
- Sinergi Strategis: Kolaborasi antara Pertamina NRE (PNRE) dan PTPN III menghasilkan PLTBg Sei Mangkei berkapasitas 2,4 MW sebagai pionir energi bersih di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK).
- Keunggulan Lingkungan: Proyek ini memanfaatkan Palm Oil Mill Effluent (POME) untuk mengurangi emisi gas metana, yang setara dengan reduksi 70.000 ton CO2 per tahun.
- Potensi Ekonomi: Selain menghasilkan listrik ramah lingkungan, proyek ini juga memiliki potensi besar dalam perdagangan karbon melalui sertifikat pengurangan emisi.
Pernahkah kita membayangkan bagaimana limbah cair dari pabrik kelapa sawit yang biasanya mencemari lingkungan justru bisa berubah menjadi sumber listrik yang menerangi industri? Inilah yang sedang terjadi di Sumatera Utara, tepatnya di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Sei Mangkei.
Melalui sinergi antara Pertamina New & Renewable Energy (PNRE) dan PT Perkebunan Nusantara III (PTPN III), sebuah terobosan hijau lahir dalam bentuk Pembangkit Listrik Tenaga Biogas (PLTBg) Sei Mangkei berkapasitas 2,4 MW. Mari kita bedah lebih dalam bagaimana proyek luar biasa ini bekerja dan apa dampaknya bagi masa depan energi kita.
Pemanfaatan POME: Dari Limbah Menjadi Berkah
Bagi Sobat EBT Heroes yang belum tahu, POME atau Palm Oil Mill Effluent adalah limbah cair yang dihasilkan dari proses pengolahan kelapa sawit. Jika dibiarkan begitu saja di kolam terbuka, POME akan melepaskan gas metana ke atmosfer. Gas metana ini sangat berbahaya karena memiliki potensi pemanasan global berkali-kali lipat lebih kuat dibandingkan karbon dioksida.
Namun, di PLTBg Sei Mangkei, limbah ini ditangkap dan diolah menggunakan teknologi recovery biogas. Gas metana yang dihasilkan tidak dilepas ke udara, melainkan dialirkan menuju unit pembangkit untuk dikonversi menjadi energi listrik. Kapasitas 2,4 MW yang dihasilkan mampu menyuplai kebutuhan listrik di area industri KEK Sei Mangkei, menjadikannya kawasan industri pertama di Indonesia dengan konsep Green Economic Zone.
Baca Juga
- Membangun Masa Depan Bersih: Gabung Jadi Mentor Zona EBT
- SINAR: Cetak 50 Teknisi PLTS Bersertifikasi Nasional Dukung Target 100 GWh EBT – zonaebt.com
Dampak Signifikan Terhadap Pengurangan Emisi
Komitmen terhadap lingkungan bukan sekadar jargon, Sobat EBT Heroes. Berdasarkan data, PLTBg Sei Mangkei mampu mereduksi emisi karbon hingga 70.000 ton CO2 per tahun. Angka ini setara dengan menanam ratusan ribu pohon atau menghilangkan ribuan kendaraan dari jalan raya.
Sinergi PNRE dan PTPN III ini menggunakan skema Build, Own, Operate, Transfer (BOOT), yang memastikan keberlanjutan operasional jangka panjang. Bagi Sobat EBT Heroes, ini adalah bukti nyata bahwa industri besar pun bisa bertransformasi menjadi lebih hijau jika ada kemauan untuk berinovasi pada teknologi ramah lingkungan.
Sertifikat Karbon dan Nilai Tambah Ekonomi

Selain manfaat lingkungan, ada hal menarik lainnya yang perlu Sobat EBT Heroes ketahui. Proyek ini tidak hanya menghasilkan listrik, tetapi juga menghasilkan nilai ekonomi dari sisi pengurangan emisi. Baru-baru ini, PLTBg Sei Mangkei berhasil mendapatkan sertifikat pengurangan emisi dari Kementerian Lingkungan Hidup.
Hal ini membuka peluang bagi PNRE dan PTPN III untuk masuk ke dalam bursa karbon nasional. Dengan adanya sertifikat karbon, setiap ton emisi yang berhasil dikurangi bisa diperdagangkan, memberikan pendapatan tambahan yang dapat digunakan untuk pengembangan proyek energi baru terbarukan (EBT) lainnya di masa depan. Keren sekali bukan?
Mendukung Target Bauran Energi Nasional
Pemerintah Indonesia memiliki target ambisius untuk mencapai bauran EBT sebesar 23% pada tahun 2025. Proyek PLTBg Sei Mangkei ini menjadi salah satu pilar penting dalam mencapai target tersebut. Dengan memanfaatkan potensi limbah perkebunan yang melimpah di Indonesia, kita tidak hanya mandiri secara energi, tetapi juga menjaga kelestarian alam untuk generasi mendatang.
Sobat EBT Heroes mungkin bertanya-tanya, apakah proyek seperti ini bisa direplikasi di tempat lain? Jawabannya tentu saja bisa! Indonesia memiliki lahan sawit yang sangat luas, dan jika setiap pabrik kelapa sawit memiliki unit pengolahan biogas seperti di Sei Mangkei, maka ketahanan energi nasional kita akan semakin kokoh.
Baca Juga
- PLTS Terapung Cirata: Pelopor Energi Bersih 100 GW Indonesia – zonaebt.com
- Menatap Masa Depan Energi: Alokasi Biodiesel Indonesia 2026 – zonaebt.com
PLTBg Sei Mangkei 2,4 MW adalah contoh sukses kolaborasi BUMN dalam menghadirkan solusi energi bersih dari limbah. Dengan mengubah POME menjadi biogas, kita mendapatkan tiga keuntungan sekaligus: energi bersih, lingkungan yang lebih sehat, dan nilai ekonomi dari perdagangan karbon. Hanya dengan Rp. 200.000 an saja, Sobat EBT Heroes bisa mendapatkan sertifikat untuk berkontribusi dalam proyek ini. Klik disini sekarang!
Ayo dukung perkembangan energi hijau di Indonesia!. Mari kita sebarkan informasi positif ini agar menjadi inspirasi untuk beralih ke energi yang lebih ramah lingkungan.
#zonaebt #EBTHeroes #Sebarterbarukan #EmisiKarbon #POME
Sources:
[1] LYNK | zonaebt