Peningkatan Infrastruktur Pengisian Kendaraan Listrik dan Komitmen PLN

Peningkatan Infrastruktur Pengisian Kendaraan Listrik dan Komitmen PLN zonaebt.com
  • Tren positif penggunaan kendaraan listrik di Jakarta tercermin dari peningkatan infrastruktur Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU).
  • Hal ini kemudian menimbulkan adanya perluasan Fasilitas Pengisian Kendaraan Listrik Stasiun Pengisian Baterai Kendaraan Listrik Umum (SPBKLU) dan Stasiun Pengisian Listrik Umum (SPLU)
  • PLN Unit Induk Distribusi (UID) Jakarta Raya menegaskan komitmen untuk mendukung pertumbuhan ekosistem kendaraan listrik di Jakarta.

Tren positif penggunaan kendaraan listrik semakin mencuat di Jakarta. Hal ini menggambarkan perubahan signifikan dalam preferensi transportasi masyarakat. Infrastruktur Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) di kota ini terus berkembang seiring dengan meningkatnya adopsi kendaraan listrik. Dengan total 44 lokasi SPKLU dan 72 charger yang tersedia, Jakarta siap menunjang pertumbuhan kendaraan listrik dengan memastikan aksesibilitas pengisian daya yang lebih mudah dan cepat. Data penggunaan SPKLU dari Januari hingga Agustus 2023 mencatat sebanyak 21.461 transaksi, menandakan minat yang kuat terhadap penggunaan kendaraan listrik.

Jumlah transaksi itu menjadi tanda bahwa saat ini telah banyak masyarakat Indonesia yang menggunakan kendaraan listrik. Karena minat yang meninggi, PLN berkomitmen untuk mendukung pertumbuhan ekosistem kendaraan listrik di Jakarta. Komitmen ini sangat baik karena bisa meningkatkan fasilitas penunjang kendaraan listrik. Jika semakin banyak fasilitas, maka masyarakat akan lebih mudah memenuhi kebutuhan infrastruktur kendaraan listrik mereka.

Peningkatan Infrastruktur Pengisian Kendaraan Listrik: Pendukung Utama Mobilitas Hijau

Peningkatan Infrastruktur Pengisian Kendaraan Listrik dan Komitmen PLN zonaebt.com
Stasiun Pengisian Daya Kendaraan Listrik. Sumber: unsplash.com

Peningkatan infrastruktur pengisian kendaraan listrik di Jakarta telah menjadi tonggak penting dalam memandu mobilitas yang lebih ramah lingkungan dan berkelanjutan. Dalam era di mana keberlanjutan adalah prioritas, transformasi menuju kendaraan listrik adalah langkah yang penting dalam mengatasi tantangan perubahan iklim dan polusi udara. Dalam upaya memenuhi tuntutan mobilitas yang lebih bersih, Jakarta telah mengalami peningkatan signifikan dalam jumlah Stasiun Pengisian Baterai Kendaraan Listrik Umum (SPBKLU) dan Stasiun Pengisian Listrik Umum (SPLU).

Jumlah lokasi SPBKLU yang mencapai 245 dengan 290 kabinet yang tersebar di seluruh kota adalah sebuah prestasi yang membanggakan. Infrastruktur yang dikhususkan untuk memfasilitasi pengisian atau penggantian baterai motor listrik ini telah membawa dampak positif pada mobilitas kota. Keberadaan SPBKLU menjadi perwujudan nyata komitmen pemerintah dalam memfasilitasi mobilitas hijau di tengah kota yang padat. Hal ini membuat masyarakat memiliki akses lebih baik terhadap kendaraan listrik tanpa khawatir akan kendala pengisian daya. SPLU juga menjadi komponen vital dalam ekosistem. Dengan tersebarnya fasilitas pengisian listrik di seluruh kota, membantu pengisian daya kendaraan listrik, seperti motor, sepeda, dan skuter listrik. Dengan demikian, membantu mengakselerasi mobilitas berkelanjutan di tengah kota yang padat.

