Fakta-fakta Menarik Pemanfaatan Solar Panel

  • Fakta-fakta menarik pemanfaatan solar panel yang harus anda ketahui
  • ditemukan oleh Alexandere edmund bacquerel
  • Salah satu pembangkit listrik tenaga surya terbesar berada di Amerika

Seiring dengan berkembangnya kesadaran terhadap energi ramah lingkungan terbarukan, industri tenaga surya semakin menunjukkan eksistensinya.

Dari sekian banyak jenis energi terbarukan yang ada, sel surya menjadi energi yang sangat populer dan telah banyak diberdayakan di seluruh wilayah.

Dengan begitu terkenalnya solar panel tenaga surya ini berikut kami rangkum beberapa fakta menarik mengenai pemanfaatan solar panel sebagai sumber energi terbarukan.

Fakta-fakta menarik pemanfaatan solar panel yang harus anda ketahui

1. Ditemukan oleh Alexandere Edmund Bacquerel.

Pada tahun 1839 Fisikawan asal Perancis yaitu Edmund Bacquerel telah menemukan efek fotovoltaik saat melakukan eksperimen dengan sel yang terbuat dari elektroda logam dan larutan konduktor.

Dengan eksperimen tersebut menemukan sebuah sel yang menghasilkan banyak listrik ketika terkena sinar atau cahaya.

Selain itu, pada tahun 1873, Willoughby Simith, juga menemukan senyawa kimia yang dapat berfungsi sebagai fotokonduktor yaitu selenium.

Setelah tiga tahun berselang William Grylls Adams dan Richard Evans Day menerapkan prinsip fotovoltaik pada selenium.

Baca juga:



Mereka berdua menemukan bahwa selenium, bisa menghasilkan listrik saat terkena cahaya.

Setelah hampir 50 tahun penemuan efek fotovoltaik, penemu asal Amerika Charles Fritz pada tahun 1883 menciptakan panel surya selenium pertama dan berhasil menghasilkan listrik.

2. Dapat digunakan selama 24 jam bahkan di saat cuaca buruk.

Walaupun belahan bumi tidak selama 24 jam terkena sinar matahari tapi pada panel surya energi matahari ini masih bisa dimanfaatkan, selama 24 jam penuh bahkan saat cuaca mendung.

Hal tersebut dapat terjadi karena panel surya mempunyai dua komponen penting yakni inverter dan  baterai, dua komponen tersebutlah yang mengubah tenaga matahari menjadi listrik dan menyimpannya pada baterai.

Selain itu dengan perkembangannya yang semakin maju diciptakan inovasi baru cara kerja Perangkat panel listrik pada malam hari dengan menangkap panas dari bumi yang memancarke luar angkasa, lalu mengubahnya menjadi sumber energi, inovasi tersebut menggunakan sel termoradiatif untuk menghasilkan listrik.

3. Sumber energi yang sangat melimpah

Setiap hari Bumi menerima Radiasi matahari sebanyak 174 peta watt jika  dikonversikan setara dengan 174.000 triliun watt di Indonesia sendiri potensi energi surya mencapai sekitar 4,8 Kwh/m2 atau setara dengan 112.000 gwb sangat banyak sekali bukan.

Namun, di Indonesia baru dimanfaatkan sekitar 10 MWB Oleh karena itu pemerintah telah menargetkan pemanfaatan energi surya pada tahun 2025 kapasitas PLTS terpasang sebesar 0,87 gw atau sekitar 50 mwp per tahun

Baca juga:



4. Salah satu pembangkit listrik tenaga surya terbesar berada di Amerika.

Tidak mengherankan jika Amerika Serikat memiliki salah satu pembangkit listrik tenaga surya atau PLTS terbesar di dunia.

Karena Amerika Serikat dikenal sebagai negara adidaya dengan kemampuan teknologi yang sangat maju

Pembangkit listrik tenaga surya itu terletak di kawasan gurun Majave yang berlokasi di negara bagian California dengan luas mencapai 1000 hektar yang membuatnya menjadi salah satu pembangkit listrik tenaga surya terbesar di dunia.

5. Panel surya juga digunakan sebagai sumber energi pada ISS

Stasiun Luar Angkasa Internasional (ISS) merupakan proyek internasional yang melibatkan gabungan dari lima badan antariksa mereka adalah NASA, Roscosmos, JAXA, CSA, dan ESA.

ISS telah mengorbitkan di atas bumi selama berapa tahun, susunan panel surya yang, ini berawal dari empat pasang susunan panel surya yang direncanakan mencapai 15 tahun masa pakai.

Susunan panel surya tersebut sudah terpasang pada tahun 2000, pasangan susunan tambahan dikirim pada September 2006, Juni 2007, dan Maret 2009 panel surya pertama telah mengalirkan listrik pada ISS selama lebih dari 20 tahun.

Referensi:

  1. NASA Pamerkan Panel Surya Baru untuk ISS
  2. Sejarah Penemuan Pembangkit Listrik Tenaga Surya Mulai dari Selenium hingga Silikon
  3. Panel Surya Juga Bisa Hasilkan Listrik di Malam Hari, Begini Caranya

Editor : Muhammad Fhandra Hardiyon

Facebook
WhatsApp
Twitter
LinkedIn
Pinterest

Leave a Reply

Your email address will not be published.