Kunci bagi Teknisi Panel Surya yang Terampil

Teknisi Panel Surya. Sumber: freepik.com
  • Diperlukan teknisi yang handal dan tepat untuk memasang dan merawat panel surya
  • Menjadi teknisi memerlukan pelatihan dan sertifikasi
  • Terdapat beberapa skill yang dapat mendukung teknisi dalam menjalankan tugasnya

Semua sumber daya yang digunakan untuk membangkitkan tenaga listrik seperti minyak bumi, gas alam, dan batu bara akan habis tidak lama lagi. Maka dari itu, salah satu sumber energi terbarukan yang sering digunakan sebagai pembangkit listrik adalah tenaga surya. Pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) menjadi solusi yang sangat diminati karena ramah lingkungan dan selalu diperbaharui karena menggunakan energi matahari. Dalam membuat dan merawat pembangkit listrik ini, diperlukan teknisi yang andal di bidangnya untuk mampu memasang dan memelihara panel surya agar berkualitas dan tahan lama.

Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menyebutkan Indonesia akan membangun industri pabrik panel surya. Pembangunan ini juga berarti akan menambah pembangunan PLTS baru. Semakin bertambahnya PLTS, maka pekerja atau teknisi yang dibutuhkan juga akan semakin banyak.

Lewat pembangunan pabrik panel surya ini, kita makin tahu Indonesia memiliki potensi energi surya yang berlimpah. Indonesia sendiri memiliki potensi energi terbarukan lebih dari 400.000 Mega Watt (MW), dan sekitar 200.000 MW diantaranya adalah potensi energi surya. Namun, pemanfaatan energi surya sendiri saat ini baru sekitar 150 MW atau 0,08%, maka saat ini diperlukan orang-orang yang ahli dalam mengelola energi surya.

Bagaimana Menjadi Teknisi Panel Surya?

Untuk menjadi insinyur energi surya, seseorang harus memiliki gelar Sarjana atau lebih disukai gelar Master di bidang teknik Elektro, teknik mesin, teknik industri, teknik kimia, teknik perangkat lunak komputer dengan pengalaman praktis 3-5 tahun di bidang tersebut. pembangkit listrik.

Insinyur tersebut harus memiliki pengetahuan yang baik tentang penggunaan peralatan stasiun konversi daya, pengalaman dalam proyek gardu tegangan tinggi, pengetahuan tentang cara kerja sel fotovoltaik surya, termodinamika, AutoCAD, pengetahuan tentang standar industri, dan lain-lain.

Namun, siapa pun tanpa gelar sarjana bisa menjadi teknisi. Mereka harus mengikuti kursus dan pelatihan tertentu mengenai teknologi surya. Banyak sekolah kejuruan, asosiasi perdagangan, dan beberapa perguruan tinggi teknik menawarkan magang semacam itu.

Teknisi panel surya juga harus pintar. Saat memasang panel surya, mereka juga harus memikirkan cara melakukannya tanpa merusak integritas struktural bangunan dan cara mengarahkan panel untuk menerima sinar matahari sebanyak mungkin, serta memperbaiki panel yang rusak. Selain itu, teknisi harus mengetahui kode bangunan federal dan lokal yang mengatur panel surya agar mereka dapat mematuhi undang-undang tersebut. 

Baca juga



Pelatihan dan Sertifikat Bagi Teknisi Panel Surya

Teknisi Panel Surya
Pelatihan Tenaga Surya Teknis di Solar Energy International (SEI). Sumber: youtube.com/@solarenergyvideo

Pekerjaan teknisi panel surya lumayan sulit. Para teknisi harus ahli dalam perakitan, pemasangan, dan perbaikan panel surya atap, dimana kegiatan ini menggunakan fisik. Mereka harus mengangkat dan membawa benda berat serta bisa memanjat gedung dan tempat tinggi lainnya, sehingga calon teknisi tidak boleh takut ketinggian.

Para pekerja dalam bidang PLTS wajib memiliki sertifikasi kompetensi profesi. Dalam melakukan instalasi maupun operasional dan maintenance PLTS diperlukan tenaga teknisi dan operator yang handal serta bersertifikasi, sesuai dengan Undang-Undang No. 13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan mewajibkan tenaga kerja memiliki sertifikasi kompetensi setelah melalui pelatihan kompetensi dan sertifikasi kerja melalui badan nasional sertifikasi profesi yang independen (Pasal 18). 

Beberapa contoh sertifikat yang perlu dimiliki oleh teknisi panel surya, yaitu:

  1. Pemasangan Dudukan Modul dan Kelistrikan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) Off-Grid Terpusat
  2. Operasi dan Monitor Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) On-Grid
  3. Skema Sertifikasi Pemasangan PLTS Tipe Penerangan Jalan Umum (PJU)
  4. Pemasangan Dudukan Modul dan Kelistrikan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) On-Grid Terpusat
  5. Pemasangan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) Tipe Rooftop
  6. Operasi dan Monitor Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) Off-Grid
  7. Pemasangan dan Pemeliharaan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) Tipe Solar Home System (SHS)
  8. Skema Sertifikasi Pemeliharaan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS).

