Perlindungan Ekosistem Sungai: Peran Pembangkit Listrik Tenaga Mikrohidro 

Perlindungan Ekosistem Sungai: Peran Pembangkit Listrik Tenaga Mikrohidro zonaebt.com
  • Ekosistem hutan pada energi hidro.
  • Perlindungan ekosistem sungai menghindari pencemaran.
  • Bagaimana hidroelektrik berdampak pada sungai?

Pembangkit Listrik Tenaga Mikrohidro (PLTM) adalah pembangkit listrik yang menggunakan tenaga air dengan memanfaatkan sumber daya alam seperti sungai atau air terjun. Mikrohidro memiliki dua arti kata. Yang pertama adalah mikro yang berarti kecil dan yang kedua adalah hidro yang berarti air. PLTM memiliki tiga unsur yang penting, seperti air, turbin, dan generator. Faktanya semakin besar jatuhan air dari sumber daya alam, semakin besar pula potensial air yang akan berubah jadi energi listrik. Air tersebut nantinya akan mengalir ke pipa rumah pembangkit listrik untuk menggerakkan turbin dan generator yang mengelola air sungai menjadi energi listrik. 

Peran generator adalah mengubah energi mekanik menjadi energi listrik. Menurut penelitian, ketinggian air dengan 2.5 meter bisa menghasilkan listrik sebesar 400 watt. Sederhananya, pembangkit ini hanya membutuhkan tempat kecil untuk pengoprasian dan hal ini dapat menghindari pencemaran lingkungan. Perbedaan pada PLTA dan mikrohidro ada pada besar listrik yang dihasilkan. Pada PLTA, hanya berukuran 200 kw, di bawah dari ukuran tersebut sudah termasuk ke mikrohidro. Hal tersebut membuat mikrohidro menjadi pembangkit yang tepat untuk menjangkau listrik di pedesaan. Keuntungan dari pembangkit mikrohidro bisa menghemat harga listrik karena menggunakan sumber daya alam. Alat dari pembangkitnya cukup sederhana dan dapat dioperasikan di tempat terpencil. Hal tersebut juga dapat mendorong masyarakat setempat untuk menjaga kelestarian sumber daya alam. 

Perlindungan Ekosistem Sungai: Peran Pembangkit Listrik Tenaga Mikrohidro zonaebt.com
Gambar Pembangkit Listrik Mikrohidro. Sumber: Twitter Ditjen EBTKE @djebtke

Ekosistem Hutan pada Energi Hidro

Perlindungan Ekosistem Sungai: Peran Pembangkit Listrik Tenaga Mikrohidro zonaebt.com

Ilustrasi Green Forest. Sumber: unsplash.com

Pembangkit listrik hidrolik merupakan fungsi dari aliran air yang didukung oleh hutan. Peran hutan menjadi keseimbangan air di lembah dengan proses evapotranspirasi, interception, dan penyimpanan air. Dari hasil penelitian, sekitar 80% menunjukkan kehadiran hutan mengurangi hasil air, namun meningkatkan kapasitas ketahanan air. Pengendalian ekosistem yang disediakan oleh hutan menjadi suatu keuntungan bagi industri air. Kurangnya perlindungan pada hutan dapat berdampak buruk untuk pembangkit tenaga air. Rupanya hutan juga memiliki peran penting dalam energi hidro. 

Baca Juga



Di negara Kamboja, memiliki pembangkit listrik tenaga air yang berada di puncak. Menurut penelitian, Kamboja mengalami krisis penebangan hutan yang parah pada tahun 2000 dan 2010. Kerugian yg dialami meningkat dari 0,5% menjadi 3,5%. Penutupan hutan pada saat itu telah berkurang sekitar 7% antara tahun 2002-2012 Hal ini menjadi penelitian dampak dari penebangan hutan dan pendapatan tenaga air untuk jangka panjang. 

