4 Sumber Pendapatan Utama Pertamina Geothermal Energy pada 2025

Sumber pendapatan utama Pertamina Geothermal Energy, foto: PGE.
  • Pertamina Geothermal Energy (PGE) mencatat pendapatan usaha tertinggi sepanjang sejarah pada 2025 sebesar USD432,73 juta.
  • Sebanyak 95,3% pendapatan PGE berasal dari operasi panas bumi sendiri melalui penjualan listrik dan uap kepada PLN.
  • Selain bisnis inti panas bumi, PGE juga memperoleh pendapatan dari kerja sama operasi dan penjualan kredit karbon sebesar 200.764 tCO₂e.

Sobat EBT Heroes! PT Pertamina Geothermal Energy Tbk (PGE) kembali mencatatkan kinerja positif sepanjang 2025. Berdasarkan Laporan Keuangan 2025, perusahaan membukukan pendapatan usaha sebesar USD432,73 juta, meningkat 6,29% dibandingkan tahun sebelumnya. Capaian tersebut sekaligus menjadi rekor pendapatan tertinggi (all-time high) sejak perusahaan berdiri.

Sebagai perusahaan yang bergerak di sektor panas bumi, sebagian besar pendapatan PGE masih berasal dari bisnis inti pembangkitan energi. Namun, perusahaan juga memperoleh pemasukan dari kerja sama operasi hingga pendapatan non-operasional seperti penjualan kredit karbon.

Berikut empat sumber pendapatan utama Pertamina Geothermal Energy pada 2025.

1. Operasi Sendiri (Own Operations)

Sumber pendapatan terbesar PGE berasal dari Operasi Sendiri (Own Operations) dengan nilai mencapai USD415,42 juta atau sekitar 95,3% dari total pendapatan usaha.

Pendapatan ini diperoleh dari penjualan listrik dan uap panas bumi yang dihasilkan oleh wilayah kerja geothermal yang dioperasikan langsung oleh PGE. Energi tersebut dipasok kepada PT PLN (Persero) maupun PT PLN Indonesia Power melalui perjanjian jual beli listrik jangka panjang.

Dominasi pendapatan dari segmen ini menunjukkan bahwa bisnis inti panas bumi masih menjadi motor utama pertumbuhan perusahaan sekaligus memperkuat posisi PGE sebagai salah satu produsen listrik panas bumi terbesar di Indonesia.

2. Production Allowances (Kontrak Operasi Bersama/KOB)

Kontributor pendapatan terbesar kedua berasal dari Production Allowances dalam skema Kontrak Operasi Bersama (KOB) dengan nilai sekitar USD17,31 juta atau sekitar 4% dari total pendapatan.

Pendapatan ini berasal dari bagian laba operasi bersih yang diterima PGE atas proyek-proyek panas bumi yang dikelola bersama mitra. Skema KOB memungkinkan perusahaan tetap memperoleh pendapatan tanpa harus mengoperasikan seluruh aset secara langsung, sehingga dapat memperluas portofolio bisnis sekaligus membagi risiko investasi.

Baca Juga:



3. Pendapatan Lain

Selain bisnis utama, PGE juga memperoleh Pendapatan Lain-lain (Bersih) sebesar sekitar USD3,19 juta, dengan kontribusi kurang dari 1% terhadap total pendapatan usaha.

Pos ini berasal dari berbagai aktivitas non-utama perusahaan, seperti penjualan kredit karbon, penerimaan denda kontrak, serta pendapatan lainnya yang tidak termasuk dalam kegiatan operasional inti.

Walaupun porsinya relatif kecil, pendapatan ini menunjukkan bahwa perusahaan mulai memanfaatkan peluang bisnis baru yang sejalan dengan transisi energi rendah karbon.

Salah satu komponen menarik dalam pendapatan lain-lain adalah penjualan kredit karbon. Sepanjang 2025, PGE berhasil menjual sekitar 200.764 ton CO₂e kredit karbon yang dihasilkan dari operasional pembangkit panas bumi.

Kredit karbon menjadi instrumen yang semakin penting di tengah meningkatnya kebutuhan perusahaan untuk mengurangi emisi gas rumah kaca. Melalui mekanisme ini, PGE tidak hanya menghasilkan listrik rendah emisi, tetapi juga memperoleh nilai ekonomi tambahan dari pengurangan emisi karbon yang berhasil dicapai.

Bisnis Panas Bumi Masih Menjadi Tulang Punggung PGE

Komposisi pendapatan Pertamina Geothermal Energy menunjukkan bahwa operasi panas bumi yang dikelola langsung masih menjadi sumber pendapatan terbesar perusahaan dengan kontribusi lebih dari 95%. Di sisi lain, pendapatan dari kerja sama operasi, penjualan kredit karbon, dan sumber non-operasional memberikan diversifikasi pendapatan yang semakin memperkuat kinerja perusahaan.

Seiring meningkatnya kebutuhan listrik rendah emisi dan berkembangnya pasar karbon, peluang pertumbuhan PGE diperkirakan akan semakin besar. Hal ini menjadikan panas bumi tidak hanya berperan sebagai sumber energi bersih, tetapi juga sebagai bisnis yang mampu menciptakan nilai ekonomi berkelanjutan bagi perusahaan.

#ZONAEBT #EBTHeroes #Sebarterbarukan #PGE

Sumber:

[1] https://www.instagram.com/p/DaCdRufPLvg/?utm_source=ig_web_copy_link&igsh=MzRlODBiNWFlZA==

Bot
ZEBot Asisten Digital ZonaEBT
Hai Kak!
Aku ZEBot, asisten digital ZonaEBT. Ada yang bisa kubantu hari ini?