- Lokasi proyek berada di Pulau Pari, Kabupaten Kepulauan Seribu, DKI Jakarta.
- Fokus utama kegiatan adalah rehabilitasi dan penanaman mangrove di kawasan pesisir yang terdampak abrasi.
- Bertujuan memperkuat perlindungan garis pantai dari abrasi dan banjir rob yang mengancam permukiman warga.
- Mendukung pemulihan ekosistem pesisir melalui peningkatan tutupan vegetasi mangrove.
- Akar mangrove membantu menahan sedimen dan mengurangi intrusi air laut ke daratan.
- Berkontribusi pada penyerapan karbon alami melalui pertumbuhan vegetasi mangrove.
- Mendukung konservasi habitat berbagai spesies pesisir, termasuk ikan, burung, reptil, mamalia laut, dan biota perairan lainnya.
- Membantu menjaga keberlanjutan ekosistem lamun dan keanekaragaman hayati laut di sekitar Pulau Pari.
- Memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat lokal melalui keterlibatan dalam kegiatan pembibitan, penanaman, dan pemeliharaan.
- Mendukung pengembangan ekowisata berbasis konservasi lingkungan.
- Melibatkan kelompok masyarakat lokal melalui Forum Peduli Pulau Pari sebagai penggerak kegiatan di lapangan.
- Program berjalan sejak tahun 2022 dengan kegiatan penanaman dan monitoring berkala.
- Monitoring dilakukan untuk mengevaluasi tingkat kelangsungan hidup pohon serta kebutuhan penanaman ulang.
- Sejalan dengan tujuan pembangunan berkelanjutan (SDGs), khususnya perlindungan ekosistem daratan, aksi iklim, pengentasan kemiskinan, dan penciptaan pekerjaan yang layak.
- Potensi pengembangan program mencakup pembangunan rumah pembibitan mangrove dan perluasan kawasan edukasi lingkungan.
- Cocok untuk kegiatan konservasi pesisir, restorasi ekosistem, tanggung jawab sosial perusahaan (CSR), serta program kompensasi dampak lingkungan.