Perlindungan Ekosistem Sungai: Peran Pembangkit Listrik Tenaga Mikrohidro zonaebt.com

Ilustrasi Ekosistem sungai. Sumber: unsplash.com

Perlindungan Ekosistem Sungai Menghindari Pencemaran 

Pencemaran air sungai disebabkan oleh bahan kimia, limbah, atau zat-zat berbahaya yang masuk ke dalam air. Hasil limbah pabrik dan industri yang tidak dikelola dengan baik dapat memberi dampak yang buruk untuk pencemaran sungai. Akibatnya bisa berdampak pada kesehatan manusia, air sungai tidak lagi jernih dan bersih, serta merusak ekosistem sungai. Demi menjaga ekosistem sungai, maka penduduk harus memahami dan melestarikan sungai dengan baik guna mencegah terjadinya pencemaran ekosistem sungai yang fatal. 

Adanya energi hidro dapat memanfaatkan air sungai dengan baik sebagai upaya pencegahan pencemaran lingkungan. Setelah adanya pembangkit listrik mikrohidro terjaganya ekosistem sungai, akan memberi keuntungan pada negara dan juga masyarakat. Upaya mencegah pencemaran pada sungai dapat dilakukan dengan mengelola limbah sebelum akhirnya dibuang ke sungai. Melakukan penghijauan dan pelestarian hutan di sekitar sungai juga dapat mengurangi erosi dan meminimalisir masuknya limbah ke sungai. Selanjutnya, menjaga ketat aktivitas industri dan pabrik agar tidak terjadi pencemaran melalui limbah pabrik dan industri.

Baca Juga



Perlindungan ekosistem sungai menjadi hal yang penting untuk diperhatikan agar sumber daya alam kita bisa terjaga dengan baik dan bisa dikelola menjadi pembangkit tenaga air yang akan menjadi sumber listrik penduduk. Tentunya, akan sangat bermanfaat untuk kehidupan sehari-hari dan mendukung berjalannya semua teknologi supaya berjalan lancar. Mulai dari sekarang, jaga lingkungan dan lestarikan alam sebaik mungkin.

Perlindungan Ekosistem Sungai: Peran Pembangkit Listrik Tenaga Mikrohidro zonaebt.com

Ilustrasi Hidroelectric. Sumber: unsplash.com

Bagaimana Hidroelektrik Berdampak pada Sungai

Hidroelektrik merupakan sumber energi bersih dan terbarukan yang ramah lingkungan. Dalam hidroelektrik, kekuatan air yang jatuh menjadi bahan bakar untuk menghasilkan listrik. Bahan bakar fosil seperti batubara, gas alam, dan minyak harus diekstrak dari bumi untuk menghasilkan listrik. Ada banyak manfaat dalam menggunakan tenaga air dalam menghasilkan energi listrik. 

Dampak dari hidroelektrik dapat melindungi ekosistem sungai. Hasil penelitian, lebih dari 370 proyek hidroelektrik yang memahami ekosistem dan habitat. Hal tersebut menjadi sangat penting. Sumber daya alam seperti sungai, membantu proses hidroelektrik. Di balik proses hidroelektrik, ada banyak penelitian tentang dampak baik hidroelektrik untuk sumber daya alam, agar tidak terjadi pencemaran dan kerusakan ekosistem sungai. Hidroelektrik ini juga merupakan salah satu pembangkit yang tidak jauh berbeda dengan pembangkit listrik mikrohidro yang memiliki tujuan memanfaatkan sungai sebagai tenaga air yang akan menghasilkan energi listrik. Hal ini kemudian akan meningkatkan potensi air untuk energi yang lebih bermanfaat serta mencegah terjadinya kerusakan ekosistem sungai dengan inovasi yang lebih maju. 

#zonaebt #sebarterbarukan #ebtheroes

Editor: Rewinur Alifianda Hera Umarul

Referensi:

[1] Pengelolaan Air Sungai: Konservasi, Pencemaran, dan Perlindungan Ekosistem

[2] Benefits of Forest Conservation on Riverine Sediment and Hydropower in the Tonle Sap Basin, Cambodia

[3] How a Hydroelectric Project Can Affect a River

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *