Wow! Ada Panel Surya Canggih yang Terinspirasi dari Gerak Tumbuhan

  • Panel surya dapat dimodifikasi seperti gerak fototropisme tumbuhan sehingga efisiensi dari energi listrik yang dihasilkan meningkat
  • Panel surya yang mempunyai prinsip kerja demikian lebih dikenal dengan solar panel tracking system
  • Solar tracking system dapat menghasilkan produksi energi hingga 25-30% lebih banyak dibandingkan dengan sistem panel surya

Tahukah sobat EBT heroes, jika ada panel surya yang bergerak seperti gerakan fototropisme tumbuhan? Namun sebelum mengulik panel surya lebih jauh, kita harus ketahui terlebih dahulu gerakan fototropisme sobat EBT heroes. Jadi, Fototropisme adalah respon gerakan tumbuhan terhadap arah cahaya. Tumbuhan dapat menyesuaikan pertumbuhan dan orientasi mereka untuk mengoptimalkan penyerapan sinar matahari untuk fotosintesis dan pertumbuhan. Nah, nantinya panel surya akan dimodifikasi sedemikian rupa sehingga panel surya dapat mengikuti arah gerak matahari dan meningkatkan efisiensi yang didapatkan oleh panel surya itu sendiri sobat EBT heroes.

Panel surya yang mempunyai prinsip kerja demikian lebih dikenal dengan solar panel tracking system. Panel surya ini merupakan salah satu teknologi yang memungkinkan panel surya mengikuti pergerakan matahari sepanjang hari untuk memaksimalkan produksi energi. Tujuan dari tracking system panel surya adalah untuk meningkatkan jumlah sinar matahari yang diterima panel surya, yang dapat menghasilkan produksi energi hingga 25-30% lebih banyak dibandingkan dengan sistem panel surya dengan kemiringan tetap.

Ada dua jenis tracking system panel surya: single axis dan dual axis. Tracking system single axis menggerakkan panel secara horizontal untuk melacak pergerakan matahari dari timur ke barat sepanjang hari. Tracking system dual axis, di sisi lain, menggerakkan panel baik secara horizontal maupun vertikal, memungkinkannya melacak pergerakan matahari di kedua dimensi. Tracking system dua axis lebih kompleks dan mahal daripada sistem single axis tetapi dapat menghasilkan lebih banyak energi.

Ilustrasi Jenis Solar Cell Tracking System. Sumber : Ahmet Aktaş, Yağmur Kirçiçek

Dual axis tracking system mempunyai keunggulan jika dibandingkan dengan single axis tracking system yaitu menggunakan 2 sumbu x dan y dalam bergerak. Oleh karena itu, dual axis tracking akan lebih mudah dalam bergerak mengikuti arah gerak matahari. Dalam proses pemasangan sistem dual axis tracking memperhatikan sistem koordinat horizontal untuk menentukan posisi objek yang tepat di langit. Pada dasarnya sistem koordinat horizontal pada dasarnya mencakup ketinggian dan sudut azimuth untuk menunjukkan objek dilangit. Dual axis tracking system diletakkan lurus di atas sumbu zenith. Dengan memfokuskan pada sumbu zenith, sudut vektor sinar matahari diukur dari bidang horizontal ke zenith mewakili sudut ketinggian. Sudut ketinggian ini digunakan untuk mengikuti lintasan harian matahari dari arah timur ke barat yang sudutnya dapat bervariasi yaitu dari 00 hingga 900

Tracking system panel surya dapat aktif atau pasif. Tracking system aktif menggunakan motor dan sensor untuk menggerakkan panel, sedangkan tracking system pasif mengandalkan desain tracking system untuk merespons perubahan suhu dan gravitasi untuk menggerakkan panel.

Baca juga



Komponen Tracking System Solar Panel

Tracking system panel surya terdiri dari beberapa komponen yang bekerja sama untuk melacak pergerakan matahari dan mengoptimalkan kinerja panel surya. Beberapa komponen kunci dari tracking system panel surya meliputi:

1. Panel Surya: Ini adalah modul fotovoltaik yang mengubah sinar matahari menjadi listrik.

2. Tracking Controller: Ini adalah otak dari tracking system yang mengontrol pergerakan panel surya. Ini menerima masukan dari sensor dan menghitung posisi optimal untuk panel.

