Wahh Hebat! Sampah Plastik Diubah Menjadi Solar Oleh Warga Desa Kulati Wakatobi

  • Sampah merupakan sisa buangan dari suatu produk atau barang yang sudah tidak digunakan lagi, tetapi sampah juga masih bisa di daur ulang menjadi barang yang dapat bernilai.
  • Sampah banyak sekali jenisnya seperti sampah Organik dan sampah anorganik. 
  • Di wilayah Wakatobi Sulawesi Tenggara, sampah plastik diubah menjadi bahan bakar minyak (BBM) jenis solar melalui sistem pirolisis. 

Sampah merupakan sisa buangan dari suatu produk atau barang yang sudah tidak digunakan lagi, tetapi sampah juga masih bisa di daur ulang menjadi barang yang dapat bernilai. Sampah banyak sekali jenisnya seperti sampah Organik dan sampah anorganik. 

Sampah organik merupakan sampah yang dapat membusuk dan terurai sehingga bisa diolah menjadi kompos, misalnya sisa makanan, daun kering, sayuran, dan lain-lain. Sedangkan Sampah Anorganik merupakan sampah yang sulit membusuk dan tidak dapat terurai. Namun, sampah anorganik dapat didaur ulang menjadi sesuatu yang baru dan bermanfaat, misalnya botol plastik, kertas bekas, karton, kaleng bekas, dan lain-lain.

Dari sekian jenis sampah yang paling krusial hingga menjadi perhatian dunia saat ini yaitu sampah plastik. Sampah plastik ini tidak hanya dapat merusak daratan, tetapi sampah plastik dapat mengancam ekosistem laut.

Di wilayah Wakatobi Sulawesi Tenggara, sampah plastik masih menjadi permasalahan yang besar. Maka dari itu, kelompok ekowisata masyarakat di Desa Kulati, Kecamatan Tomia Timur, Kabupaten Wakatobi, Sulawesi Tenggara, mengolah sampah plastik menjadi bahan bakar minyak (BBM) jenis solar melalui sistem pirolisis. 

Baca Juga:



Pirolisis merupakan sebuah proses dekomposisi kimia suatu bahan pada suhu yang tinggi untuk menghasilkan bahan bakar minyak (BBM) seperti bensin dan solar.

Selain dapat menghasilkan energi terbarukan, pengelolaan sampah terpadu bagi masyarakat di desa ini dapat berjalan maksimal yang berdampak pada berkurangnya penimbunan sampah plastik yang sekaligus dapat mencegah pencemaran lingkungan. 

Menurut Ketua Kelompok Ekowisata Poassa Nuhada, Nyong Tomia, saat ini masih banyak masyarakat yang membuang sampah tanpa memilahnya terlebih dahulu sampah organik dan anorganik tanpa memilahnya terlebih dahulu sehingga sampah di desa ini tercampur menjadi satu dan sulit untuk memanfaatkannya kembali.

Nyong Tomia mengungkapkan perlu adanya langkah konkret untuk mengelola permasalahan sampah di desanya, salah satunya dengan mengubah sampah plastik menjadi solar. 

“Dengan adanya kerja sama dengan Yayasan Konservasi Alam Nusantara, dan pendanaan langsung oleh pihak Jasa Raharja kami coba bekerja sama, bagaimana mengelola sampah di Desa Kulati yang lebih baik kedepannya,” ujar Nyong Tomia 

Baca Juga:



Nyong berkata bahwa dalam sistem pengelolaan sampah dengan pirolisis tidak semua jenis sampah plastik bisa diolah. Jenis sampah yang bisa diolah hanya 3 antara lain, Plastik PP seperti kemasan air mineral gelas, Plastik HDPE seperti sampah plastik keras, Serta plastik LDPE seperti kantong plastik 

“Tiga sampah plastik itu yang sudah kami olah selama ini, dan alhamdulillah alhasil bisa menghasilkan bahan bakar solar yang sudah juga dipakai oleh nelayan kami untuk melaut,” ujarnya.

Kegiatan ini sudah berjalan sejak tahun 2021 dengan melibatkan pemerintah desa serta masyarakat sekitar dalam hal mengumpulkan maupun memilah sampah agar program yang dijalankan dapat berjalan dengan lancar. Hal ini dilakukan agar keberlanjutan dari sistem pengolahan sampah nantinya dapat berjalan secara optimal dalam jangka panjang. 

Mesin pirolisis yang digunakannya dapat memuat 3 hingga 4 kilogram sampah dalam satu kali produksi, agar bisa menghasilkan solar sebanyak 2,8 liter. Penggunaan mesin pirolisis untuk menghasilkan BBM jenis solar bertujuan untuk menyadarkan masyarakat mengenai bahaya sampah plastik terhadap lingkungan. Pasalnya, pengelolaan sampah di desa ini cenderung dibuang langsung ataupun dibakar yang pada akhirnya menyebabkan polusi udara.

Editor: Riana Nurhasanah

Referensi:

[1] “Keren Nih, Warga Desa Kulati Ubah Sampah Jadi Bahan Bakar Solar”

[2] “Kurangi Timbunan Sampah, Warga Desa Kulati Wakatobi Ubah Plastik jadi Solar”

Facebook
WhatsApp
Twitter
LinkedIn
Pinterest

Leave a Reply

Your email address will not be published.

1 Comment