Biofuels, Salah Satu harapan Indonesia Dalam Tercapainya Target Net Zero Emission dan Energi yang Berkelanjutan.

Ilustrasi Biofuels, Shutterstock.com
  • Biofuel adalah salah satu bentuk biomassa yang dinilai lebih bersih, berkelanjutan dan ramah lingkungan.
  • Indonesia adalah salah satu negara dengan produksi kelapa sawit yang berlimpah dan dapat dimanfaatkan sebagai campuran bahan bakar fosil.
  • Dari tahun ke tahun seiring berjalan nya mandat B30, target bauran palm oil akan meningkat menjadi 40% dan 50%.

Transisi energi dari sumber energi fosil ke sumber energi alternatif yang ramah lingkungan merupakan salah satu topik utama yang dibawa di perhelatan G20 di Indonesia pada tahun 2022 lalu. Hal ini menunjukkan keresahan yang sama antar negara di dunia terkait industri energi dan lingkungan hidup. 

Berbagai sumber energi alternatif yang dikembangkan adalah energi surya, energi bayu (angin), biomassa, dan sumber energi alternatif lainnya yang dinilai lebih efisien dan ramah lingkungan. Emisi gas rumah kaca yang terus berkembang saat ini dapat menyebabkan berbagai masalah lingkungan. Oleh karena itu, diperlukan adanya langkah strategis yang berkelanjutan dan efektif dalam mengurangi dan membatasi emisi CO2 yang cukup banyak dihasilkan dari energi fosil.

Saat ini, pemerintah Indonesia tengah mengembangkan salah satu sumber energi alternatif berkelanjutan, yaitu biomassa. Salah satu bentuk nya adalah biofuel. Biofuels dan biodiesel merupakan salah satu bentuk liquid dari energi biomassa. 

Potensi Indonesia sebagai negara tropis yang memiliki sumber daya alam besar mendorong kita untuk Makin Tahu Indonesia dan turut memanfaatkannya dengan baik. Indonesia adalah salah satu negara dengan produksi kelapa sawit yang berlimpah dan dapat dimanfaatkan sebagai campuran bahan bakar fosil. 

Baca juga :



Program B30 Untuk Membaurkan Bahan Bakar Fosil dan Palm Oil

Ilustrasi bahan bakar B30, Kementerian ESDM

Dadan Kusdiana, Direktur Jenderal Energi Baru dan Terbarukan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral mengatakan “Bahwa Program B30 yang menetapkan bahwa bahan bakar fosil harus dicampur dengan minyak sawit 30% masih berjalan sesuai rencana. Walaupun harga palm oil sempat mengalami kenaikan, pemerintah Indonesia terus mengusahakan berjalannya program B40 pada tahun 2022”.

Dari tahun ke tahun seiring berjalan nya mandat B30, target bauran palm oil akan meningkat menjadi 40% dan 50%. Menurut CEO Pertamina, Nicke Widyawati, “Pertamina saat ini sedang membangun unit kilang untuk meningkatkan produksi minyak sawit guna membantu kami mencapai target tersebut. “Kami juga mengembangkan versi biofuel yang dapat digunakan untuk penerbangan–cara lain yang berpotensi besar untuk mengurangi emisi.” , tuturnya. 

Baca juga :



Bagaimana Biofuels Mendukung Energi yang Berkelanjutan dan Mengurangi Emisi Karbon?

Ilustrasi Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Indonesia, Airlangga Hartarto, Bisnis Ekonomi

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Indonesia, Airlangga Hartarto, menegaskan bahwa Indonesia berkomitmen untuk mempercepat transisi energi bersih dengan kebijakan biodiesel untuk mencapai net zero emissions. Komitmen penggunaan minyak sawit sebagai bahan bakar nabati akan mendukung Indonesia mencapai target ketahanan energi dan bauran energi sebesar 23% pada tahun 2025.

Ia menjelaskan, visi Indonesia untuk mengurangi gas rumah kaca sebesar 29% pada tahun 2030 dapat didukung dengan kesiapan industri palm oil dalam mencapai target ini. Menurutnya, Penggunaan B30 pada tahun 2021 saja diperkirakan telah menurunkan emisi GRK sebesar 24,6 juta ton CO2, dan jumlah ini setara dengan 7,8% dari target pencapaian energi terbarukan di 2030. 

Biofuels adalah salah satu bentuk biomassa yang dinilai lebih bersih, berkelanjutan dan ramah lingkungan. Untuk mencapai target-target dalam proses transisi energi tentunya perlu sinergi yang baik dari banyak pihak. Tak hanya pemerintah dan pengusaha, tetapi juga masyarakat secara umum untuk menjaga keberlangsungan lingkungan hidup yang lebih baik di masa depan.

Referensi

[1] Accelerating Clean Energy Transition and Achieving Net Zero Emissions with Biodiesel Policy

[2] How Indonesia’s Pertamina Is Tackling the Energy Transition

[3] Indonesia Sticks With Biodiesel Policy Even as Palm Oil Soars

Facebook
WhatsApp
Twitter
LinkedIn
Pinterest

Leave a Reply

Your email address will not be published.