Pemerintah Provinsi Bali Pimpin Gerakan Ekonomi Hijau melalui Konsorsium Ekonomi Hijau Bali

Sinergi Konsorsium Ekonomi Hijau (KEH) Bali dengan dukungan berbagai pihak, foto: ZONAEBT.

Denpasar, 3 Juni 2026 – Sebagai wujud komitmen dalam mendorong pembangunan berkelanjutan, Pemerintah Provinsi Bali melalui Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Bali mengambil langkah strategis dengan menginisiasi pembentukan Konsorsium Ekonomi Hijau Bali (KEH Bali). Konsorsium ini menjadi wadah kolaborasi pertama yang secara khusus dibentuk untuk memperkuat transformasi ekonomi hijau melalui sinergi antara pemerintah, koperasi, dunia usaha, startup, akademisi, dan lembaga lingkungan.

Pembentukan KEH Bali mencerminkan peran aktif Pemerintah Provinsi Bali dalam mempersiapkan pelaku usaha menghadapi perubahan pasar global yang semakin menempatkan prinsip keberlanjutan sebagai faktor utama. Tidak hanya berorientasi pada pertumbuhan ekonomi, Pemprov Bali juga berupaya memastikan bahwa pembangunan ekonomi berjalan seiring dengan pelestarian lingkungan serta peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Kepala Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Bali, Tri Arya Dhyana Kubontubuh, menegaskan bahwa Pemerintah Provinsi Bali ingin mengambil peran sebagai fasilitator dan orkestrator yang mempertemukan seluruh pemangku kepentingan dalam satu ekosistem ekonomi hijau.

“Pemerintah tidak dapat bekerja sendiri. Karena itu, Pemerintah Provinsi Bali mengambil peran untuk membangun ruang kolaborasi yang mempertemukan pelaku usaha, koperasi, komunitas, akademisi, startup, dan sektor pariwisata dalam satu gerakan bersama. Konsorsium Ekonomi Hijau Bali adalah wujud nyata komitmen tersebut.”

KEH Bali didirikan oleh lima lembaga strategis yang memiliki kompetensi di bidang masing-masing, yaitu Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Bali sebagai sekretariat dan penggerak utama, Godevi yang berfokus pada pengembangan desa dan ekonomi lokal, ZONAEBT sebagai penggerak energi baru terbarukan, WasteHub yang bergerak di bidang pengelolaan sampah dan ekonomi sirkular, serta Koperasi Mitra Bhumi Lestari yang berfokus pada pemberdayaan anggota dan pengembangan usaha berbasis lingkungan.

Perwakilan lima lembaga strategis pendiri Konsorsium Ekonomi Hijau (KEH) Bali, foto: ZONAEBT.

CEO ZONAEBT, I Kadek Alamsta Suarjuniarta, menegaskan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam mempercepat transformasi ekonomi hijau dan transisi energi di Bali.

“Kolaborasi menjadi fondasi utama dalam menghadapi berbagai tantangan pembangunan berkelanjutan di masa depan. Melalui Konsorsium Ekonomi Hijau Bali, kami berharap dapat memperkuat sinergi antar pemangku kepentingan serta menghadirkan solusi yang mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, lingkungan, dan perekonomian daerah,” ujarnya.

Melalui KEH Bali, Pemerintah Provinsi Bali tidak hanya mendorong lahirnya lebih banyak usaha ramah lingkungan, tetapi juga membangun ekosistem pendukung yang memungkinkan UMKM memperoleh akses terhadap pembiayaan hijau, sertifikasi keberlanjutan, teknologi energi terbarukan, pengelolaan sampah terpadu, hingga perluasan pasar yang semakin mengutamakan produk berkelanjutan.

Salah satu pendiri Konsorsium Ekonomi Hijau Bali, I Putu Gatot Adiprana (Godevi), mengapresiasi langkah progresif Pemerintah Provinsi Bali yang berani mengambil peran kepemimpinan dalam agenda ekonomi hijau.

“Saat banyak daerah masih berbicara tentang ekonomi hijau sebagai konsep, Pemerintah Provinsi Bali telah mengambil langkah nyata dengan membangun ekosistemnya. Ini menunjukkan komitmen dan keberanian Bali untuk menjadi pionir transformasi ekonomi hijau di Indonesia.”

Sebagai implementasi awal dari konsorsium tersebut, Pemerintah Provinsi Bali juga meluncurkan T.U.M.B.U.H Award 2026, sebuah program penghargaan dan akselerasi bagi pelaku usaha yang telah menerapkan prinsip bisnis hijau. Program ini menjadi bukti bahwa Pemprov Bali tidak hanya menghadirkan kebijakan, tetapi juga menjalankan program konkret yang memberikan manfaat langsung bagi UMKM dan pelaku usaha.

Melalui Konsorsium Ekonomi Hijau Bali dan T.U.M.B.U.H Award 2026, Pemerintah Provinsi Bali menegaskan posisinya sebagai penggerak utama transformasi ekonomi daerah menuju sistem ekonomi yang lebih hijau, inklusif, berdaya saing, dan berkelanjutan.

Tentang ZONAEBT

Berdiri sejak April 2021, ZONAEBT adalah platform informasi dan edukasi energi terbarukan di Indonesia. Dengan visi mendorong transisi energi yang adil dan berkelanjutan, ZONAEBT aktif berkontribusi dalam pengembangan kapasitas sumber daya manusia dan peningkatan literasi energi bersih di Indonesia.

Kontak Media

ZONAEBT.com
hello@zonaebt.com
0851-7587-8765

Bot
ZEBot Asisten Digital ZonaEBT
Hai Kak!
Aku ZEBot, asisten digital ZonaEBT. Ada yang bisa kubantu hari ini?