3 Pengganti Genset yang Ramah Lingkungan Saat Listrik Padam

Ilustrasi listrik padam, foto: Kompas/Yulian Isna Sri Astuti.
  • Portable Power Station, PLTS Hybrid, dan lampu tenaga surya menjadi tiga solusi backup listrik ramah lingkungan saat terjadi pemadaman.
  • PLTS Hybrid mampu menyediakan listrik cadangan sekaligus mengurangi konsumsi listrik PLN melalui pemanfaatan energi matahari.
  • Perangkat backup berbasis energi surya lebih senyap, bebas emisi langsung, dan semakin diminati sebagai alternatif genset konvensional.

Sobat EBT Heroes! Pemadaman listrik masih menjadi tantangan yang sesekali terjadi di berbagai wilayah Indonesia. Hari ini (20/6/2026), misalnya, sebagian wilayah Pulau Jawa mengalami pemadaman listrik bergilir yang mengganggu aktivitas rumah tangga, perkantoran, hingga sektor usaha.

Ketika listrik padam, berbagai perangkat penting seperti lampu, jaringan internet, komputer, hingga peralatan komunikasi ikut terhenti. Karena itu, banyak orang mulai mencari solusi cadangan listrik yang lebih ramah lingkungan dibandingkan genset berbahan bakar fosil.

Salah satu alternatif yang semakin populer adalah perangkat backup listrik yang memanfaatkan energi terbarukan, terutama energi surya. Selain lebih bersih, beberapa teknologi ini juga menghasilkan suara yang jauh lebih senyap dan tidak menimbulkan emisi langsung saat digunakan.

Berikut tiga alat backup listrik ramah lingkungan yang bisa menjadi pilihan.

1. Portable Power Station (Solar Generator)

Penggunaan Portable Power Station Solar Generator, foto: Cindy Shebley/Getty Images.

Portable Power Station sering disebut sebagai “power bank raksasa” karena mampu menyimpan energi listrik dalam kapasitas besar. Perangkat ini menggunakan baterai berkapasitas tinggi yang dapat diisi dari listrik PLN maupun panel surya.

Saat terjadi pemadaman, perangkat ini dapat langsung digunakan untuk menyalakan berbagai kebutuhan penting seperti modem WiFi, laptop, televisi, kipas angin, lampu, hingga kulkas berdaya rendah. Kapasitasnya sangat beragam, mulai dari ratusan watt-hour (Wh) hingga beberapa kilowatt-hour (kWh).

Keunggulan utama alat ini adalah sifatnya yang portabel. Pengguna dapat memindahkannya ke berbagai lokasi tanpa perlu instalasi khusus. Selain itu, perangkat ini tidak menghasilkan asap maupun suara bising seperti genset konvensional.

Beberapa merek yang cukup dikenal di pasar global antara lain Bluetti, EcoFlow, Jackery, dan Anker Solix.

Alat ini cocok untuk rumah tangga, pekerja remote, UMKM, maupun kegiatan luar ruangan yang membutuhkan sumber listrik cadangan praktis.

2. PLTS Hybrid dengan Baterai Penyimpanan

Pemasangan PLTS Hybrid di atap rumah, foto: Solar Energy Power.

Jika menginginkan solusi yang lebih permanen, PLTS Hybrid bisa menjadi pilihan. Sistem ini menggabungkan panel surya, inverter, dan baterai penyimpanan energi dalam satu instalasi.

Pada kondisi normal, listrik dari panel surya dapat digunakan untuk kebutuhan rumah atau bangunan. Energi yang tidak terpakai kemudian disimpan ke dalam baterai. Ketika listrik PLN padam, sistem akan secara otomatis beralih menggunakan energi yang tersimpan di baterai sehingga pasokan listrik tetap tersedia.

Keunggulan PLTS Hybrid tidak hanya sebagai cadangan listrik, tetapi juga membantu mengurangi konsumsi listrik dari jaringan PLN setiap hari. Dalam jangka panjang, sistem ini dapat menekan biaya listrik sekaligus mengurangi emisi karbon.

Kapasitas sistem dapat disesuaikan dengan kebutuhan pengguna. Untuk rumah tangga, kapasitas beberapa kilowatt-peak (kWp) biasanya sudah cukup untuk menopang kebutuhan dasar seperti lampu, kulkas, pompa air, dan perangkat elektronik lainnya saat terjadi pemadaman.

Meski membutuhkan investasi awal yang lebih besar dibandingkan perangkat lain, PLTS Hybrid menjadi salah satu solusi energi bersih yang paling komprehensif untuk jangka panjang.

Baca Juga:



3. Lampu Darurat Tenaga Surya

Bagi yang membutuhkan solusi sederhana dan terjangkau, lampu darurat tenaga surya bisa menjadi pilihan praktis.

Lampu ini umumnya dilengkapi panel surya mini dan baterai internal yang dapat menyimpan energi matahari pada siang hari. Saat malam atau ketika terjadi pemadaman listrik, lampu dapat digunakan tanpa perlu sumber listrik tambahan.

Beberapa model bahkan dilengkapi fitur pengisian daya USB, sensor otomatis, hingga kemampuan berfungsi sebagai lampu gantung untuk kebutuhan darurat.

Meskipun tidak dapat menyalakan peralatan elektronik berdaya besar, lampu tenaga surya sangat membantu menjaga pencahayaan rumah saat listrik padam. Penggunaannya juga cocok di daerah terpencil yang belum memiliki akses listrik stabil.

Mana yang Paling Cocok?

Pilihan terbaik sebenarnya bergantung pada kebutuhan masing-masing pengguna.

  • Jika hanya membutuhkan pencahayaan darurat, lampu tenaga surya sudah cukup.
  • Jika ingin menjaga internet, laptop, dan perangkat elektronik tetap menyala selama beberapa jam, Portable Power Station bisa menjadi solusi praktis.
  • Jika menginginkan sistem cadangan listrik yang mampu menopang kebutuhan rumah secara lebih menyeluruh sekaligus menghemat listrik harian, PLTS Hybrid menjadi pilihan yang paling ideal.

#ZONAEBT #EBTHeroes #Sebarterbarukan

Bot
ZEBot Asisten Digital ZonaEBT
Hai Kak!
Aku ZEBot, asisten digital ZonaEBT. Ada yang bisa kubantu hari ini?