4 Ide Bisnis EBT Bertenaga Surya Dalam Ajang FIFA World Cup Qatar 2022

Ilustrasi simbol FIFA World Cup Qatar 2022, cnnindonesia.com
  • Piala dunia 2022 yang berlangsung di Qatar menyuguhkan banyak sesuatu yang unik dan menarik, termasuk dalam sarana dan prasana berteknologi canggih yang diantaranya terdapat energi baru dan terbarukan atau EBT khususnya tenaga surya.
  • Demi merealisasikan komitmen untuk menekankan pemakaian energi hijau dalam kapasitasnya sebagai tuan rumah Piala Dunia 2022, Qatar menyuguhkan fasilitas berbasis EBT.
  • Dengan teknologi canggih yang ada pemerintah Qatar berharap dapat memberikan kemudahan dan rasa aman pada WNA yang berkunjung.

Piala dunia 2022 yang berlangsung di Qatar menyuguhkan banyak sesuatu yang unik dan menarik. Baik itu dalam opening ceremony, merchandise, pertandingan, bahkan hingga sarana dan prasana berteknologi canggih yang diantaranya terdapat energi baru dan terbarukan atau EBT khususnya dalam tenaga surya.

Event kejuaraan sepak bola dunia ini berlangsung dari 20 November hingga 16 Desember 2022. Dipastikan ada 32 negara yang mengikuti dengan 64 babak pertandingan yang akan berlangsung. Sobat EBT sekalian pasti sudah menyaksikannya, kan?

Baca juga



1. Ladang Panel Surya

Ilustrasi Ladang Panel Surya di Qatar, finance.detik.com

Ladang panel surya terletak di Al Kharsaah, sebelah barat Doha. Ladang surya ini terdiri lebih dari 1,8 juta panel surya di tanah seluas 10 km persegi, serta menghasilkan 800 MW listrik. Hal ini menjadikannya sebagai salah satu ladang panel surya terbesar di wilayah ini dan merupakan PLTS pertama yang dibangun oleh Qatar. PLTS ini juga akan digunakan sebagai pemasok kebutuhan energi bersih untuk stadion-stadion Piala Dunia 2022.

2. AC Pendingin Stadion Hemat Energi

Ilustrasi AC bertenaga surya di stadion Qatar, Getty Images

Ternyata AC pendingin di stadion Qatar menggunakan tenaga surya loh Sobat EBT, cara kerjanya udara luar didinginkan dan kemudian didistribusikan melalui perangkat di tribun dan pipa besar di sisi lapangan. Teori kerjanya sama dengan AC yang ada pada mobil, hanya saja skalanya yang jauh lebih besar.

Pendingin dipasang pada 7 stadion di Qatar, hanya stadion 974 yang tidak memakai pendingin berteknologi canggih karena dapat dibongkar dan sudah memiliki ventilasi alami. Masing-masing teknologi yang ada disesuaikan dengan kondisi stadion, setiap stadion didinginkan pada temperatur yang nyaman yakni sekitar 20 derajat celcius.

Diketahui melalui penuturan Dr Saud Abdulaziz Abdul Ghani, pencipta teknologi pendingin dan merupakan Profesor Teknik di Qatar University, bahwa teknologi pendinginan ini tidak dipatenkan sehingga dapat digunakan di negara lain. “Teknologi ini berpotensi jadi game changer bagi negara dengan iklim panas. Itu sebabnya saya memastikan siapa pun dapat memakainya,” Ia mengaku sangat bangga karena teknologi dari Qatar dapat ditiru oleh negara dan bisnis lain.

Baca juga



3. Smart Palm, Pohon Palem Pemancar WiFi, Tempat Charger dan Bersantai

Ilustrasi Smart Palm, ILoveQatar.net

Cara kerja Smart Palm adalah dengan panel surya yang diletakan pada masing-masing daunnya, sehingga memungkinkan Smart Palm untuk mengisi daya secara mandiri. Smart Palm dapat digunakan sepanjangan hari, baik siang maupun malam. Pada malam hari lampu LED berwarna hijau yang ada pada bagian atas daunnya akan menyala.

Smart Palm banyak terdapat di daerah pantai. Teknologi ini dilengkapi dengan kemampuan untuk memancarkan sinyal WiFi secara gratis, tempat charger/pengisi daya, tempat duduk, hingga pusat informasi bagi warga asing. Selain itu, setiap unit Smart Palm dilengkapi fitur keamanan darurat, dimana terdapat kamera CCTV infra merah 360 derajat dan tombol darurat yang dapat diakses langsung. Fasilitas charger yang ada pada Smart Palm bahkan disebut dapat mengisi daya 2,5 kali lipat dari fasilitas umumnya.

Dilansir dari hai.grid.id pada Smart Palm tersedia fitur layar sentuh dan aplikasi cerdas yang disematkan untuk menyakalon informasi seputar kota cerdas, situs web khusus, hingga aplikasi mobile yang dapat diakses. Selain itu, terdapat juga layar digital luar ruang yang berfungsi menyediakan tampilan pesan layanan masyarakat, informasi dari pemerintah, hingga iklan komersial.

Dengan teknologi canggih yang ada pada Smart Palm ini pemerintah Qatar berharap dapat memberikan kemudahan dan rasa aman pada WNA yang berkunjung, khususnya pada ajang perhelatan Piala Dunia 2022.

4. Lampu Jalan Bertenaga Surya

Ilustrasi Lampu Jalan EnGo Leaf, EnGoPlanet Images

Demi merealisasikan komitmen untuk menekankan pemakaian energi hijau dalam kapasitasnya sebagai tuan rumah Piala Dunia 2022, Qatar bekerjasama dengan perusahaan EnGoPlanet yang berpusat di Texas, Amerika Serikat,

Qatar memasang lampu bermodel EnGo Leaf. Diketahui telah terpasang 350 lampu jalan LED bertenaga surya off-grid di Doha dan Qatar. Adapun cahaya lampu yang dihasilkan lampu EnGo Leaf berasal dari daya baterai yang energinya dipasok dari panel surya di bagian desain yang berbentuk daun. Pengaturan baterai ini dapat dilakukan dari jarak jauh.

EnGoPlanet sendiri adalah perusahaan yang secara khusus memproduksi lampu jalan dan furnitur cerdas bertenaga surya untuk infrastruktur publik seperti bangku bertenaga surya dan halte bus.

Referensi

[1] Deretan Teknologi Canggih Pertama Kali Dihadirkan di Piala Dunia 2022

[2] Seluk Beluk Teknologi Canggih Pendingin Stadion Piala Dunia 2022

[3] Piala Dunia 2022, Qatar Gunakan Lampu Jalan Tenaga Matahari Buatan AS

[4] Canggih Abis: Di Dubai, Pohon Palem Aja Bisa Ngeluarin Sinyal Wi-Fi

[5] FIFA World Cup 2022 Qatar Dihiasi Lampu Surya Cerdas

Facebook
WhatsApp
Twitter
LinkedIn
Pinterest

Leave a Reply

Your email address will not be published.