kendaraan listrik berbasis baterai.

Menteri Perhubungan RI, Budi Karya Sumadi menyampaikan hal tersebut dalam acara Bedah Buku “Towards the Age of Electric Vehicles” yang diselenggarakan Pengurus Pusat Keluarga Alumni Universitas Gadjah Mada (KAGAMA). Buku karya Cyrillus Harinowo dan Ika Maya Sari Khaidir itu dibedah secara daring pada Sabtu (18/6/2022).

Baca Juga



Mengutip International Energy Agency (IEA) yang dalam laporannya pada tahun 2022 menjelaskan prospek mobil listrik dari tahun ke tahun mengalami kemajuan. Pada 2021, kata Budi, pangsa pasar mobil listrik global tercatat sebesar 8,57%.

“Angka tersebut naik sekitar dua kali lipat dari tahun sebelumnya yang sebesar 4,11%,” sebut Budi.

Lebih lanjut, jelas Budi, penjualan mobil listrik juga meningkat hingga mencapai 6,7 juta unit pada 2021. Angka ini tumbuh 116,13% dibanding penjualan tahun 2020 yang hanya berjumlah 3,1 juta unit.

Begitu pula pada pengembangan pengisi daya untuk kendaraan listrik juga mengalami peningkatan menjadi 1,3 juta pada tahun 2020.

“Kita patut mencontoh Norwegia, salah satu negara penghasil minyak bumi yang memiliki kesadaran lingkungan. Seperti yang tertulis dalam Norwegia Road Federation (2022), Populasi mobil listrik di Norwegia bisa terbilang cukup banyak, total dominasi mobil listrik di sana adalah 83,7% dari total keseluruhan mobil yang terdaftar,” jelasnya.

Disamping itu, untuk mencapai transportasi yang efisien, berkelanjutan dan ramah lingkungan, kata Budi, maka inovasi harus terus diperkuat.

Ke depan pihaknya berharap dapat bersama-sama dan saling mendukung dengan kolaborasi dan sinergi PentaHelix antara universitas, pemerintah, swasta, masyarakat komunitas, dan media yaitu dengan UGM didukung para alumninya menjadi pelopor perguruan tinggi untuk berinovasi.

Referensi :
[1] “Kendaraan Listrik Bakal Membawa Indonesia Menuju Zaman Emas Tahun 2045”
[2] “Tren Kendaraan Listrik Ke Depan, Telah Disiapkan Sejak Dini”
[3] “Menhub : Indonesia Berpeluang Menjadi Pemain Utama Industri Kendaraan Listrik Dunia”

Facebook
WhatsApp
Twitter
LinkedIn
Pinterest

Leave a Reply

Your email address will not be published.