Bali Mandiri Energi: PLN Tambah 2,74 GW Pembangkit dalam RUPTL 2025–2034

PLN merencanakan penambahan kapasitas pembangkit sebesar 2,74 gigawatt (GW) di Bali, foto: The Kayon Resort.
  • PLN menargetkan penambahan 2,74 GW kapasitas pembangkit di Bali melalui RUPTL 2025–2034, termasuk 886,8 MW EBT, 307,5 MW storage, dan 1.550 MW pembangkit gas.
  • Infrastruktur kelistrikan juga diperkuat melalui pembangunan 885 km jaringan transmisi, peningkatan gardu induk 3.320 MVA, serta pengembangan jaringan distribusi.
  • Pengembangan EBT menjadi langkah strategis menuju Bali Mandiri Energi, meski masih menghadapi tantangan lahan, regulasi, pembiayaan, dan aspek sosial budaya.

Bali tidak hanya dikenal sebagai destinasi wisata dunia, tetapi juga mulai diarahkan menjadi wilayah dengan sistem kelistrikan yang lebih mandiri dan berkelanjutan. Melalui Rencana Usaha Penyediaan Tenaga Listrik (RUPTL) 2025–2034, PT PLN (Persero) menyiapkan berbagai proyek strategis untuk memperkuat pasokan listrik sekaligus meningkatkan pemanfaatan energi baru terbarukan (EBT) di Pulau Dewata.

Langkah ini menjadi bagian dari upaya mendukung target transisi energi nasional sekaligus menjawab kebutuhan listrik Bali yang terus meningkat setiap tahunnya.

PLN Tambah 2,74 GW Kapasitas Pembangkit di Bali

Dalam RUPTL 2025–2034, PLN merencanakan penambahan kapasitas pembangkit sebesar 2,74 gigawatt (GW) di Bali. Penambahan tersebut terdiri dari:

  • 886,8 MW pembangkit energi baru terbarukan (EBT)
  • 307,5 MW sistem penyimpanan energi (energy storage)
  • 1.550 MW pembangkit berbasis gas sebagai energi transisi

Selain pembangunan pembangkit, PLN juga akan memperkuat sistem kelistrikan melalui pembangunan sekitar 885 kilometer jaringan transmisi, peningkatan kapasitas gardu induk sebesar 3.320 MVA, serta pengembangan jaringan distribusi.

Peningkatan infrastruktur ini diharapkan mampu menjaga keandalan pasokan listrik sekaligus mengakomodasi pertumbuhan konsumsi listrik masyarakat maupun sektor usaha di Bali.

Kebutuhan Listrik Bali Terus Tumbuh

Pertumbuhan kebutuhan listrik di Bali saat ini mencapai 8,02%, jauh di atas rata-rata nasional. Tingginya pertumbuhan tersebut didorong oleh aktivitas ekonomi, sektor pariwisata, serta meningkatnya kebutuhan listrik masyarakat yang berlangsung hampir sepanjang hari.

Saat ini PLN UID Bali melayani sekitar 1,96 juta pelanggan dengan beban puncak yang telah mendekati 1.300 MW.

Karakteristik sistem kelistrikan Bali juga berbeda dibandingkan banyak wilayah lain di Indonesia. Selisih antara beban dasar dan beban puncaknya relatif kecil, yang berarti konsumsi listrik berlangsung stabil selama 24 jam.

Kondisi tersebut membuat PLN perlu terus meningkatkan kapasitas pembangkit dan jaringan agar mampu memenuhi kebutuhan listrik yang terus bertambah tanpa mengurangi keandalan sistem.

Di sisi lain, sistem kelistrikan Bali hingga kini masih memperoleh dukungan pasokan listrik dari Pulau Jawa melalui interkoneksi Jawa–Bali. Karena itu, pengembangan pembangkit lokal, khususnya berbasis energi terbarukan, dinilai menjadi langkah penting untuk memperkuat ketahanan energi daerah.

Baca Juga:



EBT Jadi Kunci Bali Mandiri Energi

Pengembangan pembangkit energi baru terbarukan menjadi salah satu fokus utama dalam RUPTL terbaru. Semakin besarnya kapasitas EBT diharapkan dapat mengurangi ketergantungan Bali terhadap pasokan listrik dari luar pulau sekaligus menekan penggunaan energi fosil.

Meski demikian, implementasi proyek ini tidak lepas dari berbagai tantangan. Keterbatasan lahan, aspek estetika kawasan wisata, nilai sosial budaya masyarakat Bali, hingga persoalan teknis, regulasi, dan pembiayaan menjadi faktor yang perlu diperhatikan.

Karena itu, keberhasilan mewujudkan Bali Mandiri Energi memerlukan kolaborasi antara PLN, pemerintah daerah, pelaku usaha, dan masyarakat agar pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan tetap selaras dengan karakteristik serta budaya lokal.

Apabila seluruh rencana dalam RUPTL dapat berjalan sesuai target, Bali berpeluang memiliki sistem kelistrikan yang lebih hijau, andal, sekaligus semakin mandiri dalam memenuhi kebutuhan energinya di masa depan.

#ZONAEBT #EBTHeroes #Sebarterbarukan #Bali

Sumber:

[1] https://gatrik.esdm.go.id/assets/uploads/download_index/files/b967d-ruptl-pln-2025-2034-pub-.pdf

Bot
ZEBot Asisten Digital ZonaEBT
Hai Kak!
Aku ZEBot, asisten digital ZonaEBT. Ada yang bisa kubantu hari ini?