Keterampilan yang Diperlukan oleh Teknisi Panel Surya

Teknisi sedang Memasang Panel Surya dan Menggunakan Tali Pengaman
Teknisi sedang Memasang Panel Surya dan Menggunakan Tali Pengaman. Sumber: greenlancer.com

Teknisi panel surya wajib memiliki 15 keterampilan ini agar dapat melakukan tugasnya sebagai teknisi dengan baik. Keterampilan yang dimaksud, yaitu:

1. Alat-alat tangan

Teknisi harus mampu menggunakan alat-alat dan perkakas listrik dan harus membaca blueprint. Teknisi juga harus mampu menyesuaikan bagian fungsional dari perangkat atau instrumen kontrol, level, plumb bobs, atau penggaris lurus.

2. Panel kontrol

Panel kontrol adalah unit datar dan tertutup, seringkali merupakan bagian vertikal dari suatu instalasi, di mana peralatan kontrol atau pemantauan terlihat dan dapat diakses oleh pengguna. Biasanya berupa sirkuit tertutup dengan koneksi ke semua periferal di areanya. Mereka dapat ditemukan di pabrik yang memantau dan mengendalikan mesin atau jalur produksi, tetapi juga di tempat-tempat seperti pembangkit listrik tenaga nuklir, kapal, pesawat terbang, dan komputer mainframe.

3. Tangga

Seperti yang dikatakan di atas, seorang teknisi lebih banyak bekerja dengan memanjat sehingga akan terus menggunakan tangga, melewati loteng, atau merangkak dalam terowongan. Teknisi juga harus memakai peralatan keselamatan seperti baju dan tali pengaman.

4. Arus AC dan DC

Teknisi harus mampu merancang dan merakit alat uji Hi-Pot AC untuk motor listrik. Melakukan inspeksi, perbaikan pembongkaran, perakitan kembali dan pengujian lengkap motor AC dan DC Servo dan generator teknologi.

5. PLC

Teknisi harus mampu mengetahui kerusakan apapun dan segera memperbaikinya. Selain itu, juga harus dapat mengidentifikasi dan memperbaiki kesalahan PLC menggunakan program logika tangga komputer. Teknisi panel surya bisa mendapatkan sertifikat dari EMERSON untuk pelatihan PLC.

6. Instalasi panel

Teknisi panel surya harus mampu memanfaatkan mesin dan peralatan berat dalam pemasangan panel, bersama dengan derek dan mesin tugas berat lainnya. Tugas yang dimaksud termasuk dalam pemasangan dan menghubungkan panel surya. 

7. Pemasangan listrik

Mampu merakit dan memasang peralatan listrik tenaga surya seperti wiring harness dan sensor. Melakukan servis peralatan listrik, millwright, welding, HVAC, plumbing dan perbaikan alat kecil.

8. R

R adalah lingkungan perangkat lunak bebas dan bahasa yang digunakan oleh pemrogram untuk komputasi statistik. Bahasa pemrograman R terkenal digunakan untuk analisis data oleh para ilmuwan data, sehingga teknisi harus mampu melakukan uji laboratorium untuk mendukung proyek R&D dan E.

9. Customer print

Membuat panel kawat sesuai dengan cetakan pelanggan.

Baca juga



10. PV

Perangkat yang mengubah energi cahaya menjadi energi listrik disebut fotovoltaik. Ketika radiasi elektromagnetik yaitu sinar matahari jatuh pada perangkat ini, mereka mengubahnya menjadi listrik. Teknisi harus mampu memasang dan memelihara, berbagai sistem PV.

11. HVAC

HVAC merupakan singkatan dari heating, ventilation, dan air conditioning. Teknisi harus mampu memantau dan melakukan servis pada boiler, menara pendingin, dan sistem HVAC.

12. Tata letak panel

Teknisi harus dapat membuat dan merakit panel industri atau membaca diagram skematik PLC untuk tata letak panel desain terbaik untuk efisiensi pengkabelan maksimum.

13. Tata letak panel

Teknisi harus dapat memasang komponen listrik, peralatan, atau sistem kelistrikan. 

14. Panel listrik

Teknisi haru dapat merakit panel listrik daya utama untuk unit pendingin serta dapat membangun dan memasang berbagai panel listrik gaya khusus.

15. Pemeliharan tidak terjadwal

Salah satu hal yang wajib dilakukan  yaitu melakukan pemeliharaan terjadwal dan tidak terjadwal untuk kendaraan, sistem mesin diesel dan subsistem.

#zonaebt #sebarterbarukan #ebtheroes

Editor: Annisa Nur Fissilmi Kaffah

Referensi:

[1] Solar Energy Technician – Job Description, Course, Salary

[2] Training & Sertifikasi Kompetensi Pembangkit Listrik Tenaga Surya

[3] SOLAR PANEL TECHNICIAN SKILLS FOR YOUR RESUME AND CAREER

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

2 Comment