3. Aktuator: Ini adalah motor yang menggerakkan panel surya sesuai dengan perintah pengontrol. Ada berbagai jenis aktuator, termasuk aktuator linier dan putar.

4. Sensor: Ini mendeteksi posisi matahari dan memberikan umpan balik ke pengontrol pelacakan. Sensor yang paling umum digunakan dalam tracking system panel surya adalah light-dependent resistor (LDR) dan fotodioda.

5. Mounting system: Ini adalah struktur yang mendukung panel surya dan tracking system. Itu perlu dirancang untuk menahan angin, hujan dan kondisi cuaca lainnya.

6. Power supply: Ini memberikan daya listrik ke tracking system, termasuk pengontrol pelacakan, sensor, dan aktuator. Itu dapat dihubungkan ke jaringan listrik utama atau ditenagai oleh panel surya atau baterai.

Komponen-komponen ini bekerja sama untuk memastikan bahwa panel surya selalu menghadap matahari, memaksimalkan paparan sinar matahari dan meningkatkan keluaran energinya.

Baca juga



Keuntungan dan Kerugian Menggunakan Solar Panel Tracking System

Ilustrasi Solar Panel Tracking System. Sumber : Solar Power World

Berikut adalah beberapa keuntungan jika menggunakan solar panel tracking system:

  1. Meningkatkan Produktivitas Energi: Solar panel tracking system memungkinkan panel surya untuk selalu menghadap ke arah matahari, sehingga meningkatkan produktivitas energi dengan memaksimalkan jumlah sinar matahari yang ditangkap. Bahkan pada hari yang berawan atau saat sinar matahari bersinar rendah, solar panel tracking system dapat menghasilkan lebih banyak energi dibandingkan dengan sistem panel surya tetap.
  2. Meningkatkan Efisiensi: Dengan menggunakan solar panel tracking system, panel surya dapat menghasilkan hingga 25-30% lebih banyak energi dibandingkan dengan panel surya tetap. Hal ini dapat mengurangi biaya energi dan meningkatkan efisiensi sistem panel surya.
  3. Menyesuaikan dengan Variasi Cuaca: Solar panel tracking system memungkinkan panel surya untuk beradaptasi dengan perubahan cuaca, seperti perubahan intensitas cahaya matahari, awan, dan suhu lingkungan. Dalam situasi cuaca yang berubah-ubah, solar panel tracking system dapat menyesuaikan posisi panel surya secara otomatis untuk memaksimalkan pengumpulan energi.
  4. Penghematan Biaya: Solar panel tracking system dapat memberikan penghematan biaya dalam jangka panjang, terutama pada instalasi panel surya yang lebih besar seperti di fasilitas industri atau skala komersial. Dalam beberapa kasus, penghematan biaya dapat mencapai puluhan ribu dolar per tahun.
  5. Dapat Dipasang pada Lokasi yang Kurang Ideal: Solar panel tracking system memungkinkan panel surya untuk menghasilkan energi yang lebih banyak di lokasi yang kurang ideal, seperti area dengan sinar matahari rendah atau dengan kondisi cuaca yang tidak menentu.

Secara keseluruhan, solar panel tracking system dapat meningkatkan efisiensi dan produktivitas energi panel surya, serta mengurangi biaya dalam jangka panjang. Namun, solar panel tracking system juga memiliki biaya awal yang lebih tinggi dan memerlukan perawatan yang lebih sering dibandingkan dengan sistem panel surya tetap. Dengan adanya artikel ini, diharapkan dapat meningkatkan pengetahuan Sobat EBT Heroes sehingga makin tahu Indonesia demi terwujudnya Indonesia mandiri energi 2045.

#ebtheroes #zonaebt #energiterbarukan

Editor: Himatul Azqiya

Referensi :

[1] Development of a machine vision dual-axis solar tracking system

[2] A low-cost dual-axis solar tracking system based on digital logic design: Design and implementation

[3] Solar Tracking System

[4] What is a solar tracker and how does it work?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

42 Comment