Amerika Serikat Punya Potensi Penyimpanan Emisi Karbon Terbesar di Dunia

Amerika Serikat Punya Potensi Penyimpanan Emisi Karbon Terbesar di Dunia zonaebt.com
  • Amerika Serikat (AS) terbukti memiliki potensi penyimpanan emisi karbon terbesar di dunia.
  • Untuk mengatasi dampak perubahan iklim yang semakin mengkhawatirkan, dunia perlahan beralih ke teknologi Carbon Capture, Utilization, and Storage (CCUS).
  • Karena potensi penyimpanan CO2 yang begitu besar, teknologi penangkapan, pemanfaatan, dan penyimpanan karbon (CCUS) dipercayai akan memegang peran vital dalam strategi mitigasi perubahan iklim di masa depan.

Berbagai negara sedang mengembangkan teknologi penangkapan, pemanfaatan, dan penyimpanan emisi karbon untuk mengatasi perubahan iklim. Amerika Serikat (AS) terbukti memiliki potensi penyimpanan emisi karbon terbesar di dunia, yang dapat menjadi elemen penting dalam upaya mitigasi perubahan iklim.

Perubahan iklim saat ini bisa dirasakan oleh masyarakat seluruh dunia. Contohnya seperti pemanasan global yang membuat suhu bumi naik. Akibatnya, cuaca menjadi tidak bisa diprediksi. Oleh karena itu, diperlukan adanya tindakan serius untuk mengatasi perubahan iklim. Tindakan serius dilakukan sebab perubahan iklim saat ini bukan hanya dirasakan beberapa negara saja, namun sudah dirasakan oleh seluruh dunia.

Teknologi CCUS sebagai Solusi Mitigasi Perubahan Iklim

Amerika Serikat Punya Potensi Penyimpanan Emisi Karbon Terbesar di Dunia zonaebt.com
Teknologi CCUS. Sumber: HDEC Newsroom

Untuk mengatasi dampak perubahan iklim yang semakin mengkhawatirkan, dunia perlahan beralih ke teknologi Carbon Capture, Utilization, and Storage (CCUS). Teknologi ini memiliki peran penting dalam menangkap karbon dioksida (CO2) yang dihasilkan dari pembakaran energi fosil di berbagai sektor, seperti industri dan pembangkit listrik. Dengan CCUS, CO2 dapat disimpan kembali di dalam bumi, mengurangi emisi ke atmosfer, dan memiliki kontribusi terhadap efek rumah kaca.

Teknologi CCUS memiliki beberapa metode penyimpanan CO2 yang efektif, seperti penyimpanan di sumur migas yang sudah tua, yang juga dapat meningkatkan produksi minyak melalui proses yang dikenal sebagai Enhanced Oil Recovery (EOR). Selain itu, CO2 juga dapat diinjeksikan ke dalam akuifer air asin, formasi batuan di bawah tanah yang memiliki kemampuan besar dalam menyimpan CO2 dan mengubahnya menjadi bentuk padat.

Teknologi penangkapan, pemanfaatan, dan penyimpanan karbon (CCUS) dipercayai akan memegang peran vital dalam strategi mitigasi perubahan iklim di masa depan. Hal ini terjadi karena bagian bumi yang menyimpan kembali CO2 menjadi bagian yang memiliki kapasitas besar.

Potensi Penyimpanan Emisi Karbon Global

Amerika Serikat Punya Potensi Penyimpanan Emisi Karbon Terbesar di Dunia zonaebt.com
Ilustrasi Emisi Karbon. Sumber: BBC

Menurut laporan Gas Global Report 2022 dari International Gas Union (IGU), potensi penyimpanan CO2 di sumur migas kering yang telah terdata secara global mencapai 2.900 gigaton. Sementara itu, potensi penyimpanan di akuifer air asin mencapai sekitar 20.000 gigaton. Namun, yang paling menonjol adalah potensi penyimpanan CO2 terbesar yang sudah terdata, terletak di Amerika Utara, khususnya di Amerika Serikat (AS). AS memiliki kapasitas penyimpanan CO2 sekitar 12.177 gigaton.

Menurut IGU, “AS dan Kanada memiliki 54% dari total potensi kapasitas penyimpanan CO2 global. Kemudian Eropa memiliki kapasitas 22%, terutama di cekungan lepas pantai Norwegia, Inggris, Belanda, dan Denmark.” Wilayah ketiga dengan potensi penyimpanan CO2 terbesar adalah Asia, dengan potensi penyimpanan di daratan Cina dan beberapa negara Asia Tenggara.

Baca Juga



Peran Vital Teknologi CCUS dalam Mitigasi Perubahan Iklim

Amerika Serikat Punya Potensi Penyimpanan Emisi Karbon Terbesar di Dunia zonaebt.com
Ilustrasi CO2. Sumber: UnairNews

Dengan potensi penyimpanan CO2 yang begitu besar, teknologi penangkapan, pemanfaatan, dan penyimpanan karbon (CCUS) dipercayai akan memegang peran vital dalam strategi mitigasi perubahan iklim di masa depan. Perubahan iklim adalah ancaman serius yang membutuhkan tindakan kolaboratif dari berbagai negara di seluruh dunia.

Jika teknologi penangkapan, pemanfaatan, dan penyimpanan karbon (CCUS) bisa diterapkan di seluruh dunia, maka efek perubahan iklim bisa dicegah. Perubahan iklim bisa diatasi, sebab seluruh negara berkontribusi dalam penerapan teknologi ini.

Potensi Penyimpanan Emisi CO2 Terbesar Ada di Amerika Serikat. Sumber: Databoks

Di Indonesia, Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) mencatat bahwa negara ini juga memiliki potensi kapasitas penyimpanan CO2 yang signifikan. Indonesia memiliki sekitar 2 gigaton kapasitas penyimpanan CO2 di sumur migas kering dan 9,68 gigaton di akuifer air asin.

Menurut Dirjen Migas Kementerian ESDM, Tutuka Ariadji, Indonesia tengah melakukan finalisasi Peraturan Menteri yang akan mendukung pengembangan CCUS. Indonesia juga berusaha melibatkan pemangku kepentingan, termasuk negara-negara Eropa, untuk mendapatkan umpan balik dan perbaikan terhadap draf peraturan yang telah disusun. Jika upaya tersebut bisa dilakukan, maka Indonesia akan bisa mengatasi permasalahan perubahan iklim karena adanya emisi CO2.

Baca Juga



Kesimpulan dari laporan IGU dan inisiatif Indonesia untuk mengembangkan teknologi CCUS menunjukkan betapa pentingnya pengembangan teknologi ini dalam mengurangi emisi karbon dan memerangi perubahan iklim global. Amerika Serikat, dengan potensi penyimpanan emisi karbon terbesar di dunia, dapat memainkan peran utama dalam upaya global untuk mengurangi emisi CO2 dan melindungi lingkungan bagi generasi mendatang.

#zonaebt #sebarterbarukan #ebtheroes

Editor: Rewinur Alifianda Hera Umarul

Referensi:

[1] AS Punya Potensi Penyimpanan Emisi Karbon Terbesar di Dunia

[2] Carbon Capture, Use and Storage (CCUS)

[3] Indonesia Berpotensi Jadi Sentra CCS-CCUS Migas di Asia Pasific

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

2 Comment