Potensi Besar Biomassa yang Perlu Dukungan Banyak Pihak

Ilustrasi bibit tanaman, unsplash.com
  • Biomassa sebagai salah satu sumber energi terbarukan pengganti batu bara dinilai perlu dukungan banyak pihak.
  • Indonesia dipercaya akan menjadi pusat energi biomassa dunia
  • Melalui dokumen Nationally Determined Contribution (NDC) Republik Indonesia pada November 2016, Indonesia berkomitmen menetapkan target penurunan efek emisi rumah kaca sebesar 29 persen pada 2030.

Biomassa sebagai salah satu sumber energi terbarukan dinilai perlu dukungan banyak pihak. Mengingat potensi biomassa yang cukup besar dalam menyerap banyak tenaga kerja dan penghasil devisa ekspor. Saat ini, Pemerintah tengah mengupayakan adanya terobosan pemanfaatan biomassa guna mengurangi peran batubara yang masih dominan secara nasional dan mendorong capaian target bauran EBT pada tahun 2025. 

Menurut Bobby, CEO Indoplas Energy, kalangan pengusaha Energi Baru Terbarukan dan kehutanan optimis terhadap potensi besar biomassa atas peran pentingnya dalam proses transisi energi di Indonesia. Hal ini juga berpengaruh besar dalam rangka mempercepat tercapainya nol emisi karbon. Bahkan, Indonesia dipercaya akan menjadi pusat energi biomassa dunia

Baca juga



Biomassa mampu meningkatkan pendapatan negara melalui ekspor ke berbagai negara atas bahan baku nya berupa woodpellet yang mempunyai potensi produksi sebesar 60 juta ton per tahun dengan nilai Rp 90 triliun per tahun

“Dengan potensi sebesar itu seharusnya pengembangan energi biomassa bisa dilakukan apalagi pemerintah Indonesia telah menandatangani Paris Agreement,” katanya.

Perjanjian Paris merupakan kesepakatan global yang monumental untuk menghadapi perubahan iklim. Komitmen negara-negara dinyatakan melalui Nationally Determined Contribution (NDC) untuk periode 2020-2030, ditambah aksi pra-2020.

Melalui dokumen Nationally Determined Contribution (NDC) Republik Indonesia pada November 2016, Indonesia berkomitmen menetapkan target penurunan efek emisi rumah kaca sebesar 29 persen pada 2030. Salah satu nya dengan mengusahakan transisi energi fosil dari energi baru terbarukan, salah satunya adalah sumber energi biomassa.

Pada Rencana Usaha Penyediaan Tenaga Listrik 2021-2030, Pembangkit listrik tenaga biomassa menjadi bagian dari pengembangan energi listrik nonfosil dengan target sebesar 590 MW. Dengan potensi biomassa yang besar dan didukung dengan semua pihak yang terlibat, Indonesia akan mampu berperan lebih besar dalam tercapainya net zero emission.

Referensi

[1] Pengembangan energi biomassa dinilai perlu dukungan semua pihak

[2] Optimalisasi Pemanfaatan Biomassa Pengganti Batubara

Facebook
WhatsApp
Twitter
LinkedIn
Pinterest

Leave a Reply

Your email address will not be published.