
Peserta mengikuti proses asesmen lapangan pada sistem PLTS sebagai bagian dari uji kompetensi berbasis praktik.
Jakarta, 23 Januari 2026 — PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN) melanjutkan komitmennya dalam penguatan kompetensi sumber daya manusia di sektor energi bersih melalui pelaksanaan Sertifikasi Kompetensi Ketenagalistrikan bagi karyawan Toyota, yang diselenggarakan selama tiga hari mulai dari Rabu (21/1) hingga Jumat (23/1) di kantor Pusat Pengembangan Sumber Daya Manusia Ketenagalistrikan, Energi Baru, Terbarukan, dan Konservasi Energi (PPSDM KEBTKE).
Kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari “Pelatihan Pemeliharaan Sistem Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) 2026 Batch 1” yang sebelumnya telah difasilitasi oleh ZonaEBT.
Sertifikasi ini bertujuan memastikan kompetensi teknis peserta dalam pengelolaan dan operasional sistem PLTS tidak hanya bersifat aplikatif, tetapi juga diakui secara resmi sesuai standar nasional ketenagalistrikan di bawah Kementerian ESDM.
Hari Pertama: Penguatan Pemahaman dan Uji Tulis Kompetensi

Peserta mengikuti uji tulis sertifikasi kompetensi sebagai bagian dari rangkaian asesmen ketenagalistrikan.
Hari pertama sertifikasi difokuskan pada paparan pelaksanaan uji kompetensi tenaga teknik, sekaligus penyamaan persepsi mengenai standar penilaian yang digunakan dalam proses sertifikasi. Peserta kemudian mengikuti uji tulis untuk seluruh level kompetensi sebagai dasar penilaian pemahaman teoritis terhadap sistem PLTS, keselamatan kerja, serta regulasi ketenagalistrikan. Setelah itu, peserta mulai memasuki tahapan awal uji praktik.
Hari Kedua: Uji Praktik dan Uji Lisan Berbasis Standar Nasional

Proses penilaian teknis peserta pada sistem kelistrikan PLTS sesuai standar operasional dan keselamatan kerja.
Memasuki hari kedua, kegiatan berlanjut dengan uji praktik. Pada tahapan ini, peserta diuji secara langsung dalam melakukan analisis, pengambilan keputusan teknis, serta penerapan prosedur kerja yang aman dan sesuai standar. Proses asesmen dilakukan secara menyeluruh untuk memastikan kompetensi peserta benar-benar mencerminkan kebutuhan operasional PLTS di lingkungan industri.
Hari Ketiga: Finalisasi Asesmen dan Umpan Balik Hasil Uji

Sesi observasi dan klarifikasi teknis antara asesor dan peserta dalam rangka uji kompetensi PLTS.
Hari terakhir difokuskan pada penyelesaian uji lisan bagi peserta, dilanjutkan dengan sesi umpan balik hasil uji kompetensi. Pada sesi ini, peserta memperoleh gambaran capaian kompetensi sekaligus evaluasi atas aspek yang perlu terus ditingkatkan. Kegiatan sertifikasi kemudian ditutup secara resmi sebagai rangkaian akhir dari proses penguatan kompetensi SDM PLTS.
CEO ZonaEBT, I Kadek Alamsta Suarjuniarta, menyampaikan bahwa sertifikasi kompetensi ini menjadi tahap krusial dalam memastikan kesiapan SDM industri dalam mendukung transisi energi bersih.
“Pelatihan akan menjadi lebih bermakna ketika diikuti dengan sertifikasi kompetensi yang terstandar. Melalui proses sertifikasi ini, kami ingin memastikan bahwa kompetensi SDM PLTS tidak hanya teruji secara praktik, tetapi juga diakui secara nasional dan siap diterapkan secara profesional di lingkungan industri,” ujarnya.
Dengan terselenggaranya sertifikasi kompetensi ini, PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia bersama ZonaEBT menegaskan komitmen berkelanjutan dalam mendukung transisi energi bersih melalui penguatan sumber daya manusia yang kompeten, tersertifikasi, dan siap mengelola sistem PLTS secara aman dan berkelanjutan sesuai regulasi nasional.
Tentang ZONAEBT
Berdiri sejak April 2021, ZonaEBT adalah platform informasi dan edukasi energi terbarukan di Indonesia. Dengan visi untuk memberdayakan setiap individu dan organisasi menuju transisi energi yang adil dan berkelanjutan, ZonaEBT aktif mendukung upaya dekarbonisasi di tanah air.
Kontak Media:
085175878765