- Berlokasi di kawasan Ekowisata Mangrove Pantai Indah Kapuk (PIK), Jakarta Utara, yang berfungsi sebagai area konservasi dan perlindungan pesisir.
- Fokus utama program adalah penanaman dan rehabilitasi hutan mangrove untuk membantu menjaga kestabilan ekosistem pesisir.
- Mangrove berperan sebagai benteng alami yang membantu mengurangi abrasi pantai akibat gelombang dan arus laut.
- Sistem perakaran mangrove membantu mengendapkan sedimen dan lumpur, sehingga mendukung pembentukan daratan pesisir yang lebih stabil.
- Vegetasi mangrove membantu menahan intrusi air laut ke wilayah daratan dan mendukung perlindungan lingkungan sekitar.
- Kawasan ini menjadi bagian dari upaya konservasi yang mendukung pengurangan risiko banjir rob di wilayah pesisir Jakarta.
- Program penghijauan dilaksanakan bersama Kelompok Tani Hutan Flora Mangrove yang merupakan binaan Dinas Pertamanan dan Hutan Kota Provinsi DKI Jakarta.
- Selain fungsi ekologis, kawasan mangrove memiliki potensi pengembangan sebagai destinasi ekowisata berbasis konservasi.
- Hutan mangrove menyediakan habitat bagi berbagai satwa pesisir seperti burung air, burung rawa, monyet ekor panjang, biawak, ular, ikan, kepiting, dan udang.
- Jenis vegetasi yang ditemukan di lokasi antara lain mangrove (Rhizophora sp.), mahoni, ketapang, dan trembesi.
- Kegiatan penanaman mendukung pelestarian keanekaragaman hayati melalui peningkatan kualitas habitat bagi flora dan fauna lokal.
- Kawasan konservasi ini juga berpotensi menjadi sarana edukasi lingkungan mengenai pentingnya ekosistem mangrove bagi perlindungan wilayah pesisir.
- Program melibatkan masyarakat lokal dalam kegiatan pengelolaan, pemeliharaan, dan pengembangan kawasan konservasi.
- Hasil olahan berbasis mangrove dapat menjadi salah satu sumber pendukung kegiatan ekonomi masyarakat yang terintegrasi dengan sektor wisata alam.
- Ekosistem pesisir yang terjaga membantu meningkatkan ketahanan lingkungan terhadap tekanan perubahan iklim dan degradasi kawasan pantai.