Hasilkan Listrik dan Pangan, Inilah Agrivoltaic

  • Agrivoltaic sendiri merupakan kombinasi dari sistem agrikultur dan fotovoltaic.
  • Agrivoltaic sendiri memiliki tiga konsep dalam pengembangannya.
  • Agrivoltaic dapat meningkatkan efisiensi lahan hingga 186%.

Dewasa ini permasalahan di dunia ini makin kompleks, contohnya di bidang energi dan pangan. Seiring dengan bertambahnya penduduk di bumi ini para peneliti mengkhawatirkan tentang adanya krisis mengenai pangan nantinya. Selain itu ancaman perubahan iklim pun sedang dihadapi oleh bumi ini.

Para peneliti memutar otak untuk mengatasi kedua ancaman ini seefektif mungkin. Dengan ditemukannya terobosan agrivoltaic, para peneliti menyebutkan bahwa hal ini merupakan kabar baik untuk dunia pangan dan energi di dunia ini.

Baca Juga



Agrivoltaic sendiri merupakan kombinasi dari sistem agrikultur dan fotovoltaic. Agrivoltaic sendiri memiliki tiga konsep dalam pengembangannya yakni menempatkan panel surya pada area lahan yang kosong di area pertanian, lalu menjadikan sebuah atap pada sebuah greenhouse dan yang terakhir dibangun diatas struktur penunjang dan untuk penyusunan panel suryanya sendiri pun memperhatikan sinar matahari yang mengenai tanaman.

Penerapan agrivoltaic ini sendiri dapat menjadi alternatif pada daerah yang memiliki terik matahari yang cukup tinggi karena dapat mengurangi kadar air dalam tanah sehingga menurunkan persentase gagal panen yang disebabkan tanah yang terlalu kering, selain itu hal ini juga dapat menghemat konsumsi air pada pertanian karena penguapan air dalam tanah yang tidak terlalu cepat.

Kedua hal ini menghasilkan sebuah simbiosis mutualisme dimana dapat meningkatkan efisiensi lahan hingga 186%, selain itu seorang peneliti di Jepang yakni Sekiyama mengatakan bahwa hasil pertanian jagungnya meningkat sebesar 6% dikarenakan menerapkan sistem agrivoltaic ini, beliau menuturkan hal ini disebabkan berkurangnya air yang menguap pada tanah ketika musim panas tiba.

Baca Juga



Namun tak dapat dipungkiri, sebuah sistem pasti ada yang dinamakan tantangan hal ini pun beriringan dengan potensi-potensi yang dapat diraih di masa depan dimana teknologi makin berkembang. Tantangan-tantangan seperti biaya instalasi yang dapat dikatakan tidak murah dan juga tidak semua tanaman dapat berjalan seiringan dengan konsep agrivoltaic ini, namun di Indonesia sendiri yang mana sebuah negara agraris konsep ini dapat menjadi sebuah potensi besar bagi kita dimana kita dapat memanen dua hal sekaligus, yakni energi listrik dan pangan.

Makin tahu Indonesia kaya akan sumber energi terbarukan bersama zonaebt.com

Referensi

[1] 5 Fakta Agrivoltaic, Sistem yang Hasilkan Pangan dan Energi Sekaligus

[2] Agri-Voltaic | Terobosan “Kawinkan” Pertanian dan Teknologi Energi

Facebook
WhatsApp
Twitter
LinkedIn
Pinterest

Leave a Reply

Your email address will not be published.