Baca Juga



PLN: Membangun Masa Depan Kendaraan Listrik dengan Inovasi dan Keberlanjutan

Peningkatan Infrastruktur Pengisian Kendaraan Listrik dan Komitmen PLN zonaebt.com
Stasiun Pengisian Daya Baterai Kendaraan Listrik. Sumber: unsplash.com

Peran PLN (Persero) dalam memajukan ekosistem kendaraan listrik di Jakarta adalah luar biasa. General Manager PLN UID Jakarta Raya, Lasiran, menekankan komitmen PLN untuk berinovasi dan meningkatkan infrastruktur pengisian kendaraan listrik. Penambahan 20 SPKLU di tahun 2023, termasuk 7 di antaranya adalah tipe Ultra Fast Charging, menandakan langkah progresif menuju mobilitas yang lebih efisien dan ramah lingkungan. Teknologi Ultra Fast Charging adalah solusi inovatif yang memungkinkan pengisian daya baterai mobil listrik dalam waktu singkat, yakni hanya 30 menit. Dengan demikian, PLN mendukung penuh aksesibilitas dan kenyamanan bagi pengguna kendaraan listrik serta menjadikan penggunaan kendaraan listrik sebagai pilihan utama yang ramah lingkungan.

Khususnya dalam konteks KTT AIS 2023, PLN telah menyediakan dua jenis SPKLU, yaitu Ultra Fast Charging dan Standar Charging, serta SPLU Gen 2 dengan 6 slot charger untuk dua venue utama di kawasan ITDC dan Hotel Apurva Kempinski, Bali. Dengan total 28 unit SPKLU dan 20 SPLU yang disediakan, PLN mampu memenuhi kebutuhan pengisian daya untuk 508 mobil listrik dan 240 motor listrik yang digunakan oleh delegasi acara dan pengamanannya. Hal ini menjadi bukti konkret bahwa PLN siap memfasilitasi mobilitas ramah lingkungan yang efisien dan berkelanjutan.

Baca Juga



Pemerintah Indonesia: Mengukuhkan Komitmen untuk Transisi Energi Bersih

Peningkatan Infrastruktur Pengisian Kendaraan Listrik dan Komitmen PLN zonaebt.com
Mobil Listrik yang Sedang Diisi Daya Listrik. Sumber: unplash.com

Sistem stasiun pengisian kendaraan listrik yang digunakan pada KTT AIS juga mencerminkan tekad pemerintah Indonesia dalam menerapkan transisi energi secara nyata. Di acara ini, SPKLU yang dikelola oleh PT PLN (Persero) mencatat 941 transaksi pengisian daya, menghasilkan total energi sekitar 19.217,62 kilowatt hour (kWh). Darmawan Prasodjo, Direktur Utama PLN, menekankan inovasi dan teknologi terbaru yang diterapkan dalam SPKLU untuk meningkatkan efisiensi waktu pengisian daya.

Inisiatif infrastruktur kendaraan listrik milik PLN sejalan dengan tema utama KTT AIS, yaitu mencari solusi bersama untuk perubahan iklim. Kehadiran SPKLU dan SPLU di acara tingkat tinggi ini adalah penegasan konkret bahwa infrastruktur pengisian kendaraan listrik menjadi fokus serius bagi pemerintah Indonesia dalam meresposn isu global terkait perubahan iklim. Dengan ini, Indonesia memberikan contoh yang kuat tentang bagaimana infrastruktur penunjang kendaraan listrik dapat membawa perubahan menuju mobilitas yang lebih bersih, berkelanjutan, dan ramah lingkungan.

Penekanan pada mobilitas berkelanjutan dan pengurangan jejak karbon merupakan komitmen global yang tidak dapat diabaikan. Indonesia, melalui peningkatan infrastruktur pengisian kendaraan listrik dan berbagai inisiatif lainnya, membuktikan tekadnya dalam menghadirkan masa depan hijau dan ramah lingkungan. Dengan mobilitas yang lebih ramah lingkungan, Indonesia bergerak maju menuju kemajuan yang berkelanjutan dan dunia yang lebih bersih.

#zonaebt #sebarterbarukan #ebtheroes

Editor: Rewinur Alifianda Hera Umarul

Referensi:

[1] Sepanjang 2023, SPKLU PLN Layani 21.461 Transaksi Pengisian Daya Listrik

[2] SPKLU PLN Layani 941 Transaksi Pengisian Daya Kendaraaan Listrik pada KTT AIS 2023

[3] SPKLU PLN Layani Kendaraan Listrik pada KTT AIS 2023 di Bali, Begini Operasionalnya

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

2 Comment